Newsline.id – Jawa Barat,- Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menyalurkan ribuan becak listrik produksi PT Pindad ke berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat secara serentak sejak akhir Agustus sampai dengan hari ini, Rabu, (9/9/2026) dengan fokus utama pada pengemudi becak lanjut usia di atas 55 tahun. Program ini disebut sebagai bentuk perhatian pribadi Presiden, tidak menggunakan dana APBN, dan bertujuan meringankan beban fisik sekaligus meningkatkan produktivitas ekonomi masyarakat kecil.
Distribusi Bantuan Becak Listrik di Jawa Barat
Dilansir dari sejumlah sumber, beberapa wilayah Kabupaten dan Kota yang ada di Provinsi Jawa Barat yang membagikan bantuan becak listrik tersebut melalui Pemerintah Kabupaten dan Kota yang dilaksanakan secara serentak sejak akhir Agustus hingga hari ini Rabu (9/9/2026) diantaranya sebagai berikut:
- Kota Cirebon: Mendapatkan alokasi 200 unit becak listrik untuk meremajakan moda transportasi tradisional
- Kabupaten Garut: Mendapatkan kuota 300 unit becak listrik bagi pengayuh becak yang dikoordinasikan melalui pendataan dan verifikasi. Bantuan ini diprioritaskan bagi pengayuh becak usia lanjut (55 tahun ke atas) atau yang masih menyewa becak.
- Kabupaten Majalengka: Menjadi salah satu daerah dengan alokasi penerima manfaat terbanyak di Jawa Barat, yakni menerima sekitar 300 unit becak listrik bagi pengayuh lansia.
- Tasikmalaya (Kota & Kabupaten): Sebanyak 220 unit becak listrik disalurkan. Pemerintah daerah menyiapkan fasilitas pengisian daya gratis di beberapa titik strategis, termasuk dekat pasar tradisional dan terminal, untuk memastikan operasional berjalan lancar.
- Kabupaten Kuningan: 200 unit becak listrik diterima dengan penuh antusias. Bupati Dian Rachmat Yanuar menyebut program ini sebagai “anugerah” yang dapat mengurangi beban fisik pengemudi sekaligus meningkatkan daya tarik wisata kota.
- Kabupaten Sumedang: 220 unit disertai pelatihan teknis penggunaan dan perawatan. Bupati Dony Ahmad Munir menekankan bahwa selain teknologi, keramahan pengemudi tetap menjadi ciri khas transportasi lokal.
- Kabupaten Ciamis: 160 unit disalurkan, namun muncul kritik tajam dari sejumlah pengemudi becak tradisional yang merasa tidak terdata. Sorotan publik menilai distribusi kurang transparan dan berpotensi menimbulkan kecemburuan sosial.
- Kota Banjar: 200 unit diterima oleh pengemudi lansia, dengan dukungan penuh dari pemerintah kota yang menyiapkan bengkel perawatan khusus.
- Kabupaten Pangandaran: 246 unit disalurkan, dengan harapan mendukung sektor pariwisata pantai dan UMKM lokal. Becak listrik diproyeksikan menjadi ikon baru transportasi ramah lingkungan di kawasan wisata.
Tujuan dan Dampak Program
- Fokus Lansia: Becak listrik diprioritaskan bagi pengemudi berusia di atas 55 tahun agar tetap produktif tanpa harus menguras tenaga.
- Ekonomi Lokal: Kehadiran becak listrik diharapkan meningkatkan pendapatan pengemudi, memperkuat jaringan UMKM, serta mendukung sektor wisata daerah.
- Lingkungan: Kendaraan ramah lingkungan ini sejalan dengan agenda efisiensi energi dan pengurangan emisi karbon di perkotaan.
- Infrastruktur Pendukung: Pemerintah daerah menyiapkan SPKLU gratis di Tasikmalaya dan Sumedang, serta rencana penambahan titik pengisian di kawasan wisata Pangandaran.
Program bantuan becak listrik Presiden Prabowo Subianto di Jawa Barat menjadi langkah nyata dalam mendukung keberlangsungan hidup pengemudi becak lansia. Meski membawa harapan baru bagi transportasi rakyat yang lebih ramah lingkungan dan produktif, tantangan distribusi serta kendala teknis tetap perlu diperhatikan agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh kelompok sasaran utama.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Penulis : Chandra Foetra S
Editor : Tim Redaksi









