TASIKMALAYA, newsline.id – Bau menyengat dari dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Tanjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya, memicu keresahan warga. Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (FMPL) Tarikraya menuding instalasi pengolahan limbah cair di sejumlah dapur jauh dari standar.
“Banyak dapur asal pasang instalasi, tapi tidak berfungsi. Di Sukanegara dan Cilolohan kondisinya lebih parah,” kata Ketua FMPL, Shopian Nursyamsi, Kamis (30/4/2026).
FMPL menegaskan, jika tidak ada perbaikan, kasus ini akan dilaporkan ke Satgas Kabupaten.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Camat Tanjungjaya, Rahmat Z.M, mengakui persoalan tersebut. Ia menyebut koordinasi rutin dengan ketua SPPG sudah dilakukan untuk memastikan dapur MBG patuh aturan. “Air buangan wajib jernih sebelum dialirkan. Itu komitmen kami,” ujarnya.
Rahmat menambahkan, pengawasan dilakukan bersama unsur muspika. Satgas Kabupaten bahkan sudah turun bersama tim BGN Pusat. “Tanggal 25–26 Mei nanti tim pusat evaluasi langsung di Tanjungjaya. Target kami, semua dapur beres tanpa pelanggaran,” tegasnya.
Selain limbah, Rahmat menyoroti keluhan warga soal variasi menu. “Kami terbuka terhadap kritik. Semua masukan akan ditindaklanjuti agar pelayanan lebih baik,” katanya.
Dengan pengawasan berlapis dari kecamatan, kabupaten, hingga pusat, pemerintah berharap masalah limbah dapur MBG segera tuntas. Warga pun menunggu bukti nyata, bukan sekadar janji, agar program bergizi gratis benar-benar sehat tanpa meninggalkan bau busuk.
Penulis : Ade-YR
Editor : TimNewsline/Red









