Dana Desa Cigalontang: Audit Tak Kunjung Rampung, Kasus Menggantung

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Ridwan Budiarta, /Gambar Istimewa.net.///.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Ridwan Budiarta, /Gambar Istimewa.net.///.

TASIKMALAYA, jabar.newsline.id – Dugaan penyelewengan dana desa di sekitar wilayah Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya, terus bergulir tanpa arah tujuan.

Pasalnya, dari awal mencuatnya dugaan kasus tersebut pada tahun 2018 hingga memasuki awal 2026, yang menyeret 14 desa ini belum juga menemukan titik terang.

Polisi sudah melakukan pemeriksaan, namun terduga utama yang disebut-sebut menjadi mantan Direktur Bumdesma, Ismi, telah dipanggil dan dimintai keterangan. Namun, langkah hukum terhenti di satu titik: hasil audit inspektorat yang tak kunjung selesai.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Ridwan Budiarta, menegaskan pihaknya tidak bisa melangkah lebih jauh tanpa dokumen resmi dari inspektorat.

“Masih menunggu hasil audit. Kalau sudah keluar, baru kita tindak lanjut,” ujar Ridwan, Rabu (28/1/2026).

Ia menambahkan, penyidik tetap melakukan pemeriksaan saksi dan mengumpulkan bukti sambil menanti kepastian.

Sayangnya, kepastian itu tak pernah datang. Kepala Inspektorat Kabupaten Tasikmalaya, Dadan Wardana, hingga kini belum memberikan keterangan resmi.

Upaya konfirmasi yang dilakukan, baik melalui telepon maupun tatap muka, selalu berakhir dengan jawaban singkat: “masih proses.”

Kondisi ini menimbulkan tanda tanya besar. Publik mulai meragukan keseriusan audit yang seharusnya menjadi dasar penegakan hukum. Apakah benar prosesnya berjalan, atau justru ada upaya memperlambat penyelesaian kasus?

Dana desa yang semestinya digunakan untuk pembangunan dan kesejahteraan warga, justru diduga menguap tanpa jejak. Sementara masyarakat hanya bisa menunggu, sama seperti polisi, menanti kepastian dari inspektorat yang masih bungkam.

Kasus ini pun menjadi sorotan tajam dan apakah hukum akan berpihak pada rakyat, atau justru berhenti di meja birokrasi?

Penulis : Ade-YR

Editor : TimNewsline/Red

Berita Terkait

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta
Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan Becak Listrik di Beberapa Pemerintah Kabupaten Kota yang Ada di Jawa Barat Secara Serentak, Berikut Daftarnya!!!
RSUD KHZ Musthafa – KSO Hemodialisa Sarat Masalah, Jawaban Kabag TU Dinilai Tidak Profesional
Warga Kabupaten Tasikmalaya Terima Bantuan Becak Listrik Program Presiden Prabowo
Harga Pangan Tasikmalaya Masih Terkendali, Pasar Induk Disiapkan Pangkas Jalur Distribusi
KSO Hemodialisa RSUD KHZ Musthafa–PT SRU Disorot, Persoalan Investasi dan Target Pelayanan Jadi Temuan, Kadinkes dan Kabag TU RSUD Bungkam!!!
RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Perkuat Peran sebagai Wahana Pendidikan Klinis
Kepala Diskopukmindag Kabupaten Tasikmalaya Raih Koperasi Awards 2026
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:14 WITA

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta

Rabu, 9 September 2026 - 20:18 WITA

Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan Becak Listrik di Beberapa Pemerintah Kabupaten Kota yang Ada di Jawa Barat Secara Serentak, Berikut Daftarnya!!!

Rabu, 9 September 2026 - 19:10 WITA

RSUD KHZ Musthafa – KSO Hemodialisa Sarat Masalah, Jawaban Kabag TU Dinilai Tidak Profesional

Rabu, 9 September 2026 - 16:13 WITA

Warga Kabupaten Tasikmalaya Terima Bantuan Becak Listrik Program Presiden Prabowo

Rabu, 9 September 2026 - 14:36 WITA

Harga Pangan Tasikmalaya Masih Terkendali, Pasar Induk Disiapkan Pangkas Jalur Distribusi

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:14 WITA