Kadis Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya Sulit Ditemui dan Dihubungi, Pengadaan Barang Miliaran Rupiah Tahun 2025 Belum Rampung

Sabtu, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Newslie.id – Tasikmalaya, Jawa Barat,- Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, dr. Heru Suharto, tengah menjadi sorotan tajam setelah keberadaannya sulit dijangkau oleh awak media yang berupaya melakukan konfirmasi terkait proyek pengadaan barang dan jasa senilai miliaran rupiah pada tahun anggaran 2025. Proyek tersebut hingga kini belum rampung, meskipun pembayaran kepada pengusaha pemenang tender telah dicairkan oleh pihak dinas.

Sejak Senin, 6 April 2026, berbagai upaya untuk menghubungi dr. Heru melalui telepon maupun pesan WhatsApp tidak pernah mendapat respons. Tim jabar.newsline.id yang mencoba mendatangi ruang kerjanya di kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya pun mendapati ruangan kosong, dengan keterangan bahwa pejabat tersebut tidak berada di tempat tanpa alasan yang jelas. Pola ketidakhadiran ini menimbulkan kesan adanya penghindaran dari tanggung jawab publik.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fenomena ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran daerah. Pencairan dana sebelum pekerjaan selesai bukan hanya menyalahi prinsip tata kelola pemerintahan yang baik, tetapi juga membuka ruang bagi dugaan penyimpangan. Dalam konteks sektor kesehatan, hal ini menjadi semakin krusial karena menyangkut pelayanan dasar masyarakat yang seharusnya dijamin kualitas dan keberlanjutannya.

Ketertutupan informasi dari pejabat publik memperburuk kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintah. Publik berhak mengetahui alasan keterlambatan proyek serta mekanisme pengawasan yang dilakukan agar dana miliaran rupiah tersebut benar-benar digunakan sesuai peruntukan. Ketiadaan klarifikasi resmi dari Kepala Dinas Kesehatan menimbulkan spekulasi liar, mulai dari dugaan kelalaian administratif hingga kemungkinan adanya praktik yang tidak sesuai aturan.

Pengadaan barang dan jasa di sektor kesehatan seharusnya menjadi prioritas utama, terlebih di tengah kebutuhan masyarakat akan fasilitas dan layanan yang memadai. Namun, sikap diam dan sulitnya akses informasi justru memperlihatkan lemahnya komitmen terhadap keterbukaan. Kondisi ini menuntut perhatian serius dari pemerintah daerah, termasuk Bupati Tasikmalaya, untuk segera mengambil langkah tegas dan memastikan proses pengadaan berjalan sesuai regulasi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya mengenai alasan keterlambatan penyelesaian proyek maupun sikap Kepala Dinas yang enggan memberikan keterangan. Publik kini menanti transparansi, klarifikasi, dan tindakan nyata dari pemerintah daerah agar kepercayaan masyarakat tidak semakin terkikis.

Penulis : Chandra Foetra S

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Mobil Berlogo Badan Gizi Nasional Terciduk Buang Sampah, Warga Tasikmalaya Murka
48 Siswa PKBM Bina At-Taufiq “Diadu” TKA, Biar Lulusannya Nggak Cuma Sekadar Lulus!
Kasus Penipuan Rp500 Juta di Bekasi: Penyidik “Melempem”, Korban Teriak Minta Kapolres Turun Tangan!
PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor
Kekerasan Brutal di Cigombong, PWRI Bogor Raya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Pemilik Padepokan STJ Dilaporkan, Warga Purwarahayu Geruduk Polres Tasikmalaya
PT Kahaptex Dukung Gerakan Penanaman Pohon FKMGS di Cipelang
Gudang Padepokan Dibakar Gegara Live TikTok, Polisi Pastikan Penegakan Hukum Profesional
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:33 WITA

Kadis Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya Sulit Ditemui dan Dihubungi, Pengadaan Barang Miliaran Rupiah Tahun 2025 Belum Rampung

Kamis, 16 April 2026 - 03:12 WITA

Mobil Berlogo Badan Gizi Nasional Terciduk Buang Sampah, Warga Tasikmalaya Murka

Selasa, 14 April 2026 - 18:54 WITA

48 Siswa PKBM Bina At-Taufiq “Diadu” TKA, Biar Lulusannya Nggak Cuma Sekadar Lulus!

Senin, 13 April 2026 - 17:29 WITA

Kasus Penipuan Rp500 Juta di Bekasi: Penyidik “Melempem”, Korban Teriak Minta Kapolres Turun Tangan!

Minggu, 12 April 2026 - 18:52 WITA

PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor

Berita Terbaru

Jawa Barat

PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor

Minggu, 12 Apr 2026 - 18:52 WITA