TASIKMALAYA, newsline.id – Ancaman cuaca ekstrem yang diprediksi BMKG serta pesan Mendagri dijawab Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin dengan langkah cepat. Ia menegaskan, masyarakat tak boleh lengah menghadapi perubahan iklim.
“Saya sudah berulang kali mengingatkan, jangan sampai kita tertidur. Program aksi harus segera jalan,” tegas Cecep, Senin (1/12/2025), usai HUT ke-54 KORPRI di Lapangan Setda.
Relawan Hijau, Tugas Baru
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Cecep memperkenalkan program “Tasik Hijau”. Relawan yang direkrut bukan hanya untuk tanggap darurat bencana, tetapi juga ditugaskan menghijaukan jalan dan sungai di setiap kecamatan.
• Pohon produktif: palak, aren, picung, muncang
• Pohon hias: kucuk merah, pule, pelanggina
Setiap kecamatan wajib memiliki wilayah asuh penghijauan. Taraju, Cikalontang, Pancatengah, hingga Cisalopa ditargetkan menanam pohon di titik rawan panas akibat pelebaran jalan.
Infrastruktur Jadi PR
Tak hanya soal penghijauan, Cecep menyoroti jembatan rusak yang masih dipakai anak-anak sekolah. Ia memerintahkan Dinas PU melakukan pendataan menyeluruh.
“Hari ini data harus masuk. Saya akan laporkan langsung ke Mendagri,” ujarnya.
Tasikmalaya Siaga
Dengan kombinasi penghijauan dan perbaikan infrastruktur, Cecep optimistis Tasikmalaya lebih siap menghadapi cuaca ekstrem sekaligus menjaga lingkungan.
Penulis : Ade-YR
Editor : TimNewsline/Red









