99 Desa di Tasikmalaya Tersandera Sistem, Aparatur Ancam Turun ke Jalan

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan aparatur desa di Kabupaten Tasikmalaya mendatangi kantor DPMD, menuntut kejelasan pencairan dana desa tahap II. Selasa (2/12/2025).

Ratusan aparatur desa di Kabupaten Tasikmalaya mendatangi kantor DPMD, menuntut kejelasan pencairan dana desa tahap II. Selasa (2/12/2025).

TASIKMALAYA, newsline.id – Polemik pencairan dana desa tahap II di Kabupaten Tasikmalaya memasuki babak baru. Hingga awal Desember 2025, tercatat 99 desa belum menerima dana kategori non-earmark, sementara sebagian desa lain sudah menikmati pencairan dana earmark. Ketidakjelasan ini memicu keresahan, bahkan ancaman aksi massa besar-besaran.

Kepala Desa Sukamanah, Kecamatan Cigalontang, Asdat Sudrajat, mengaku sudah mengajukan pencairan sejak 8 September. Namun hingga kini, dana tak kunjung turun.

“Dokumentasi penyerahan ada. Desa Tenyonagara cair, sementara desa saya belum. Hanya earmark saja yang cair,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asdat menilai alasan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) yang menyebut adanya gangguan sistem tidak masuk akal.

“Kalau memang gangguan, seharusnya semua desa terdampak. Kenapa hanya non-earmark yang tersendat?” tegasnya.

Dana desa, lanjut Asdat, sangat vital untuk honor guru diniyah dan pembangunan fisik mendesak. Keterlambatan dianggap bisa melumpuhkan aktivitas sosial di desa.

Kepala Desa Terjepit Aturan

Nada serupa disampaikan Kepala Desa Guranteng, Kecamatan Pagarageng, Nunu Supriyatna. Ia menilai kepala desa seolah hanya menjadi “penyampai” tanpa kewenangan penuh.

“Dana desa itu seolah hanya dihormati, bukan diakui. Kepala desa tidak punya kewenangan sedikitpun, hanya mengikuti plot dari pusat,” katanya.

Nunu menambahkan, aturan yang berubah di tengah jalan membuat kepala desa terpojok di hadapan masyarakat.

“Kami sudah bicara di muka umum, membuat perencanaan, tiba-tiba aturan berubah. Ini membenturkan kepala desa dengan warga,” ujarnya geram.

Ancaman Aksi Ribuan Aparatur

Sebagai langkah lanjutan, para kepala desa berencana audiensi dengan DPMD Tasikmalaya. Bahkan, ribuan aparatur desa di Jawa Barat tengah menyiapkan aksi bersama ke Jakarta untuk menuntut kejelasan pencairan.

“Kalau tidak segera cair, pembangunan desa akan lumpuh. Kebersamaan ini penting, meski ada desa yang sudah cair tetap akan ikut aksi,” tegas Nunu.

Dinas PMD: Tersandung Regulasi Baru

Menanggapi polemik ini, Kepala Dinas PMD Kabupaten Tasikmalaya, Asep Darisman, menyebut masalah terkait Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2025.

“Di PMK 81 disebutkan dana desa tahap kedua non-earmark kemungkinan besar tidak akan cair. Kami menyayangkan hal ini dan berharap ada revisi,” ujarnya.

Asep menambahkan, pemerintah daerah melalui bupati sudah melayangkan surat resmi ke Kementerian Keuangan untuk meminta peninjauan ulang.

“Ini sangat berdampak pada pembangunan dan target kinerja kepala desa. Dana tahap pertama dan kedua seharusnya berkesinambungan, tidak bisa dipisah,” katanya.

Penulis : Ade-YR

Editor : TimNewsline/Red

Berita Terkait

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja
Seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026
Camat se-Kabupaten Tasikmalaya Kompak Sampaikan Ucapan Hari Santri Nasional 2026, Tono Haeruman: Santri Berdaya, Negeri Jaya
Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar
Kesehatan Jiwa Bukan Hal Tabu: RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Dorong Peran Aktif Masyarakat dan Layanan Inklusif
Sambut Hari Santri Nasional 2026, Kepala Desa Papayan Sumarna Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Hari Santri Nasional 2026, Hj. Yuli Nurhayati Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Santri Sehat, Negeri Kuat! Otong Kusmana Dorong Masyarakat Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis
Berita ini 161 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:19 WITA

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:34 WITA

Seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Camat se-Kabupaten Tasikmalaya Kompak Sampaikan Ucapan Hari Santri Nasional 2026, Tono Haeruman: Santri Berdaya, Negeri Jaya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35 WITA

Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:44 WITA

Sambut Hari Santri Nasional 2026, Kepala Desa Papayan Sumarna Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:19 WITA