Dapur MBG: Stunting Tumbang, Lingkungan Berantakan

Rabu, 29 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi carut-marut pengelolaan program MBG yang digadang mampu menuntaskan masalah stunting. (dok newslinejabar).

Ilustrasi carut-marut pengelolaan program MBG yang digadang mampu menuntaskan masalah stunting. (dok newslinejabar).

TASIKMALAYA, newsline.id – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digadang-gadang pemerintah sebagai senjata pamungkas melawan stunting di Kabupaten Tasikmalaya, kini jadi sorotan.

Alih-alih menuai pujian, dapur MBG justru dituding mencemari lingkungan dengan limbah yang tak terkelola.

Di Kecamatan Tanjungjaya, hampir semua dapur MBG disebut belum memenuhi standar pembuangan limbah.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukannya menyehatkan anak-anak, program ini malah bikin ekosistem sekitar megap-megap.

“Program yang seharusnya jadi penyokong gizi malah berdampak serius terhadap lingkungan,” tegas Shopian Nursyamsi, Ketua FMPL Tarikraya, Rabu (29/4/2026).

Nada kritis juga dilontarkan M. Maulid Sidik, Korlap FMPL Tasik Raya. Ia menuding satgas MBG abai terhadap temuan lapangan dan keluhan warga.

“Suara rakyat adalah suara Tuhan, tapi kutipan itu kini hilang. Hukum tidak mati, hanya tidur. Kami akan terus mendampingi dan menuntaskan masalah ini,” ujarnya dengan lantang.

Tak berhenti di soal limbah, masalah lain ikut menyeruak: porsi makanan yang tak sesuai standar hingga makanan MBG yang terbuang karena tidak dimakan anak-anak sekolah.

Ironisnya, di saat pemerintah mengklaim program ini berhasil, aktivis justru menilai MBG gagal total.

Lingkungan tercemar, masyarakat kecewa, anak-anak belum sepenuhnya terbantu. Program yang seharusnya jadi solusi kini malah jadi masalah baru. Dapur MBG di Tasikmalaya, bukannya menyehatkan, malah bikin sakit kepala.

Sementara itu, baik Satgas MBG di kecamatan maupun Kabupaten Tasikmalaya belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut.

Penulis : Ade-YR

Editor : TimNewsline/Red

Berita Terkait

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta
Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan Becak Listrik di Beberapa Pemerintah Kabupaten Kota yang Ada di Jawa Barat Secara Serentak, Berikut Daftarnya!!!
RSUD KHZ Musthafa – KSO Hemodialisa Sarat Masalah, Jawaban Kabag TU Dinilai Tidak Profesional
Warga Kabupaten Tasikmalaya Terima Bantuan Becak Listrik Program Presiden Prabowo
Harga Pangan Tasikmalaya Masih Terkendali, Pasar Induk Disiapkan Pangkas Jalur Distribusi
KSO Hemodialisa RSUD KHZ Musthafa–PT SRU Disorot, Persoalan Investasi dan Target Pelayanan Jadi Temuan, Kadinkes dan Kabag TU RSUD Bungkam!!!
RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Perkuat Peran sebagai Wahana Pendidikan Klinis
Kepala Diskopukmindag Kabupaten Tasikmalaya Raih Koperasi Awards 2026
Berita ini 44 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:14 WITA

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta

Rabu, 9 September 2026 - 20:18 WITA

Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan Becak Listrik di Beberapa Pemerintah Kabupaten Kota yang Ada di Jawa Barat Secara Serentak, Berikut Daftarnya!!!

Rabu, 9 September 2026 - 19:10 WITA

RSUD KHZ Musthafa – KSO Hemodialisa Sarat Masalah, Jawaban Kabag TU Dinilai Tidak Profesional

Rabu, 9 September 2026 - 16:13 WITA

Warga Kabupaten Tasikmalaya Terima Bantuan Becak Listrik Program Presiden Prabowo

Rabu, 9 September 2026 - 14:36 WITA

Harga Pangan Tasikmalaya Masih Terkendali, Pasar Induk Disiapkan Pangkas Jalur Distribusi

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:14 WITA