Ratusan Ulama Tasikmalaya Geruduk Kantor Bupati, Desak Pembubaran Ahmadiyah

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan ulama turun kembali melakukan aksi di gedung Bupati Tasikmalaya, Kamis (12/2/2026). (*).

Ratusan ulama turun kembali melakukan aksi di gedung Bupati Tasikmalaya, Kamis (12/2/2026). (*).

TASIKMALAYA, newsline.id – Gelombang penolakan terhadap keberadaan Ahmadiyah kembali mengguncang Kabupaten Tasikmalaya. Setelah sebelumnya menyampaikan aspirasi melalui DPRD, kali ini ratusan ulama turun langsung ke jalan, menggelar aksi di depan Kantor Bupati, Kamis (12/2/2026).

Massa yang tergabung dalam Forum Umat Islam Peduli Aqidah (FUIPA) menuntut pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas. Mereka mendesak pembubaran aktivitas Ahmadiyah yang dinilai menyimpang dari ajaran Islam.

Aksi berlangsung dengan pengawalan ketat aparat TNI-Polri. Orasi bergema, menegaskan kembali tuntutan yang sudah disampaikan sejak Januari lalu namun belum mendapat jawaban pasti.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

K.H. Sofyan Ansori menekankan, ajaran Ahmadiyah bertentangan dengan akidah karena mengakui adanya nabi setelah Nabi Muhammad SAW. Ia mendesak pemerintah menegakkan aturan sesuai SKB Tiga Menteri 2008, Fatwa MUI, serta Pergub Jabar Nomor 12 Tahun 2011.

“Kami menuntut pembubaran dan penghentian aktivitas Ahmadiyah di Tasikmalaya,” tegas ia di hadapan awak media.

Situasi sempat memanas lantaran Bupati dan Wakil Bupati tidak hadir di lokasi. Sejumlah ulama akhirnya diterima Wakil Bupati Asep Sopari Al-Ayubi. Dalam audiensi singkat, Asep berjanji akan berkoordinasi dengan Kesbangpol dan instansi terkait.

“Selambat-lambatnya dua minggu, persoalan ini akan kami tindaklanjuti,” ujarnya.

Namun, janji tersebut dianggap belum memberi kepastian. Para ulama menegaskan komitmen pemerintah harus nyata, bukan sekadar retorika.

Aksi ini menjadi peringatan keras agar aturan pelarangan aktivitas Ahmadiyah segera ditegakkan di Tasikmalaya.

Penulis : Ade-YR

Editor : TimNewsline/Red

Berita Terkait

Antisipasi Keracunan MBG, Padakembang Perketat Pengawasan dari Dapur hingga Sekolah
Buruh Tasikmalaya Bersuara, Putusan MK Diminta Tak Berhenti di Daerah
Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta
Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan Becak Listrik di Beberapa Pemerintah Kabupaten Kota yang Ada di Jawa Barat Secara Serentak, Berikut Daftarnya!!!
RSUD KHZ Musthafa – KSO Hemodialisa Sarat Masalah, Jawaban Kabag TU Dinilai Tidak Profesional
Warga Kabupaten Tasikmalaya Terima Bantuan Becak Listrik Program Presiden Prabowo
Harga Pangan Tasikmalaya Masih Terkendali, Pasar Induk Disiapkan Pangkas Jalur Distribusi
KSO Hemodialisa RSUD KHZ Musthafa–PT SRU Disorot, Persoalan Investasi dan Target Pelayanan Jadi Temuan, Kadinkes dan Kabag TU RSUD Bungkam!!!
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:36 WITA

Antisipasi Keracunan MBG, Padakembang Perketat Pengawasan dari Dapur hingga Sekolah

Jumat, 11 September 2026 - 14:16 WITA

Buruh Tasikmalaya Bersuara, Putusan MK Diminta Tak Berhenti di Daerah

Rabu, 9 September 2026 - 21:14 WITA

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta

Rabu, 9 September 2026 - 20:18 WITA

Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan Becak Listrik di Beberapa Pemerintah Kabupaten Kota yang Ada di Jawa Barat Secara Serentak, Berikut Daftarnya!!!

Rabu, 9 September 2026 - 19:10 WITA

RSUD KHZ Musthafa – KSO Hemodialisa Sarat Masalah, Jawaban Kabag TU Dinilai Tidak Profesional

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Buruh Tasikmalaya Bersuara, Putusan MK Diminta Tak Berhenti di Daerah

Jumat, 11 Sep 2026 - 14:16 WITA

Kabupaten Tasikmalaya

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:14 WITA