Kejari Bandung Tetapkan Wakil Wali Kota dan Anggota DPRD sebagai Tersangka Penyalahgunaan Wewenang Gegara Minta Proyek

Kamis, 11 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kejari Bandung Irfan Wibowo mengumumkan Wakil Walikota Bandung Erwin dan Ketua Nasdem Kota Bandung Rendiana Awangga jadi tersangka// Newline.id

Kepala Kejari Bandung Irfan Wibowo mengumumkan Wakil Walikota Bandung Erwin dan Ketua Nasdem Kota Bandung Rendiana Awangga jadi tersangka// Newline.id

Newsline.id – Bandung, Jawa Barat,- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung resmi menetapkan dua pejabat publik sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyalahgunaan wewenang di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Mereka adalah Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, serta anggota aktif DPRD Kota Bandung, Rendiana Awangga (RA).

Kepala Kejari Kota Bandung, Irfan Wibowo, dalam konferensi pers di kantor Kejari Bandung, Rabu (10/12/2025), menyatakan bahwa tim jaksa penyidik pada Tindak Pidana Khusus telah meningkatkan status perkara dari penyelidikan umum ke penyelidikan khusus. “Dua tersangka yang ditetapkan adalah Saudara E selaku Wakil Wali Kota Bandung dan Saudara RA selaku anggota DPRD Kota Bandung,” ujarnya.

Dugaan Penyalahgunaan Kekuasaan

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Kejari, keduanya terbukti menggunakan pengaruh jabatan untuk meminta paket pekerjaan dari pejabat di lingkungan Pemkot Bandung. Praktik ini disebut menguntungkan pihak-pihak tertentu yang memiliki afiliasi dengan mereka. “Adapun yang bersangkutan telah bersama-sama menyalahgunakan kekuasaannya dengan meminta paket pekerjaan dari pejabat di lingkungan Pemkot Bandung,” jelas Irfan.

Penahanan Tertunda

Meski status tersangka sudah ditetapkan, Kejari Bandung menegaskan belum melakukan penahanan. Alasannya, penahanan terhadap anggota DPRD masih memerlukan persetujuan dari Menteri Dalam Negeri. Sikap ini menimbulkan pertanyaan publik: apakah hukum benar-benar berlaku sama bagi semua, atau masih tunduk pada prosedur politik yang berpotensi memperlambat keadilan?

Proses Penyidikan Berlanjut

Kejari memastikan penyidikan masih berjalan dan membuka kemungkinan adanya saksi tambahan maupun tersangka baru. Publik menunggu konsistensi aparat penegak hukum dalam mengusut kasus ini hingga tuntas, tanpa pandang bulu.

Kasus ini kembali menyoroti rapuhnya integritas pejabat publik di tingkat daerah. Ketika wakil rakyat dan kepala daerah justru diduga memperdagangkan pengaruh demi keuntungan kelompok tertentu, kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintahan semakin terkikis. Penundaan penahanan dengan alasan prosedural juga menimbulkan kesan bahwa hukum bisa dinegosiasikan, terutama bila menyangkut elite politik.

Penulis : Chandra F Simatupang

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar
Kabid Bangunan DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Buka Suara Usai Diseret Kasus Dugaan Penipuan Dengan Modus SPK Bodong Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2025 Rp400 Juta
Janjikan Proyek Revitalisasi di Dua Sekolah Gunakan SPK Bodong dan Sebut Nama Kabid DPUTRLH dan Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Seorang Pengusaha Ditipu 400 Juta Laporan Ke Polres Tasikmalaya Kota
Dugaan Jual Beli Proyek Rehabilitasi Sekolah: Kabid PJK DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Terseret Dipanggil Penyidik Polres Tasikmalaya Kota
PD BPR Artha Sukapura Dorong Budaya Menabung Lewat Program Tabungan Sukapura Plus, Undian Periode 2026 Akan Dilaksanakan di HUT ke-16 Pada Februari 2027 Mendatang
Proyek Gedung Dukcapil Syarat Penyimpangan: Kepala Bidang Bangunan DPUTRLH Tasikmalaya Diduga Menghindar dari Media
Rencana Aksi Aliansi Cineam-Karangjaya ke Polres Tasikmalaya Kota Dibatalkan Demi Kondusifitas
Kondusifitas Wilayah Cineam-Karangjaya Memanas, Ratusan Masa Berencna Akan Gelar Aksi di Polres Tasikmalaya Kota
Berita ini 54 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35 WITA

Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:20 WITA

Kabid Bangunan DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Buka Suara Usai Diseret Kasus Dugaan Penipuan Dengan Modus SPK Bodong Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2025 Rp400 Juta

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:56 WITA

Janjikan Proyek Revitalisasi di Dua Sekolah Gunakan SPK Bodong dan Sebut Nama Kabid DPUTRLH dan Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Seorang Pengusaha Ditipu 400 Juta Laporan Ke Polres Tasikmalaya Kota

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:00 WITA

Dugaan Jual Beli Proyek Rehabilitasi Sekolah: Kabid PJK DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Terseret Dipanggil Penyidik Polres Tasikmalaya Kota

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:33 WITA

PD BPR Artha Sukapura Dorong Budaya Menabung Lewat Program Tabungan Sukapura Plus, Undian Periode 2026 Akan Dilaksanakan di HUT ke-16 Pada Februari 2027 Mendatang

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:19 WITA