Dari Solusi Jadi Masalah: Limbah Dapur MBG Bikin Tasikmalaya Panas Dingin

Sabtu, 9 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi polemik Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di sejumlah dapur MBG Kecamatan Tanjungjaya, bikin panas dingin Satgas MBG. (Istimewa).

Ilustrasi polemik Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di sejumlah dapur MBG Kecamatan Tanjungjaya, bikin panas dingin Satgas MBG. (Istimewa).

TASIKMALAYA, newsline.id – Polemik Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di sejumlah dapur MBG Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, kembali mencuat. Program yang semula digadang-gadang Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai upaya meningkatkan kualitas gizi anak, ibu hamil, dan lansia serta memutus rantai stunting, kini justru berubah menjadi sumber keresahan warga.

Ketua Satgas MBG Kabupaten Tasikmalaya, Rubi Azhara, menegaskan pihaknya tak henti mengingatkan pengelola SPPG agar patuh pada standar pemerintah.

“Kami sudah meneruskan laporan dugaan kebocoran limbah ini kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk ditindaklanjuti,” ujar Rubi, saat dijumpai sejumlah awak media, Jumat (8/5/2026).

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Satgas Fokus Awasi, Kewenangan Terbatas

Satgas MBG saat ini memusatkan perhatian pada monitoring pengelolaan limbah di seluruh SPPG. Tujuannya memastikan sampah dan limbah ditangani dengan benar agar tidak mencederai lingkungan. Namun, Rubi mengakui Satgas hanya sebatas pengawas. Kewenangan penindakan berada di instansi lain.

“Kami hanya bisa mengawasi dan memberi arahan. Eksekusi pelanggaran ada di tangan instansi berwenang,” jelasnya.

Alarm Evaluasi, Jangan Abaikan Lingkungan

Rubi menilai kasus ini sebagai alarm keras bagi pengelola dapur MBG. Ia mendesak evaluasi total, peningkatan standar operasional, dan keseriusan dalam menjaga dampak lingkungan jangka panjang.

“Program MBG harus profesional dan akuntabel. Jangan sampai lemahnya pengelolaan limbah mencoreng manfaat sosial yang diharapkan,” tandasnya.

Komitmen Pengawasan

Satgas MBG memastikan akan terus menyalakan lampu merah pengawasan. Setiap dapur MBG di Tasikmalaya wajib berjalan sesuai koridor aturan pemerintah pusat, tanpa kompromi.

Penulis : Ade-YR

Editor : TimNewsline/Red

Berita Terkait

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta
Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan Becak Listrik di Beberapa Pemerintah Kabupaten Kota yang Ada di Jawa Barat Secara Serentak, Berikut Daftarnya!!!
RSUD KHZ Musthafa – KSO Hemodialisa Sarat Masalah, Jawaban Kabag TU Dinilai Tidak Profesional
Warga Kabupaten Tasikmalaya Terima Bantuan Becak Listrik Program Presiden Prabowo
Harga Pangan Tasikmalaya Masih Terkendali, Pasar Induk Disiapkan Pangkas Jalur Distribusi
KSO Hemodialisa RSUD KHZ Musthafa–PT SRU Disorot, Persoalan Investasi dan Target Pelayanan Jadi Temuan, Kadinkes dan Kabag TU RSUD Bungkam!!!
RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Perkuat Peran sebagai Wahana Pendidikan Klinis
Kepala Diskopukmindag Kabupaten Tasikmalaya Raih Koperasi Awards 2026
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:14 WITA

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta

Rabu, 9 September 2026 - 20:18 WITA

Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan Becak Listrik di Beberapa Pemerintah Kabupaten Kota yang Ada di Jawa Barat Secara Serentak, Berikut Daftarnya!!!

Rabu, 9 September 2026 - 19:10 WITA

RSUD KHZ Musthafa – KSO Hemodialisa Sarat Masalah, Jawaban Kabag TU Dinilai Tidak Profesional

Rabu, 9 September 2026 - 16:13 WITA

Warga Kabupaten Tasikmalaya Terima Bantuan Becak Listrik Program Presiden Prabowo

Rabu, 9 September 2026 - 14:36 WITA

Harga Pangan Tasikmalaya Masih Terkendali, Pasar Induk Disiapkan Pangkas Jalur Distribusi

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:14 WITA