BOGOR, newsline.id – Forum Komunikasi Masyarakat Gunung Salak (FKMGS) menggelar aksi penanaman pohon di tebing rawan longsor Kampung Palalangon, RW 03, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.
Kegiatan ini menarik perhatian karena para relawan harus menggunakan tali pengaman untuk menanam bibit pohon di lereng curam bekas longsoran.
Medan yang terjal dan kondisi tanah labil tidak menyurutkan semangat anggota FKMGS. Dengan perlengkapan sederhana dan bantuan tali tambang, mereka turun langsung ke tebing demi menanam pohon sebagai upaya memperkuat struktur tanah sekaligus mengurangi risiko bencana.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua FKMGS, Daeng, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap lingkungan serta langkah mitigasi bencana di wilayah selatan Kabupaten Bogor.
“Area ini cukup ekstrem karena berada di tebing longsor. Namun kami tetap melakukan penanaman agar ke depan tanah menjadi lebih kuat dan risiko longsor dapat diminimalisir. Kami berterima kasih kepada Folu Net Sink 2030 yang telah mendukung kegiatan ini,” ujarnya, Selasa (19/5/2026).
Menurut Daeng, FKMGS bersama masyarakat telah beberapa kali melakukan aksi penghijauan di wilayah Cigombong, Cijeruk, hingga Sukabumi dengan total ribuan pohon yang sudah ditanam.
Penanaman difokuskan pada titik-titik kritis yang rawan pergerakan tanah. Jenis pohon dipilih karena memiliki akar kuat yang mampu mengikat tanah sehingga diharapkan dapat mengurangi potensi longsor saat musim hujan.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah, aparat setempat, serta masyarakat sekitar yang turut membantu proses penanaman di tebing curam tersebut.
Melalui aksi ini, FKMGS berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat, terutama di kawasan dengan topografi rawan bencana.
Penulis : Wandi Azis
Editor : TimNewsline/Red









