Saung Diduga Sesat di Purwarahayu Dibakar Warga, MUI dan Polisi Ambil Sikap Tegas

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Viralnya pembakaran saung yang diduga menjadi tempat ajaran sesat di Gedung MUI Kabupaten Tasikmalaya, Senin (6/4/2026). (dok newsline.id).

Viralnya pembakaran saung yang diduga menjadi tempat ajaran sesat di Gedung MUI Kabupaten Tasikmalaya, Senin (6/4/2026). (dok newsline.id).

TASIKMALAYA,newsline.id -Ketegangan terjadi di sekitar Desa Purwarahayu, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, mencapai puncaknya setelah warga membakar sebuah saung yang dituding sebagai pusat ajaran menyimpang.

Insiden yang cepat menyebar di media sosial ini langsung ditangani aparat kepolisian bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Menanggapi kejadian itu, Kepala Desa Purwarahayu, Dede Ejen, mengatakan pihaknya bersama aparat hukum berusaha menenangkan massa, namun jumlah warga yang membludak membuat situasi sulit dikendalikan.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hanya satu bangunan kecil yang terbakar, selebihnya berhasil diamankan,” Ucap Dede, Senin (6/4/2026).

Ketua MUI Kabupaten Tasikmalaya, KH. Acep Thohir Fuad, menegaskan lembaganya akan mendampingi proses hukum. “MUI hadir bukan hanya untuk warga Purwarahayu, tetapi juga demi menjaga kemurnian akidah umat Islam secara luas,” katanya.

Polres Tasikmalaya kini melakukan penyelidikan atas dugaan penyesatan agama oleh kelompok yang dikenal dengan sebutan “bbdram.”

Aparat menekankan jalur hukum akan ditempuh, sementara MUI menunggu kajian resmi dari pusat terkait status ajaran tersebut.

Penolakan warga terhadap kelompok itu hampir menyeluruh. “Sekitar 99 persen warga menolak, bahkan keluarga penggerak ajaran ikut menandatangani penolakan,” jelas Kepala Desa.

MUI menilai praktik ajaran tersebut menyimpang dan berpotensi menistakan agama. Meski demikian, KH. Acep mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga ketertiban.

“Kemunkaran tidak boleh dibiarkan, tetapi penyelesaian harus damai agar tidak menimbulkan perpecahan,” tegasnya.

Kasus ini kini menjadi perhatian publik karena menyangkut stabilitas sosial dan keagamaan. Aparat bersama MUI berkomitmen menuntaskan persoalan secara hukum dan etis, demi mencegah konflik berkepanjangan di Tasikmalaya.

Penulis : Ade-YR

Editor : TimNewsline/Red

Berita Terkait

Mobil Berlogo Badan Gizi Nasional Terciduk Buang Sampah, Warga Tasikmalaya Murka
48 Siswa PKBM Bina At-Taufiq “Diadu” TKA, Biar Lulusannya Nggak Cuma Sekadar Lulus!
Kasus Penipuan Rp500 Juta di Bekasi: Penyidik “Melempem”, Korban Teriak Minta Kapolres Turun Tangan!
PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor
Kekerasan Brutal di Cigombong, PWRI Bogor Raya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Pemilik Padepokan STJ Dilaporkan, Warga Purwarahayu Geruduk Polres Tasikmalaya
PT Kahaptex Dukung Gerakan Penanaman Pohon FKMGS di Cipelang
Gudang Padepokan Dibakar Gegara Live TikTok, Polisi Pastikan Penegakan Hukum Profesional
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 03:12 WITA

Mobil Berlogo Badan Gizi Nasional Terciduk Buang Sampah, Warga Tasikmalaya Murka

Selasa, 14 April 2026 - 18:54 WITA

48 Siswa PKBM Bina At-Taufiq “Diadu” TKA, Biar Lulusannya Nggak Cuma Sekadar Lulus!

Senin, 13 April 2026 - 17:29 WITA

Kasus Penipuan Rp500 Juta di Bekasi: Penyidik “Melempem”, Korban Teriak Minta Kapolres Turun Tangan!

Minggu, 12 April 2026 - 18:52 WITA

PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor

Minggu, 12 April 2026 - 13:42 WITA

Kekerasan Brutal di Cigombong, PWRI Bogor Raya Desak Polisi Tangkap Pelaku

Berita Terbaru

Jawa Barat

PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor

Minggu, 12 Apr 2026 - 18:52 WITA