TASIKMALAYA, newsline.id – Warga Desa Taraju, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya, kembali dibuat resah oleh bau menyengat yang berasal dari limbah cair dapur MBG.
Aliran limbah yang masuk ke kebun warga menimbulkan aroma tak sedap, sehingga mengganggu kenyamanan dan aktivitas sehari-hari.
Ridwan (54), salah seorang warga mengucapkan kekesalannya. ” Paralon memang ada, tapi pembuangannya tepat ke kebun. Kalau siang dan cuacanya panas, baunya itu terasa menusuk,” ucap Ridwan, saat dijumpai sejumlah awak media. Minggu (8/2/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Fahmi, perwakilan dapur MBG, mengakui pihaknya telah menerima laporan masyarakat. “Benar, aduan itu sudah masuk. Kami sudah pasang pipa, dan video yang beredar adalah rekaman pekan lalu,” katanya saat dikonfirmasi, Senin (9/2/2026).
Namun fakta lain yang mencuat, dapur MBG ternyata belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Kondisi ini menambah keresahan warga yang menuntut penanganan segera dari pihak terkait.
Sejumlah warga menegaskan agar masalah ini tidak dibiarkan berlarut. “Kami ingin lingkungan bersih, bukan bau limbah setiap hari,” tegas mereka.
Kasus ini memperlihatkan lemahnya pengawasan sanitasi di Taraju. Tanpa sertifikat resmi, dapur-dapur di wilayah tersebut berpotensi menjadi sumber pencemaran. Masyarakat kini menunggu langkah nyata dari pemerintah daerah untuk menjamin hak mereka atas lingkungan sehat.
Penulis : Ade-YR
Editor : TimNewsline/Red









