Bayi Usia Dua Bulan Diculik Tanggal Dua, Ibu Laporan Tanggal Enam: Satreskrim Polres Tasikmalaya Tangkap Pelaku Kurang Dari 24 Jam di Cianjur

Sabtu, 7 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id – Jawa Barat,- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya berhasil mengungkap kasus penculikan bayi berusia dua bulan yang sempat menggemparkan warga Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya. Pelaku berinisial WD ditangkap di Kabupaten Cianjur pada Sabtu malam, 7 Februari 2026, kurang dari 24 jam setelah laporan resmi diterima polisi. Keberhasilan ini menjadi bukti kesigapan aparat dalam menangani kasus yang menyangkut keselamatan anak.

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula pada Senin, 2 Februari 2026, ketika ibu korban berinisial WR, warga Kecamatan Leuwisari, bertemu dengan WD di area Masjid Agung Singaparna. WR mengenal WD melalui media sosial dan sudah beberapa kali bertemu langsung, sehingga tidak menaruh curiga. Namun, situasi berubah drastis ketika WD tiba-tiba merebut bayi dari gendongan WR dan mengancam akan melukai sang anak jika korban berteriak.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kondisi panik dan takut, WR tidak mampu melawan. Pelaku kemudian melarikan diri menggunakan bus umum, meninggalkan sang ibu dalam ketakutan mendalam. Selama tiga hari, WR berusaha mencari anaknya sendiri, namun ancaman pelaku membuatnya ragu untuk segera melapor. Akhirnya, pada Jumat, 6 Februari 2026, WR memberanikan diri melaporkan kejadian tersebut ke Polres Tasikmalaya.

Respons Cepat Kepolisian

Plt Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, Ipda Agus Yusup Suryana, menegaskan pihaknya langsung membentuk tim khusus begitu laporan diterima.

“Benar, kami segera membentuk tim untuk melakukan penyelidikan dan mengejar pelaku setelah keberadaannya diketahui di Kabupaten Cianjur. Alhamdulillah, akhirnya kami berhasil mengungkap terduga pelaku penculikan bayi tersebut kurang dari 24 jam pasca pelaporan,” ujar Agus.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Tasikmalaya, Aiptu Josner Ringgo, menjelaskan bahwa tim berhasil mendeteksi keberadaan pelaku di Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur. Bayi ditemukan dalam kondisi sehat dan selamat di rumah kontrakan kakak kandung pelaku.

“Kami bergerak malam tadi. Kami mengetahui titik terduga pelaku di luar kota dan langsung bergerak. Untuk bayinya sehat dan selamat,” jelas Josner, ungkapnya saat memberikan keterangan kepada tim newsline.id melalui sambungan whatsapp miliknya pada Sabtu, (7/2/2026).

Proses Hukum dan Pendalaman Motif

Saat ini, WD masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Tasikmalaya. Polisi mendalami motif penculikan, termasuk kemungkinan faktor ekonomi, psikologis, maupun hubungan personal antara pelaku dan korban yang berawal dari perkenalan di media sosial.

Kasus ini juga menyoroti fenomena pertemanan daring yang berujung pada tindak kriminal. Kepolisian mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dalam menjalin hubungan dengan orang yang baru dikenal, terutama ketika melibatkan anak-anak.

Peristiwa penculikan bayi ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat Tasikmalaya. Banyak warga yang merasa prihatin sekaligus lega setelah mendengar kabar bahwa bayi berhasil ditemukan dalam keadaan selamat. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan orang tua serta peran aktif aparat dalam menjaga keamanan warga.

Penulis : Chandra F Simatupang

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja
Seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026
Camat se-Kabupaten Tasikmalaya Kompak Sampaikan Ucapan Hari Santri Nasional 2026, Tono Haeruman: Santri Berdaya, Negeri Jaya
Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar
Kesehatan Jiwa Bukan Hal Tabu: RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Dorong Peran Aktif Masyarakat dan Layanan Inklusif
Sambut Hari Santri Nasional 2026, Kepala Desa Papayan Sumarna Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Hari Santri Nasional 2026, Hj. Yuli Nurhayati Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Santri Sehat, Negeri Kuat! Otong Kusmana Dorong Masyarakat Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:19 WITA

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:34 WITA

Seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Camat se-Kabupaten Tasikmalaya Kompak Sampaikan Ucapan Hari Santri Nasional 2026, Tono Haeruman: Santri Berdaya, Negeri Jaya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35 WITA

Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:44 WITA

Sambut Hari Santri Nasional 2026, Kepala Desa Papayan Sumarna Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:19 WITA