Dukung Program Indonesia Emas 2045, Kemenkum Jabar Dan Polri Bina PPNS

Jumat, 9 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id, Subang, Jawa Barat,- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Jawa Barat Asep Sutandar memberikan arahan kepada Kepala Divisi Pelayanan Hukum Hemawati BR Pandita serta Penyidik Pegawai Negri Sipil (PPNS) Ahmad Kafi Sutisna untuk menghadiri kegiatan pembinaan teknis serta peningkatan kemampuan pengemban fungsi koordinasi dan pengawasan PPNS T.A 2025 di wilayah Jawa Barat.

Dalam kegiatan pembinaan teknis tersebut Hemawati menyampaikan paparan dari Direktorat Jenderal AHU terkait peran Ditjen AHU dalam pembentukan Jabatan Fungsional PPNS. Sebagaimana Permenkumham No.5 Tahun 2016, tentang tata cara Pengangkatan, Pelantikan, dan Pengambilan Sumpah atau Janji, Mutasi, Pemberhentian dan Pengangkatan Kembali Pejabat Penyidik Pegawai Negeri Sipil serta Kartu Tanda Pengenal Pejabat Penyidik Pegawai Negeri Sipil.

“Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) diberi wewenang khusus oleh Undang Undang untuk melakukan penyidikan tindak pidana tertentu, terutama terkait bidang kerja atau Undang – Undang yang menjadi Dasar Hukumnya” ucap Hemawati.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selain itu, PPNS dalam Melaksanakan Tugasnya berada di bawah Koordinasi dan Pengawasan Penyidik Pegawai Kepolisian” jelasnya.

Hemawati juga menyampaikan tentang pangkat dan golongan, kartu pengenal serta masa kerja PPNS yang telah lulus pelatihan dan memenuhi persyaratan pendidikan di bidang teknis oprasional penegakan hukum serta pengangkatan PPNS, dan menerangkan bahwa Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum melakukan pemeriksaaan Administrasi terhadap permohonan pengangkatan PPNS. Selain itu, untuk diangkat sebagai Pejabat PPNS harus mendapat pertimbangan dari Kepala Kepolisian dan Jaksa Agung Republik Indonesia.

“PPNS yang telah lulus dan diangkat akan diberi tanda pengenal yang di terbitkan oleh Direktur Jenderal Administrasi Hukum Umum Atas nama Menteri yang di berikan pada saat pelantikan pengambilan sumpah atau pernyataan janji. Dan berlaku selama 5 Tahun serta dapat di perpanjang” terangnya.

“PPNS diangkat dan dilantik oleh Menteri Hukum yang memenuhi persyaratan masa kerja sebagai PNS minimal 2 Tahun Berpangkat Paling rendah Penata Muda/ Golongan IIIA, Pendidikan Minimal SI. Bertugas di bidang teknis operasional Penegakan Hukum, sehat Jasmani dan Rohani, SKP bernilai BAIK 2 Tahun terakhir. Dan paling penting lulus mengikuti pelatihan dan bidang Pendidikan” kata Hemawati.

Pentingnya peran PPNS dalam penegakan hukum di harapkan adanya sinergi yang lebih kuat untuk meningkatkan peran PPNS khususnya wilayah Provinsi Jawa Barat. Sebagai Kepala Divisi pelayanan Hukum Hermawati sangat mengapresiasi kegiatan ini yang dilaksanakan Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS, Bareskrim Polri berkolaborasi dengan Polda Jawa Barat.

“Mengingat jumlah PPNS di Jawa Barat saat ini sebanyak 794 orang, harapan saya adanya sinergi yang lebih kuat untuk meningkatkan peran PPNS di Provinsi Jawa Barat ini. Dan Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini, yang dilaksanakan Biro koordinasi dan pengawasan PPNS, Bareskrim Polri yang berkolaborasi dengan Polda Jawa Barat” pungkas Hemawati. (Rudi)

Sumber : Humas Kemenkumham Jabar

Berita Terkait

Mobil Berlogo Badan Gizi Nasional Terciduk Buang Sampah, Warga Tasikmalaya Murka
48 Siswa PKBM Bina At-Taufiq “Diadu” TKA, Biar Lulusannya Nggak Cuma Sekadar Lulus!
Kasus Penipuan Rp500 Juta di Bekasi: Penyidik “Melempem”, Korban Teriak Minta Kapolres Turun Tangan!
PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor
Kekerasan Brutal di Cigombong, PWRI Bogor Raya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Pemilik Padepokan STJ Dilaporkan, Warga Purwarahayu Geruduk Polres Tasikmalaya
PT Kahaptex Dukung Gerakan Penanaman Pohon FKMGS di Cipelang
Gudang Padepokan Dibakar Gegara Live TikTok, Polisi Pastikan Penegakan Hukum Profesional
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 03:12 WITA

Mobil Berlogo Badan Gizi Nasional Terciduk Buang Sampah, Warga Tasikmalaya Murka

Selasa, 14 April 2026 - 18:54 WITA

48 Siswa PKBM Bina At-Taufiq “Diadu” TKA, Biar Lulusannya Nggak Cuma Sekadar Lulus!

Senin, 13 April 2026 - 17:29 WITA

Kasus Penipuan Rp500 Juta di Bekasi: Penyidik “Melempem”, Korban Teriak Minta Kapolres Turun Tangan!

Minggu, 12 April 2026 - 18:52 WITA

PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor

Minggu, 12 April 2026 - 13:42 WITA

Kekerasan Brutal di Cigombong, PWRI Bogor Raya Desak Polisi Tangkap Pelaku

Berita Terbaru

Jawa Barat

PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor

Minggu, 12 Apr 2026 - 18:52 WITA