Newsline.id – Tasikmalaya, Jawa Barat,- Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Tasikmalaya, Dani Fardian, S.IP., menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2026. Dalam pernyataannya, Dani menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan pengingat penting bagi seluruh masyarakat untuk terus meneguhkan komitmen terhadap nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara dan pedoman kehidupan berbangsa.
Dani Fardian menuturkan, Pancasila bukan hanya ideologi, melainkan fondasi yang menyatukan keberagaman Indonesia. “Hari Lahir Pancasila adalah saat yang tepat untuk merefleksikan kembali semangat persatuan, gotong royong, dan toleransi yang menjadi ciri khas bangsa kita,” ujarnya dengan penuh keyakinan pada saat diwawancarai oleh tim jabar.newsline.id, Minggu (31/5/2026). Ia menambahkan bahwa nilai-nilai tersebut harus terus dihidupkan dalam setiap aspek kehidupan, baik di tingkat keluarga, masyarakat, maupun pemerintahan.
Sebagai Ketua MPC Pemuda Pancasila Tasikmalaya, Dani juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keutuhan bangsa. Menurutnya, pemuda harus menjadikan Pancasila sebagai pedoman dalam menghadapi tantangan zaman, termasuk derasnya arus globalisasi, perkembangan teknologi digital, serta dinamika sosial yang semakin kompleks. “Pemuda adalah garda terdepan dalam memastikan Pancasila tetap relevan dan menjadi pegangan moral di tengah perubahan dunia,” katanya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, Dani menyoroti bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini harus menjadi momentum memperkuat rasa kebangsaan, mempererat solidaritas, serta menumbuhkan semangat untuk terus berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional. Ia berharap masyarakat Tasikmalaya, khususnya anggota Pemuda Pancasila, dapat menjadi teladan dalam mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila, baik melalui kegiatan sosial, pendidikan, maupun pemberdayaan ekonomi.
Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 di Kabupaten Tasikmalaya sendiri berlangsung dengan penuh khidmat, diwarnai kegiatan refleksi kebangsaan, doa bersama, serta aksi sosial yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. Hal ini menunjukkan bahwa semangat Pancasila tetap hidup dan menjadi perekat bangsa di tengah keberagaman.
Penulis : Chandra Foetra S
Editor : Tim Redaksi









