DPRD Tasikmalaya Tutup Pintu, Aspirasi Warga Dipangkas

Kamis, 23 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (FMPL) Tasikraya menilai DPRD abai terhadap keresahan warga. Kamis (23/4/2026). (Istimewa)

Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (FMPL) Tasikraya menilai DPRD abai terhadap keresahan warga. Kamis (23/4/2026). (Istimewa)

TASIKMALAYA, newsline.id – Aroma busuk politik lokal kembali menyeruak. Polemik program Makan Berzigi Gratis (MBG) di Kecamatan Culamega kini berbalik arah: DPRD Kabupaten Tasikmalaya, yang semestinya menjadi corong aspirasi rakyat, justru menutup rapat pintu audiensi bagi Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (FMPL).

Penolakan itu menyulut amarah publik. Warga menilai wakil rakyat kian jauh dari amanah, lebih sibuk menjaga kepentingan gelap ketimbang mendengar keresahan masyarakat.

FMPL sebelumnya telah mengajukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) pada Selasa (14/4/2026). Namun, DPRD berdalih belum ada keputusan Badan Musyawarah (Bamus).

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Surat sudah kami layangkan sesuai prosedur. Tapi lagi-lagi ditolak dengan alasan klasik,” ujar Ketua FMPL, Shopian Nursyamsi, Rabu (23/4/2026).

Shopian menuding penolakan itu bukan sekadar teknis, melainkan indikasi ada “dapur” yang ingin disembunyikan. “Mungkin mereka takut tungku MBG ikut terbongkar,” sindirnya.

Kekecewaan warga pun membengkak. DPRD dianggap mengkhianati mandat rakyat. “Mereka dipilih untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat, bukan mengurus perut sendiri,” tegas Shopian.

Kini publik menuntut transparansi. Pertanyaan besar menggantung: ada apa di balik “dapur MBG” DPRD Tasikmalaya? Mengapa wakil rakyat lebih memilih bungkam daripada berdiri di sisi warga?

Hingga berita ini diturunkan, DPRD Kabupaten Tasikmalaya belum memberikan keterangan resmi terkait penolakan audiensi FMPL.

Penulis : Ade-YR

Editor : TimNewsline/Red

Berita Terkait

Stadion Mangunreja: Dari Janji Ikon Olahraga Jadi Kuburan Anggaran
Sabu Rasa Fashion: Pasutri di Tasik Jual Pakai Kode Ukuran Baju
Kolaborasi Lintas Sektor Hijaukan Hutan Kota Neglasari Cigombong di Hari Bumi 2026
PWRI Soroti Pembangunan KDMP di Kabupaten Tasikmalaya Hampir 90 Persen Tanpa Papan Proyek, Pemkab Terkesan Tutup Mata
Terjadi di Tasikmalaya, Dapur SPPG Karang Mukti Buang Limbah Sembarangan Picu Reaksi Warga, Ini Tanggapan PAC PP Salawu
Kadis Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya Sulit Ditemui dan Dihubungi, Pengadaan Barang Miliaran Rupiah Tahun 2025 Belum Rampung
Mobil Berlogo Badan Gizi Nasional Terciduk Buang Sampah, Warga Tasikmalaya Murka
48 Siswa PKBM Bina At-Taufiq “Diadu” TKA, Biar Lulusannya Nggak Cuma Sekadar Lulus!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 20:45 WITA

DPRD Tasikmalaya Tutup Pintu, Aspirasi Warga Dipangkas

Kamis, 23 April 2026 - 19:28 WITA

Stadion Mangunreja: Dari Janji Ikon Olahraga Jadi Kuburan Anggaran

Kamis, 23 April 2026 - 18:45 WITA

Sabu Rasa Fashion: Pasutri di Tasik Jual Pakai Kode Ukuran Baju

Rabu, 22 April 2026 - 14:48 WITA

Kolaborasi Lintas Sektor Hijaukan Hutan Kota Neglasari Cigombong di Hari Bumi 2026

Senin, 20 April 2026 - 07:53 WITA

PWRI Soroti Pembangunan KDMP di Kabupaten Tasikmalaya Hampir 90 Persen Tanpa Papan Proyek, Pemkab Terkesan Tutup Mata

Berita Terbaru

Forum Masyarakat Peduli Lingkungan (FMPL) Tasikraya menilai DPRD abai terhadap keresahan warga. Kamis (23/4/2026). (Istimewa)

Jawa Barat

DPRD Tasikmalaya Tutup Pintu, Aspirasi Warga Dipangkas

Kamis, 23 Apr 2026 - 20:45 WITA

Dani Reksa Narada, pemilik akun @Padjamayan, melontarkan kritik pedas dalam sebuah video yang beredar, Selasa (22/4/2026). (Istimewa).

Jawa Barat

Stadion Mangunreja: Dari Janji Ikon Olahraga Jadi Kuburan Anggaran

Kamis, 23 Apr 2026 - 19:28 WITA