Inilah Jawaban RSUD Tasikmalaya atas Dugaan Limbah B3 Berserakan dan Malpraktik di IGD

Selasa, 7 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (FMPL) saat audiensi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya dan RSUD dr. Khz Zaenal Musthafa, Selasa (7/4/2026).

Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (FMPL) saat audiensi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya dan RSUD dr. Khz Zaenal Musthafa, Selasa (7/4/2026).

TASIKMALAYA, newsline.id – RSUD dr. Khz Zaenal Musthafa Tasikmalaya kembali diguncang isu panas. Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (FMPL) menuding adanya dua masalah besar yang mencoreng wajah pelayanan kesehatan: limbah bahan berbahaya dan beracun (B3) yang tercecer serta dugaan malpraktik di Instalasi Gawat Darurat (IGD).

Dalam audiensi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya, pihak rumah sakit mengakui adanya kendala teknis dalam pengelolaan limbah medis.

“Memang ada limbah yang seharusnya dibuang ke fasilitas khusus, tetapi masih ditemukan berceceran,” ucap M. Rizqi Gunawan, Kepala Sub Bagian Perencanaan, Evaluasi, dan Pelaporan RSUD, saat dihubungi wartawan via telpon. Selasa (7/4/2026).

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, ketika ditanya soal dugaan malpraktik di IGD, Rizqi menolak berkomentar lebih jauh. “Itu bukan kapasitas saya,” katanya singkat.

Ia menegaskan bahwa banyak pertanyaan dari FMPL seharusnya dijawab oleh bagian pelayanan, bukan dirinya sebagai perwakilan administrasi.

FMPL menekankan bahwa dugaan malpraktik tidak bisa dianggap remeh. Mereka mengklaim ada pasien yang diduga menjadi korban pelayanan tidak profesional. Hingga kini, pihak RSUD belum memberikan klarifikasi resmi atas tudingan tersebut.

“Banyak hal yang bukan kapasitas saya, nanti akan dipanggil pihak terkait,” tambah Rizqi.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya belum mengeluarkan pernyataan resmi. Diamnya otoritas pengawas justru memperbesar keresahan masyarakat yang menuntut transparansi dan akuntabilitas.

Kini publik menunggu langkah tegas: apakah kasus ini akan dibuka secara terang benderang atau berakhir tanpa kejelasan. Sorotan terhadap RSUD Tasikmalaya dinilai sebagai ujian penting bagi integritas pelayanan kesehatan di daerah.

Penulis : Ade-YR

Editor : TimNewsline/Red

Berita Terkait

Mobil Berlogo Badan Gizi Nasional Terciduk Buang Sampah, Warga Tasikmalaya Murka
48 Siswa PKBM Bina At-Taufiq “Diadu” TKA, Biar Lulusannya Nggak Cuma Sekadar Lulus!
Kasus Penipuan Rp500 Juta di Bekasi: Penyidik “Melempem”, Korban Teriak Minta Kapolres Turun Tangan!
PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor
Kekerasan Brutal di Cigombong, PWRI Bogor Raya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Pemilik Padepokan STJ Dilaporkan, Warga Purwarahayu Geruduk Polres Tasikmalaya
PT Kahaptex Dukung Gerakan Penanaman Pohon FKMGS di Cipelang
Gudang Padepokan Dibakar Gegara Live TikTok, Polisi Pastikan Penegakan Hukum Profesional
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 03:12 WITA

Mobil Berlogo Badan Gizi Nasional Terciduk Buang Sampah, Warga Tasikmalaya Murka

Selasa, 14 April 2026 - 18:54 WITA

48 Siswa PKBM Bina At-Taufiq “Diadu” TKA, Biar Lulusannya Nggak Cuma Sekadar Lulus!

Senin, 13 April 2026 - 17:29 WITA

Kasus Penipuan Rp500 Juta di Bekasi: Penyidik “Melempem”, Korban Teriak Minta Kapolres Turun Tangan!

Minggu, 12 April 2026 - 18:52 WITA

PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor

Minggu, 12 April 2026 - 13:42 WITA

Kekerasan Brutal di Cigombong, PWRI Bogor Raya Desak Polisi Tangkap Pelaku

Berita Terbaru

Jawa Barat

PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor

Minggu, 12 Apr 2026 - 18:52 WITA