Limbah Dapur MBG di Taraju Picu Protes Warga, Sertifikat Sanitasi Jadi Pertanyaan

Senin, 9 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Jalan Kaum Kaler, Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya mengeluh masalah limbah dari dapur MBG.

Warga Jalan Kaum Kaler, Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya mengeluh masalah limbah dari dapur MBG.

TASIKMALAYA, newsline.id – Warga Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, kembali dibuat resah oleh bau menyengat yang berasal dari limbah cair dapur MBG.

Aliran limbah yang masuk ke kebun warga menimbulkan aroma tak sedap, sehingga mengganggu kenyamanan dan aktivitas sehari-hari.

Ridwan (54), salah seorang warga mengucapkan kekesalannya. ” Paralon memang ada, tapi pembuangannya tepat ke kebun. Kalau siang dan cuacanya panas, baunya itu terasa menusuk,” ucap Ridwan, saat dijumpai sejumlah awak media. Minggu (8/2/2026).

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fahmi, perwakilan dapur MBG, mengakui pihaknya telah menerima laporan masyarakat. “Benar, aduan itu sudah masuk. Kami sudah pasang pipa, dan video yang beredar adalah rekaman pekan lalu,” katanya saat dikonfirmasi, Senin (9/2/2026).

Namun fakta lain yang mencuat, dapur MBG ternyata belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Kondisi ini menambah keresahan warga yang menuntut penanganan segera dari pihak terkait.

Sejumlah warga menegaskan agar masalah ini tidak dibiarkan berlarut. “Kami ingin lingkungan bersih, bukan bau limbah setiap hari,” tegas mereka.

Kasus ini memperlihatkan lemahnya pengawasan sanitasi di Taraju. Tanpa sertifikat resmi, dapur-dapur di wilayah tersebut berpotensi menjadi sumber pencemaran. Masyarakat kini menunggu langkah nyata dari pemerintah daerah untuk menjamin hak mereka atas lingkungan sehat.

Penulis : Ade-YR

Editor : TimNewsline/Red

Berita Terkait

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta
Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan Becak Listrik di Beberapa Pemerintah Kabupaten Kota yang Ada di Jawa Barat Secara Serentak, Berikut Daftarnya!!!
RSUD KHZ Musthafa – KSO Hemodialisa Sarat Masalah, Jawaban Kabag TU Dinilai Tidak Profesional
Warga Kabupaten Tasikmalaya Terima Bantuan Becak Listrik Program Presiden Prabowo
Harga Pangan Tasikmalaya Masih Terkendali, Pasar Induk Disiapkan Pangkas Jalur Distribusi
KSO Hemodialisa RSUD KHZ Musthafa–PT SRU Disorot, Persoalan Investasi dan Target Pelayanan Jadi Temuan, Kadinkes dan Kabag TU RSUD Bungkam!!!
RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Perkuat Peran sebagai Wahana Pendidikan Klinis
Kepala Diskopukmindag Kabupaten Tasikmalaya Raih Koperasi Awards 2026
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 21:14 WITA

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta

Rabu, 9 September 2026 - 20:18 WITA

Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan Becak Listrik di Beberapa Pemerintah Kabupaten Kota yang Ada di Jawa Barat Secara Serentak, Berikut Daftarnya!!!

Rabu, 9 September 2026 - 19:10 WITA

RSUD KHZ Musthafa – KSO Hemodialisa Sarat Masalah, Jawaban Kabag TU Dinilai Tidak Profesional

Rabu, 9 September 2026 - 16:13 WITA

Warga Kabupaten Tasikmalaya Terima Bantuan Becak Listrik Program Presiden Prabowo

Rabu, 9 September 2026 - 14:36 WITA

Harga Pangan Tasikmalaya Masih Terkendali, Pasar Induk Disiapkan Pangkas Jalur Distribusi

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:14 WITA