TASIKMALAYA, newsline.id – Program nasional Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) memasuki fase percepatan. Di Kabupaten Tasikmalaya, 273 desa mulai menyiapkan lahan untuk pembangunan gerai usaha yang ditargetkan rampung Maret 2026.
Kepala Bidang Koperasi Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tasikmalaya, Indra Asmara, menegaskan seluruh 351 KDMP di wilayahnya sudah terbentuk dengan badan hukum resmi. “Tahap berikutnya adalah pendampingan usaha agar koperasi tidak hanya berdiri, tapi benar-benar berkembang,” ujarnya, Selasa (2/12/2025).
Pembangunan gerai KDMP merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025. Proyek ini digarap PT Agrinas bersama TNI dengan standar lahan minimal 1.000 meter persegi dan bangunan berukuran 20 x 30 meter. Saat ini, 209 gerai tengah dibangun, sementara 273 desa telah siap menyediakan lahan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gerai KDMP dirancang menjadi pusat ekonomi desa. Pemerintah menanggung pembangunan gedung dan fasilitas, sedangkan desa hanya menyiapkan lahan. Koperasi akan mengelola usaha simpan pinjam, sembako, gas, pupuk, hingga bermitra dengan BUMN.
Indra menekankan, keberadaan KDMP diharapkan memutus ketergantungan warga pada bank keliling. “Masyarakat bisa meminjam modal usaha langsung ke koperasi, sekaligus menjual hasil panen melalui gerai,” jelasnya.
Target pemerintah jelas: seluruh gerai KDMP di Tasikmalaya beroperasi penuh pada Maret 2026. “Dengan dukungan semua pihak, koperasi desa akan menjadi motor penggerak ekonomi rakyat,” tegas Indra.
Penulis : Ade-YR
Editor : TimNewsline/Red









