Newsline.id – Tasikmalaya, Jawa Barat,- Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya tengah mempersiapkan perayaan Hari Jadi atau Milangkala ke-394 yang akan digelar pada 24–26 Juli 2026. Sejumlah panggung besar, dekorasi tematik, serta puluhan booth UMKM berbahan bambu telah dipasang di lingkungan kantor Pemkab sebagai simbol kearifan lokal sekaligus dukungan terhadap ekonomi kreatif.
Ketua Panitia Milangkala sekaligus Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Asep Gunadi, A.Md., S.Sos., menegaskan bahwa perayaan tahun ini berkolaborasi dengan Bank Indonesia (BI) dan ANTV, mengusung tema Jayantara Priangan Timur 2026.
“Booth UMKM binaan BI akan menampilkan produk lokal, layanan perbankan, digitalisasi, hingga batik khas Sukapura. Selain itu, desainer lokal yang telah dikurasi desainer nasional akan tampil dalam fashion show. Kami juga menggelar karnaval batik melibatkan SKPD, kecamatan, organisasi profesi, hingga BUMD. Harapannya, jumlah peserta bisa memecahkan rekor MURI,” ujar Asep, Rabu (22/7/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ragam Kegiatan dan Puncak Acara
Rangkaian Milangkala tahun ini tidak hanya menampilkan panggung utama, tetapi juga panggung kecil untuk menampung kreasi seni anak muda Tasikmalaya. Panitia menekankan pentingnya ruang ekspresi bagi generasi muda sebagai bagian dari regenerasi budaya.
Puncak acara akan berlangsung di dua lokasi:
- Lingkungan Kantor Pemkab Tasikmalaya dengan penampilan Band Nasional ST12.
- Lapangan Kecamatan Manonjaya menghadirkan artis nasional seperti Via Vallen dan Salsa Bintan.
Hari Minggu akan diisi dengan upacara peringatan resmi, rapat paripurna DPRD, serta kegiatan masyarakat seperti senam massal, gerebek pasar di Singaparna, dan siaran langsung ANTV dari Manonjaya. Kehadiran media nasional diharapkan memperluas eksposur Tasikmalaya sebagai pusat budaya Priangan Timur.
Anggaran dan Transparansi
Ketika dikonfirmasi mengenai total anggaran, Asep menyebut hal itu masih dalam proses koordinasi dengan BI dan ANTV.
“BI menganggarkan untuk event Jayantara, sementara Pemkab menanggung pos yang tidak dibiayai, seperti artis hiburan melalui Dinas Pariwisata. Semua penggunaan dana akan dipertanggungjawabkan secara terbuka,” jelasnya.
Meski demikian, isu transparansi tetap menjadi sorotan publik. Mekanisme akuntabilitas anggaran perlu dipastikan agar masyarakat dapat mengawasi penggunaan dana secara jelas. Selain acara resmi, sejumlah kegiatan swadaya masyarakat turut masuk dalam rangkaian Milangkala, seperti pesta patok HPDKI, pentaan kampung merah putih di Cibahong, hingga lomba kicau burung di Cipakat.
Keamanan dan Kehadiran Tokoh
Panitia memastikan koordinasi dengan aparat kepolisian, TNI, dan Satpol PP untuk menjamin keamanan, mengingat potensi keramaian besar. Undangan resmi telah dilayangkan kepada Gubernur Jawa Barat, meski kepastian kehadiran belum diperoleh. Namun, acara dipastikan akan dihadiri oleh lima kepala daerah dari wilayah Priangan Timur.
“Kami sudah berkoordinasi terkait protokol penyambutan tamu VIP. Yang pasti, lima kepala daerah di Priangan Timur akan hadir,” pungkas Asep.
Penulis : Chandra Foetra S
Editor : Tim Redaksi










