Kekerasan Brutal di Cigombong, PWRI Bogor Raya Desak Polisi Tangkap Pelaku

Minggu, 12 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id – Bogor, Jawa Barat,- Aksi kekerasan kembali mencoreng wilayah hukum Polsek Cijeruk, Kabupaten Bogor. Seorang pemuda berusia 20 tahun, anak dari Andri Haryanto, Ketua PWRI Bogor Selatan, menjadi korban penganiayaan berat yang diduga dilakukan oleh kelompok geng. Peristiwa terjadi pada Jumat, (10/4/2026) sekitar pukul 02.30 WIB di depan Lapangan Bojong Kiharid, Kampung Cigombong, Desa Wates, Kecamatan Cigombong.

Ketua PWRI Bogor Raya, Rohmat Selamat, SH., MKn., mengecam keras tindakan brutal tersebut. Ia menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan tidak dibenarkan oleh hukum dan meminta aparat Polsek Cijeruk segera menangkap para pelaku yang hingga kini masih berkeliaran bebas. “Kami mendesak agar pelaku segera ditangkap. Hukum tidak boleh kalah oleh kelompok geng manapun,” tegas Rohmat, pada Minggu, (12/4/2026).

Berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/B/05/2026/SPKT/Polsek Cijeruk/Polres Bogor/Polda Jawa Barat, yang dibuat pada 11 April 2026, korban mengalami luka parah akibat tiga kali sabetan senjata tajam di tubuhnya. Saat ini, korban tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Ciawi dan harus menjalani operasi besar.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rohmat menambahkan, tindakan tersebut jelas melanggar ketentuan hukum sebagaimana diatur dalam Pasal 262 KUHP jo Pasal 466 KUHP UU RI No. 1 Tahun 2023 tentang kekerasan dan penganiayaan yang mengakibatkan luka berat.

Sementara itu, Humas PWRI Bogor Raya, Machrudin, turut menyuarakan keprihatinan mendalam. Ia menegaskan bahwa korban yang merupakan anak dari Andri Haryanto kini dalam kondisi kritis dan membutuhkan penanganan medis serius. “Kami meminta agar pelaku segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya. Hukum tidak boleh tunduk pada kekerasan geng,” pungkasnya.

Penulis : Wandi Azis

Editor : Chandra F Simatupang

Berita Terkait

Mobil Berlogo Badan Gizi Nasional Terciduk Buang Sampah, Warga Tasikmalaya Murka
48 Siswa PKBM Bina At-Taufiq “Diadu” TKA, Biar Lulusannya Nggak Cuma Sekadar Lulus!
Kasus Penipuan Rp500 Juta di Bekasi: Penyidik “Melempem”, Korban Teriak Minta Kapolres Turun Tangan!
PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor
Pemilik Padepokan STJ Dilaporkan, Warga Purwarahayu Geruduk Polres Tasikmalaya
PT Kahaptex Dukung Gerakan Penanaman Pohon FKMGS di Cipelang
Gudang Padepokan Dibakar Gegara Live TikTok, Polisi Pastikan Penegakan Hukum Profesional
Inilah Jawaban RSUD Tasikmalaya atas Dugaan Limbah B3 Berserakan dan Malpraktik di IGD
Berita ini 32 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 03:12 WITA

Mobil Berlogo Badan Gizi Nasional Terciduk Buang Sampah, Warga Tasikmalaya Murka

Selasa, 14 April 2026 - 18:54 WITA

48 Siswa PKBM Bina At-Taufiq “Diadu” TKA, Biar Lulusannya Nggak Cuma Sekadar Lulus!

Senin, 13 April 2026 - 17:29 WITA

Kasus Penipuan Rp500 Juta di Bekasi: Penyidik “Melempem”, Korban Teriak Minta Kapolres Turun Tangan!

Minggu, 12 April 2026 - 18:52 WITA

PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor

Minggu, 12 April 2026 - 13:42 WITA

Kekerasan Brutal di Cigombong, PWRI Bogor Raya Desak Polisi Tangkap Pelaku

Berita Terbaru

Jawa Barat

PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor

Minggu, 12 Apr 2026 - 18:52 WITA