Wartawan Dilarang Masuk Aula Reses, Kasi Trantib Cigombong Akui Kekeliruan dan Minta Maaf

Jumat, 13 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Ilustrasi AI

Caption: Ilustrasi AI

Newsline.id – Bogor, Jawa Barat,- Akses peliputan media dalam kegiatan reses di Aula Kantor Kecamatan Cigombong, Rabu (11/2/2026), menjadi sorotan setelah seorang wartawan media online mengalami penahanan akses masuk selama kurang lebih satu jam oleh petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Insiden tersebut memunculkan pertanyaan terkait komitmen keterbukaan informasi publik dalam agenda resmi wakil rakyat yang semestinya terbuka bagi masyarakat dan media.

Wartawan newsline.id mengaku sempat dihadang oleh salah satu anggota Satpol PP saat hendak memasuki lokasi kegiatan.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan dulu masuk, tunggu aja di bawah,” ujar oknum anggota Satpol PP tersebut.

Ketika ditanya alasan pelarangan dan siapa yang memberikan instruksi, anggota tersebut menjawab, “Pak MP,” yang diketahui menjabat sebagai Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kecamatan Cigombong.

Tanpa penjelasan teknis maupun administratif, wartawan tersebut diminta menunggu di lantai bawah sekitar satu jam. Ia baru diperbolehkan masuk setelah kegiatan berlangsung. Saat dimintai klarifikasi kembali, petugas menyampaikan bahwa sebelumnya ruangan penuh.

Akibat keterlambatan akses tersebut, sejumlah informasi penting dalam kegiatan reses diduga tidak terdokumentasikan secara utuh.

Menanggapi hal tersebut, Kasi Trantib Kecamatan Cigombong memberikan klarifikasi bahwa tidak ada larangan peliputan terhadap media.

“Bisa jadi salah persepsi atau salah komunikasi. Karena tidak ada larangan peliputan, memang terbuka, namanya juga reses,” ujarnya.

Ia menjelaskan, instruksi yang diberikan kepada anggota Satpol PP bukan untuk melarang wartawan masuk ke aula kegiatan, melainkan untuk membatasi akses ke ruangan lain demi alasan keamanan.

“Yang saya sampaikan kepada anggota adalah tolong sekat akses masuk ke ruangan lain karena semua konsen di aula. Antisipasi keamanan dalam karena banyak orang. Bukan dilarang masuk ke aula tempat reses,” tegasnya.

Sebagai komandan di lapangan, ia juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

“Intinya saya sebagai Komandannya meminta maaf atas ketidaknyamanan ini. Semoga ke depan tidak terulang lagi,” tambahnya.

“Makanya saya malah tau info ini dari abang, Makanya dengan menyesal saya sampaikan permohonan maaf,Atas keteledoran kita”

Selain itu ia juga menjelaskan bahwasanya benar dirinya melihat wartawan kembali lantai bawah saat hendak di larang untuk masuk.

“Info tentang berita ini, Kalau soal abang liat saya dan saya liat abang ya saya kan g tau klo abang d larang. Saya pikir balik lagi mau ke mana gitu. Sekarang Ketemu masalahnya bang, salah mengartikan intruksi. Ke depan kita perbaiki biar tambah profesional Kita jadikan ini pelajaran berharga untuk perbaikan” tukasnya.

Dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, tugas jurnalistik meliputi kegiatan mencari, memperoleh, mengumpulkan, menyimpan, mengolah, dan menyebarluaskan informasi kepada publik. Fungsi ini merupakan bagian dari peran pers sebagai kontrol sosial dan sarana penyampaian informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat.

Kegiatan reses merupakan agenda resmi wakil rakyat untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menggunakan fasilitas pemerintah. Oleh karena itu, kegiatan tersebut termasuk dalam ranah informasi publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik.

Setiap bentuk pembatasan akses peliputan tanpa penjelasan yang jelas berpotensi menghambat kerja jurnalistik dan berdampak pada hak masyarakat untuk memperoleh informasi secara utuh.

Meski telah ada klarifikasi dari kasi trantib, peristiwa ini menjadi catatan penting agar ke depan tidak terjadi lagi kesalahpahaman di lapangan, serta memastikan komunikasi dan prosedur pengamanan kegiatan publik berjalan transparan dan profesional.

Penulis : Wandi Azis

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Pemkab Tasikmalaya Alokasikan Rp29,1 Miliar Dari APBD 2026 untuk Tiga Proyek Jalan dan Jembatan Penghubung SOR Mangunreja ke Komplek Pemda
Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar
Kabid Bangunan DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Buka Suara Usai Diseret Kasus Dugaan Penipuan Dengan Modus SPK Bodong Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2025 Rp400 Juta
Janjikan Proyek Revitalisasi di Dua Sekolah Gunakan SPK Bodong dan Sebut Nama Kabid DPUTRLH dan Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Seorang Pengusaha Ditipu 400 Juta Laporan Ke Polres Tasikmalaya Kota
Dugaan Jual Beli Proyek Rehabilitasi Sekolah: Kabid PJK DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Terseret Dipanggil Penyidik Polres Tasikmalaya Kota
PD BPR Artha Sukapura Dorong Budaya Menabung Lewat Program Tabungan Sukapura Plus, Undian Periode 2026 Akan Dilaksanakan di HUT ke-16 Pada Februari 2027 Mendatang
Proyek Gedung Dukcapil Syarat Penyimpangan: Kepala Bidang Bangunan DPUTRLH Tasikmalaya Diduga Menghindar dari Media
Rencana Aksi Aliansi Cineam-Karangjaya ke Polres Tasikmalaya Kota Dibatalkan Demi Kondusifitas
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:20 WITA

Pemkab Tasikmalaya Alokasikan Rp29,1 Miliar Dari APBD 2026 untuk Tiga Proyek Jalan dan Jembatan Penghubung SOR Mangunreja ke Komplek Pemda

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:20 WITA

Kabid Bangunan DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Buka Suara Usai Diseret Kasus Dugaan Penipuan Dengan Modus SPK Bodong Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2025 Rp400 Juta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:56 WITA

Janjikan Proyek Revitalisasi di Dua Sekolah Gunakan SPK Bodong dan Sebut Nama Kabid DPUTRLH dan Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Seorang Pengusaha Ditipu 400 Juta Laporan Ke Polres Tasikmalaya Kota

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:00 WITA

Dugaan Jual Beli Proyek Rehabilitasi Sekolah: Kabid PJK DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Terseret Dipanggil Penyidik Polres Tasikmalaya Kota

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:33 WITA

PD BPR Artha Sukapura Dorong Budaya Menabung Lewat Program Tabungan Sukapura Plus, Undian Periode 2026 Akan Dilaksanakan di HUT ke-16 Pada Februari 2027 Mendatang

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:19 WITA