Pemilik Padepokan STJ Dilaporkan, Warga Purwarahayu Geruduk Polres Tasikmalaya

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sisa bangunan Saung Taraju Jumantara (STJ) yang dibakar warga di Kampung Babakan Salak, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (4/4/2026).

Sisa bangunan Saung Taraju Jumantara (STJ) yang dibakar warga di Kampung Babakan Salak, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (4/4/2026).

TASIKMALAYA, newsline.id – Dugaan penistaan agama mencuat di Desa Purwarahayu, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya. Sejumlah warga bersama tokoh masyarakat resmi melaporkan pemilik Padepokan Saung Taraju Jumantara (STJ), berinisial K, ke Polres Tasikmalaya pada Rabu (8/4/2026).

Kepala Desa Purwarahayu, Dede Ejen, mengonfirmasi adanya laporan tersebut. Ia menegaskan, proses hukum dilakukan atas inisiatif warga dengan pendampingan Majelis Ulama Indonesia (MUI) desa serta seizin MUI Kabupaten Tasikmalaya.

“Bukan MUI yang melaporkan. MUI hanya mendampingi warga dan tokoh masyarakat. Jadi kami datang ke polisi untuk melaporkan, bukan karena dipanggil,” jelas Dede, Kamis (9/4/2026).

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Langkah hukum itu ditempuh setelah beredar pemberitaan yang menyebut adanya pergerakan massa saat insiden pembakaran, bahkan dituding terjadi pemaksaan pembacaan syahadat oleh MUI. Dede menilai informasi tersebut tidak sesuai fakta.

“Pemberitaan itu ngawur. Sumbernya hanya dari satu pihak tanpa konfirmasi ke pemerintah desa. Kami hanya menerima laporan warga, bukan melakukan pemaksaan seperti yang dituduhkan,” tegasnya.

Ia menambahkan, akibat kabar tersebut pihak Kementerian Pertahanan sempat turun tangan menanyakan dugaan pemaksaan. Namun, menurut Dede, tuduhan itu tidak benar dan harus diluruskan melalui jalur hukum.

“Setelah berkoordinasi dengan MUI Kabupaten, tokoh desa bersama MUI akhirnya membuat laporan resmi,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, Polres Tasikmalaya telah menerima laporan warga Purwarahayu. Namun pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait tindak lanjut kasus tersebut.

Penulis : Ade-YR

Editor : TimNewsline/Red

Berita Terkait

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta
Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan Becak Listrik di Beberapa Pemerintah Kabupaten Kota yang Ada di Jawa Barat Secara Serentak, Berikut Daftarnya!!!
RSUD KHZ Musthafa – KSO Hemodialisa Sarat Masalah, Jawaban Kabag TU Dinilai Tidak Profesional
Warga Kabupaten Tasikmalaya Terima Bantuan Becak Listrik Program Presiden Prabowo
Harga Pangan Tasikmalaya Masih Terkendali, Pasar Induk Disiapkan Pangkas Jalur Distribusi
KSO Hemodialisa RSUD KHZ Musthafa–PT SRU Disorot, Persoalan Investasi dan Target Pelayanan Jadi Temuan, Kadinkes dan Kabag TU RSUD Bungkam!!!
RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Perkuat Peran sebagai Wahana Pendidikan Klinis
Kepala Diskopukmindag Kabupaten Tasikmalaya Raih Koperasi Awards 2026
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:14 WITA

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta

Rabu, 9 September 2026 - 20:18 WITA

Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan Becak Listrik di Beberapa Pemerintah Kabupaten Kota yang Ada di Jawa Barat Secara Serentak, Berikut Daftarnya!!!

Rabu, 9 September 2026 - 19:10 WITA

RSUD KHZ Musthafa – KSO Hemodialisa Sarat Masalah, Jawaban Kabag TU Dinilai Tidak Profesional

Rabu, 9 September 2026 - 16:13 WITA

Warga Kabupaten Tasikmalaya Terima Bantuan Becak Listrik Program Presiden Prabowo

Rabu, 9 September 2026 - 14:36 WITA

Harga Pangan Tasikmalaya Masih Terkendali, Pasar Induk Disiapkan Pangkas Jalur Distribusi

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:14 WITA