Tanggul Jebol di Sukaratu Tasikmalaya, Aktivitas Tambang Pasir Galunggung Diduga Jadi Pemicu

Sabtu, 1 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana relawan tengah membersihkan sisa lumpur di sekitar pemukiman warga Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (01/11/2025). dok Tagana.///

Suasana relawan tengah membersihkan sisa lumpur di sekitar pemukiman warga Sukaratu Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu (01/11/2025). dok Tagana.///

TASIKMALAYA, newsline.id – Tanggul  sungai di wilayah Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya jebol pada Jumat malam (31/10/2025), menyebabkan banjir air bah yang menerjang permukiman warga di Desa Linggajati.

Sedikitnya sebanyak 14 rumah terdampak, satu di antaranya diketahui mengalami rusak berat, dan puluhan warga sempat mengungsi akibat luapan air yang membawa lumpur dan material longsoran.

Peristiwa ini memicu sorotan tajam terhadap kondisi lingkungan di hulu sungai. Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al-Ayubi, yang turun langsung ke lokasi pada Sabtu (1/11/2025), menyebut bahwa jebolnya tanggul dan banjir air bah diduga kuat dipicu oleh pendangkalan sungai yang terjadi akibat aktivitas tambang pasir di kaki Gunung Galunggung.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini bukan banjir biasa, tapi limpasan air limbah dari tambang yang tertahan oleh longsoran di hulu. Ketika tak lagi mampu menahan, air menggerus sawah dan rumah warga,” ujar Asep Sopari saat meninjau lokasi. Sabtu (01/11/2025).

Pendangkalan sungai disebut memperparah daya tampung aliran air, sehingga saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut, tanggul tak mampu menahan tekanan dan akhirnya jebol.

Aktivitas tambang pasir yang masif di kawasan Galunggung dinilai telah mengubah bentang alam dan mempercepat kerusakan lingkungan.

Kepolisian Daerah Jawa Barat sebelumnya telah menetapkan seorang pengusaha tambang pasir ilegal berinisial EAM sebagai tersangka.

Ia diduga menjalankan kegiatan penambangan tanpa izin di Desa Linggajati, Sukaratu, yang menjadi salah satu titik rawan bencana ekologis.

Warga terdampak bersama tim gabungan dari BPBD, Tagana, dan relawan telah melakukan pembersihan lumpur dan pemulihan awal.

Meski sebagian warga sudah kembali ke rumah, kekhawatiran akan banjir susulan masih membayangi, terutama jika tidak ada penanganan serius terhadap kerusakan lingkungan di hulu sungai.

Pemerintah daerah diminta segera melakukan audit lingkungan dan menertibkan aktivitas tambang yang berpotensi merusak ekosistem.

Langkah mitigasi dan rehabilitasi kawasan hulu dinilai mendesak untuk mencegah bencana serupa di masa mendatang.

Penulis : Ade-YR

Editor : TimNewsline/Red

Berita Terkait

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja
Seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026
Camat se-Kabupaten Tasikmalaya Kompak Sampaikan Ucapan Hari Santri Nasional 2026, Tono Haeruman: Santri Berdaya, Negeri Jaya
Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar
Kesehatan Jiwa Bukan Hal Tabu: RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Dorong Peran Aktif Masyarakat dan Layanan Inklusif
Sambut Hari Santri Nasional 2026, Kepala Desa Papayan Sumarna Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Hari Santri Nasional 2026, Hj. Yuli Nurhayati Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Santri Sehat, Negeri Kuat! Otong Kusmana Dorong Masyarakat Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:19 WITA

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:34 WITA

Seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Camat se-Kabupaten Tasikmalaya Kompak Sampaikan Ucapan Hari Santri Nasional 2026, Tono Haeruman: Santri Berdaya, Negeri Jaya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35 WITA

Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:44 WITA

Sambut Hari Santri Nasional 2026, Kepala Desa Papayan Sumarna Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:19 WITA