Hadapi Ancaman El Nino, Tiga Titik Irigasi Perpompaan Kementan 2026 Hadir di Sukaraja Tasikmalaya

Jumat, 12 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id – Tasikmalaya, Jawa Barat – Program bantuan Irigasi Perpompaan (Irpom) yang bersumber dari Kementerian Pertanian Tahun 2026 mulai direalisasikan di wilayah Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya. Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan ketersediaan air bagi lahan pertanian serta membantu petani menghadapi ancaman musim kemarau dan fenomena El Nino Godzila.

Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sukaraja, Ali Kasmir, S.P., menjelaskan bahwa pada tahun 2026 terdapat tiga titik pembangunan Irpom di wilayah kerjanya.

“Untuk wilayah Sukaraja ada tiga titik pekerjaan Irpom. Pertama di Desa Linggaraja pada Kelompok Tani Palawangi, kedua di Desa Leuwibudah pada Kelompok Tani Bina Sejahtera, dan ketiga di Desa Margalaksana pada Kelompok Tani Pasanggrahan Yuyu PS,” ujar Ali Kasmir. Kamis ( 11/06/2026 )

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas bantuan yang diberikan kepada para petani di Kecamatan Sukaraja. Menurutnya, program tersebut sangat membantu dalam mengantisipasi dampak musim kemarau panjang.

“Dengan adanya bantuan dari pemerintah pusat, saya selaku Koordinator BPP Sukaraja sangat berterima kasih. Petani kami sangat terbantu dalam menyikapi kondisi kemarau dan ancaman El Nino yang sering berdampak pada ketersediaan air untuk pertanian,” katanya.

Berdasarkan data yang dimiliki BPP Sukaraja, setiap kelompok penerima manfaat memiliki cakupan layanan yang berbeda. Ada yang mampu mengairi sekitar 12 hektare, 15 hektare hingga 20 hektare lahan pertanian.

“Kalau menurut data, ada kelompok yang bisa mengairi sekitar 20 hektare, ada yang 12 hektare dan ada juga yang 15 hektare. Rata-rata cakupan layanan berada di kisaran 18 hingga 20 hektare,” jelasnya.

Ali menambahkan, sistem pengairan yang dibangun tidak hanya bermanfaat bagi satu kelompok tani saja, tetapi juga saling terhubung dengan wilayah kelompok lainnya sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

“Satu kelompok itu saling berkesinambungan. Jadi pengairannya bisa membantu wilayah kelompok tani yang lain. Kalau dihitung secara keseluruhan, cakupan manfaatnya bisa lebih dari 20 hektare karena jaringan dan wilayahnya saling bertaut,” ungkapnya.

Dalam pelaksanaannya, pihak BPP juga menekankan pentingnya pemanfaatan sumber air yang berkelanjutan. Karena itu, sumber air untuk Irpom diarahkan berasal dari aliran sungai yang debitnya relatif stabil sepanjang tahun.

“Fokus kita harus menggunakan sumber air yang tetap, bukan sumber air serapan. Kita mengandalkan sumber dari Sungai Ciwulan dan sumber air Cimawate karena ketersediaan airnya ada sepanjang tahun,” terangnya.

Di akhir keterangannya, Ali berharap program Irigasi Perpompaan ini dapat menjadi nilai tambah bagi sektor pertanian di Sukaraja sekaligus menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan usaha pertanian.

“Semoga dengan adanya kegiatan Irpom ini menjadi nilai tambah bagi petani kita, khususnya di Sukaraja. Kami juga berharap program ini bisa menjadi contoh dan penyemangat bagi generasi petani selanjutnya untuk terus mengembangkan sektor pertanian,” pungkasnya.

Penulis : Ilham T Rachman

Editor : Chandra Foetra S

Berita Terkait

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja
Seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026
Camat se-Kabupaten Tasikmalaya Kompak Sampaikan Ucapan Hari Santri Nasional 2026, Tono Haeruman: Santri Berdaya, Negeri Jaya
Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar
Kesehatan Jiwa Bukan Hal Tabu: RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Dorong Peran Aktif Masyarakat dan Layanan Inklusif
Sambut Hari Santri Nasional 2026, Kepala Desa Papayan Sumarna Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Hari Santri Nasional 2026, Hj. Yuli Nurhayati Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Santri Sehat, Negeri Kuat! Otong Kusmana Dorong Masyarakat Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:19 WITA

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:34 WITA

Seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Camat se-Kabupaten Tasikmalaya Kompak Sampaikan Ucapan Hari Santri Nasional 2026, Tono Haeruman: Santri Berdaya, Negeri Jaya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35 WITA

Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:44 WITA

Sambut Hari Santri Nasional 2026, Kepala Desa Papayan Sumarna Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:19 WITA