Taraju Viral Karena Bau Limbah, Pemerintah Dinilai Hanya Kasih Janji Manis

Kamis, 12 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Lingkungan Hidup DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya, Farhan, bersama aparat Kecamatan Taraju. Kamis (12/2/2026). (*)

Kabid Lingkungan Hidup DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya, Farhan, bersama aparat Kecamatan Taraju. Kamis (12/2/2026). (*)

TASIKMALAYA, newsline.id – Desa Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, terus menjadi sorotan publik. Limbah cair dari dapur MBG Taraju 2 diduga dialirkan begitu saja ke kebun warga. Hasilnya, bau menyengat yang bikin warga di sekitar Jalan Kaum Kaler gelisah, bahkan sampai jadi bahan obrolan panas di media sosial.

Merespon kegaduhan ini, Kabid Lingkungan Hidup DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya, Farhan, bersama aparat kecamatan langsung turun tangan.

Lewat pesan WhatsApp, Kamis (21/2/2026), ia menegaskan bahwa pihak pengelola sudah mulai memperbaiki instalasi pengolahan air limbah (IPAL).

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sudah ada grease trap, pipa dari IPAL ke pembuangan juga dipasang,” tulis Farhan.

Tidak berhenti di situ saja, Farhan menyebut, enam SPPG di Kecamatan Taraju pun dibina agar segera melengkapi IPAL masing-masing.

Harapannya, kasus serupa tak lagi berulang dan kualitas lingkungan tetap terjaga. Meski begitu, Farhan mengingatkan bahwa kewenangan pihaknya terbatas pada pembinaan.

Urusan kesehatan lingkungan, katanya, ada di ranah Dinas Kesehatan.

Namun, warga masih Skeptis. Dede, salah satu warga Taraju, menilai langkah itu belum cukup. “Kalau dibiarkan, jelas masyarakat yang rugi. Limbah dapur itu bukan sekadar air biasa, ada B3 juga. Jadi pengawasan harus benar-benar ketat,” ujarnya dengan nada kesal.

Kemarahan warga ini jadi sinyal keras bagi pemerintah daerah. Tasikmalaya kini berada di persimpangan: menjaga keberlangsungan usaha kecil, atau memastikan lingkungan tetap aman dan sehat. Satu hal pasti, publik menuntut aksi nyata, bukan sekadar janji manis.

Penulis : Ade-YR

Editor : TimNewsline/Red

Berita Terkait

Mobil Berlogo Badan Gizi Nasional Terciduk Buang Sampah, Warga Tasikmalaya Murka
48 Siswa PKBM Bina At-Taufiq “Diadu” TKA, Biar Lulusannya Nggak Cuma Sekadar Lulus!
Kasus Penipuan Rp500 Juta di Bekasi: Penyidik “Melempem”, Korban Teriak Minta Kapolres Turun Tangan!
PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor
Kekerasan Brutal di Cigombong, PWRI Bogor Raya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Pemilik Padepokan STJ Dilaporkan, Warga Purwarahayu Geruduk Polres Tasikmalaya
PT Kahaptex Dukung Gerakan Penanaman Pohon FKMGS di Cipelang
Gudang Padepokan Dibakar Gegara Live TikTok, Polisi Pastikan Penegakan Hukum Profesional
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 03:12 WITA

Mobil Berlogo Badan Gizi Nasional Terciduk Buang Sampah, Warga Tasikmalaya Murka

Selasa, 14 April 2026 - 18:54 WITA

48 Siswa PKBM Bina At-Taufiq “Diadu” TKA, Biar Lulusannya Nggak Cuma Sekadar Lulus!

Senin, 13 April 2026 - 17:29 WITA

Kasus Penipuan Rp500 Juta di Bekasi: Penyidik “Melempem”, Korban Teriak Minta Kapolres Turun Tangan!

Minggu, 12 April 2026 - 18:52 WITA

PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor

Minggu, 12 April 2026 - 13:42 WITA

Kekerasan Brutal di Cigombong, PWRI Bogor Raya Desak Polisi Tangkap Pelaku

Berita Terbaru

Jawa Barat

PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor

Minggu, 12 Apr 2026 - 18:52 WITA