Kasus Vandalisme Dadan Jaenudin Vs DPRD Tasikmalaya Berakhir Damai, Laporan Dicabut

Senin, 19 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Saung Rakyat, Dadan Jaenudin, resmi berdamai dengan Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya setelah mediasi di Polres Tasikmalaya, Senin (19/1/2026).

Ketua Saung Rakyat, Dadan Jaenudin, resmi berdamai dengan Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya setelah mediasi di Polres Tasikmalaya, Senin (19/1/2026).

TASIKMALAYA, newsline.id – Perselisihan antara Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Budi Ahdiat, dan Ketua Saung Rakyat, Dadan Jaenudin, terkait dugaan vandalisme di Gedung DPRD akhirnya berakhir damai. Kedua pihak sepakat melakukan islah dan mencabut laporan setelah menjalani mediasi di Polres Tasikmalaya, Senin (19/1/2026).

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Ridwan Budiarta, menyampaikan bahwa mediasi berlangsung selama satu jam dan menghasilkan kesepakatan damai.

“Baik pihak pelapor maupun terlapor sudah saling memaafkan dan berkomitmen memperbaiki komunikasi agar tidak terjadi miskomunikasi lagi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam mediasi, Dadan Jaenudin menyampaikan permintaan maaf atas tindakannya yang dinilai melampaui batas dalam menyampaikan aspirasi.

Ia mengakui kekhilafan dan berjanji lebih bijak dalam berkomunikasi. Pihak DPRD menerima permintaan maaf tersebut dan menegaskan bahwa persoalan bukan terkait kritik, melainkan tindakan vandalisme berupa coretan di dinding gedung DPRD.

Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Budi Ahdiat, memastikan laporan resmi telah dicabut.

“Hari ini kasus vandalisme sudah kami hentikan di kepolisian. Kami sepakat islah dan saling memaafkan,” katanya.

Hal senada disampaikan Dadan Jaenudin. Ia menegaskan bahwa laporan yang sempat diajukan kini telah dicabut.

“Kami sepakat menyelesaikan masalah ini secara damai,” ujarnya.

Sebagai tambahnya, Dadan meminta pihak DPRD Kabupaten Tasikmalaya untuk membuka ruang diskusi yang rutin dengan berbagai pihak.

“Minimalnya itu 1 bulan sekali dengan semua kalangan, termasuk aktivis dan para ormas yang ada di Kabupaten Tasikmalaya,” tambahnya.

Dengan kesepakatan tersebut, kasus vandalisme yang sempat mencuat di Tasikmalaya dinyatakan selesai. Kedua pihak berkomitmen menjaga komunikasi, memperkuat hubungan, serta menghindari konflik serupa di masa mendatang.

Berita Terkait

Mobil Berlogo Badan Gizi Nasional Terciduk Buang Sampah, Warga Tasikmalaya Murka
48 Siswa PKBM Bina At-Taufiq “Diadu” TKA, Biar Lulusannya Nggak Cuma Sekadar Lulus!
Kasus Penipuan Rp500 Juta di Bekasi: Penyidik “Melempem”, Korban Teriak Minta Kapolres Turun Tangan!
PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor
Kekerasan Brutal di Cigombong, PWRI Bogor Raya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Pemilik Padepokan STJ Dilaporkan, Warga Purwarahayu Geruduk Polres Tasikmalaya
PT Kahaptex Dukung Gerakan Penanaman Pohon FKMGS di Cipelang
Gudang Padepokan Dibakar Gegara Live TikTok, Polisi Pastikan Penegakan Hukum Profesional
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 03:12 WITA

Mobil Berlogo Badan Gizi Nasional Terciduk Buang Sampah, Warga Tasikmalaya Murka

Selasa, 14 April 2026 - 18:54 WITA

48 Siswa PKBM Bina At-Taufiq “Diadu” TKA, Biar Lulusannya Nggak Cuma Sekadar Lulus!

Senin, 13 April 2026 - 17:29 WITA

Kasus Penipuan Rp500 Juta di Bekasi: Penyidik “Melempem”, Korban Teriak Minta Kapolres Turun Tangan!

Minggu, 12 April 2026 - 18:52 WITA

PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor

Minggu, 12 April 2026 - 13:42 WITA

Kekerasan Brutal di Cigombong, PWRI Bogor Raya Desak Polisi Tangkap Pelaku

Berita Terbaru

Jawa Barat

PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor

Minggu, 12 Apr 2026 - 18:52 WITA