PMII Desak Transparansi Pinjaman Rp230 Miliar, Soroti Islamic Center dan Fiber Optik

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Audiensi PMII Kabupaten Tasikmalaya di DPRD membahas tiga isu besar: Islamic Center, pinjaman daerah, dan fiber optik (dok. newsline.id).

Audiensi PMII Kabupaten Tasikmalaya di DPRD membahas tiga isu besar: Islamic Center, pinjaman daerah, dan fiber optik (dok. newsline.id).

TASIKMALAYA, newsline.id – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Tasikmalaya menekan DPRD agar serius menuntaskan tiga persoalan krusial: pengelolaan aset Islamic Center, pinjaman daerah senilai Rp230 miliar, dan semrawutnya jaringan fiber optik.

Ketua PMII, Mujid Rahman Wahid, menegaskan Islamic Center tidak boleh dibiarkan tanpa kepastian pengelolaan.

Ia juga mempertanyakan efektivitas pinjaman daerah yang harus dibayar lebih dari empat tahun, sementara kualitas pembangunan jalan dinilai rendah.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami khawatir angsuran pinjaman tetap berjalan, sementara hasil pembangunan tidak bertahan lama. Ini bisa menjadi beban masyarakat,” ujar Mujid saat dijumpai sejumlah awak media, Kamis (5/2/2026).

PMII menuntut transparansi pendapatan dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) serta penertiban provider fiber optik yang belum berizin.

Mujid menegaskan, jika rapat koordinasi Selasa mendatang tidak menghasilkan keputusan, PMII siap kembali turun ke jalan.

Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Budi Ahdiat, menyambut kritik PMII dan memastikan isu aset, pinjaman, dan fiber optik akan dibahas dalam rapat koordinasi.

Ia menekankan DPRD berkewajiban mengawasi bersama masyarakat, termasuk memastikan regulasi yang belum jelas segera ditindaklanjuti.

Penulis : Ade-YR

Editor : TimNewsline/Red

Berita Terkait

Antisipasi Keracunan MBG, Padakembang Perketat Pengawasan dari Dapur hingga Sekolah
Buruh Tasikmalaya Bersuara, Putusan MK Diminta Tak Berhenti di Daerah
Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta
Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan Becak Listrik di Beberapa Pemerintah Kabupaten Kota yang Ada di Jawa Barat Secara Serentak, Berikut Daftarnya!!!
RSUD KHZ Musthafa – KSO Hemodialisa Sarat Masalah, Jawaban Kabag TU Dinilai Tidak Profesional
Warga Kabupaten Tasikmalaya Terima Bantuan Becak Listrik Program Presiden Prabowo
Harga Pangan Tasikmalaya Masih Terkendali, Pasar Induk Disiapkan Pangkas Jalur Distribusi
KSO Hemodialisa RSUD KHZ Musthafa–PT SRU Disorot, Persoalan Investasi dan Target Pelayanan Jadi Temuan, Kadinkes dan Kabag TU RSUD Bungkam!!!
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:36 WITA

Antisipasi Keracunan MBG, Padakembang Perketat Pengawasan dari Dapur hingga Sekolah

Jumat, 11 September 2026 - 14:16 WITA

Buruh Tasikmalaya Bersuara, Putusan MK Diminta Tak Berhenti di Daerah

Rabu, 9 September 2026 - 21:14 WITA

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta

Rabu, 9 September 2026 - 20:18 WITA

Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan Becak Listrik di Beberapa Pemerintah Kabupaten Kota yang Ada di Jawa Barat Secara Serentak, Berikut Daftarnya!!!

Rabu, 9 September 2026 - 19:10 WITA

RSUD KHZ Musthafa – KSO Hemodialisa Sarat Masalah, Jawaban Kabag TU Dinilai Tidak Profesional

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Buruh Tasikmalaya Bersuara, Putusan MK Diminta Tak Berhenti di Daerah

Jumat, 11 Sep 2026 - 14:16 WITA

Kabupaten Tasikmalaya

Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta

Rabu, 9 Sep 2026 - 21:14 WITA