Usung Tema Nyorang Mangsa Tasik Raharja, Pemkab Tasikmalaya Gelar Hari Jadi ke-394: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Budaya

Sabtu, 25 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin saat meninjau Booth UMKM di lingkungan perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Jum'at, 24 Juli 2026//jabar.newsline.id//

Caption: Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin saat meninjau Booth UMKM di lingkungan perkantoran Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Jum'at, 24 Juli 2026//jabar.newsline.id//

Newsline.id – Tasikmalaya, Jawa Barat,- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tasikmalaya resmi menggelar rangkaian peringatan Hari Jadi ke-394 yang berlangsung selama tiga hari, Jumat 24 Juli hingga Minggu 26 Juli 2026. Agenda terpusat di Komplek Perkantoran Gedung Bupati Tasikmalaya dan Alun-alun Manonjaya, dengan orientasi tidak sekadar seremoni, melainkan juga penguatan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Mengusung tema “Nyorang Masa Tasik Raharja”, Pemkab Tasikmalaya berkolaborasi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Tasikmalaya. Sinergi ini menghadirkan panggung besar bagi pelaku usaha lokal sekaligus ruang interaksi publik yang lebih inklusif, menegaskan bahwa perayaan hari jadi bukan hanya nostalgia sejarah, melainkan strategi pembangunan daerah.

Terobosan Baru di Tengah Kemarau

Berbeda dari tradisi tahun-tahun sebelumnya yang identik dengan pawai jampana, peringatan kali ini menghadirkan terobosan. Kondisi musim kemarau yang menekan hasil pertanian lokal mendorong Pemkab mengalihkan fokus pada potensi kriya dan kuliner khas unggulan. Langkah ini sekaligus menjadi jawaban atas tantangan ketahanan ekonomi daerah yang bergantung pada sektor agraris.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, menegaskan perayaan ini bukan sekadar rutinitas tahunan. “Hari Jadi Tasikmalaya akan berbeda tahun ini. Kita jadikan momentum kebangkitan Tasikmalaya. Karena kemarau hasil tani menurun, kita berinisiatif mengenalkan produk khas kita: Batik Sukapura, yang dikenal sebagai ‘batik para raja’, serta Opak khas Tasikmalaya melalui festival khusus yang ditargetkan masuk rekor MURI,” ujarnya, Jumat 24 Juli 2026.

Pernyataan tersebut menegaskan arah kebijakan Pemkab yang berupaya mengangkat identitas budaya sekaligus memperluas pasar produk lokal. Batik Sukapura dan Opak khas Tasikmalaya diposisikan sebagai ikon ekonomi kreatif yang mampu bersaing di tingkat nasional.

UMKM Jadi Motor Penggerak

Ratusan UMKM dari berbagai sektor kuliner, pertanian, peternakan, hingga kerajinan tangan dilibatkan secara aktif. Pemkab menata zonasi lapak dengan sistematis, memberi ruang unjuk gigi bagi pelaku usaha sekaligus memperkuat identitas ekonomi lokal. Kehadiran UMKM dalam perayaan ini bukan hanya simbol partisipasi, melainkan strategi konkret untuk menggerakkan roda ekonomi masyarakat.

Selain itu, kolaborasi dengan BI Tasikmalaya membuka peluang integrasi UMKM ke dalam ekosistem keuangan formal, termasuk akses pembiayaan, digitalisasi transaksi, dan literasi keuangan. Hal ini menjadi langkah penting agar UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dalam era kompetisi global.

Momentum Kebangkitan Daerah

Hari Jadi ke-394 ini menegaskan komitmen Pemkab Tasikmalaya untuk menjadikan perayaan bukan sekadar pesta rakyat, melainkan momentum kebangkitan budaya dan ekonomi daerah. Dengan mengalihkan fokus dari seremoni tradisional ke penguatan sektor ekonomi kreatif, Pemkab menunjukkan arah baru pembangunan yang lebih adaptif terhadap tantangan zaman.

Penulis : Chandra Foetra S

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta
Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan Becak Listrik di Beberapa Pemerintah Kabupaten Kota yang Ada di Jawa Barat Secara Serentak, Berikut Daftarnya!!!
RSUD KHZ Musthafa – KSO Hemodialisa Sarat Masalah, Jawaban Kabag TU Dinilai Tidak Profesional
Warga Kabupaten Tasikmalaya Terima Bantuan Becak Listrik Program Presiden Prabowo
Harga Pangan Tasikmalaya Masih Terkendali, Pasar Induk Disiapkan Pangkas Jalur Distribusi
KSO Hemodialisa RSUD KHZ Musthafa–PT SRU Disorot, Persoalan Investasi dan Target Pelayanan Jadi Temuan, Kadinkes dan Kabag TU RSUD Bungkam!!!
RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Perkuat Peran sebagai Wahana Pendidikan Klinis
Kepala Diskopukmindag Kabupaten Tasikmalaya Raih Koperasi Awards 2026
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:14 WITA

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta

Rabu, 9 September 2026 - 20:18 WITA

Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan Becak Listrik di Beberapa Pemerintah Kabupaten Kota yang Ada di Jawa Barat Secara Serentak, Berikut Daftarnya!!!

Rabu, 9 September 2026 - 19:10 WITA

RSUD KHZ Musthafa – KSO Hemodialisa Sarat Masalah, Jawaban Kabag TU Dinilai Tidak Profesional

Rabu, 9 September 2026 - 16:13 WITA

Warga Kabupaten Tasikmalaya Terima Bantuan Becak Listrik Program Presiden Prabowo

Rabu, 9 September 2026 - 14:36 WITA

Harga Pangan Tasikmalaya Masih Terkendali, Pasar Induk Disiapkan Pangkas Jalur Distribusi

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:14 WITA