Dr. Agun Gunandjar Hadiri Upacara HUT RI Ke-80 di Desa Ciburayut: “Indonesia Maju Hanya Jika Kita Bersatu”

Minggu, 17 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline Bogor – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia, anggota DPR RI Dr. Tr. H. Agun Gunandjar Sudarsa Bc.IP., M.Si hadir langsung di upacara bendera yang digelar di Desa Ciburayut, tempat tinggalnya sejak tahun 2007.

Meski mendapat undangan resmi untuk mengikuti upacara kenegaraan di Istana Negara sebagai pimpinan alat kelengkapan dewan, beliau tetap menyempatkan untuk tetap mengikuti upacara, dan kali ini berada di tengah masyarakat Desa Ciburayut.

“Dengan tema Bersatu, Berdaulat, Sejahtera, Indonesia Maju, saya anggota DPR RI yang berdomisili di Desa Ciburayut pada hari ini tidak bisa ikut upacara kenegaraan di Istana. Walaupun saya mendapatkan undangan, namun karena 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia ini sangat berarti, dan dengan tekad semangat pemerintahan Prabowo-Gibran, maka wajib untuk tetap melakukan upacara. Hari ini saya upacara di Desa Ciburayut, yang inspektur upacaranya adalah Pak Kepala Desa, Pak Dulloh. Saya sudah kenal beliau sejak masih jadi sekretaris desa,” ujar Agun.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak hanya sekadar hadir, Agun juga menyampaikan pesan kebangsaan yang kuat. Ia menekankan bahwa hanya dengan persatuan, Indonesia bisa melaju dan dihormati di kancah internasional.

“Kita hanya bisa Indonesia maju kalau kita bersatu. Lihat saja kebijakan pemerintah di bidang politik, ekonomi, penegakan hukum—banyak hal yang progresif, meski tentu ada yang kurang tepat. Tapi dengan kondisi geopolitik hari ini, tidak ada alternatif lain. Hanya dengan persatuan dan stabilitas, kita bisa jalankan pemerintahan, dan menjadi bangsa yang dihargai dan dihormati bangsa lain,” tegasnya.

Agun juga mengapresiasi antusiasme warga dalam penyelenggaraan upacara yang benar-benar digerakkan dari masyarakat. “Saya bangga, karena upacara hari ini murni dari masyarakat. RT, RW diundang, seluruh kepala desa terdahulu juga hadir. Pelaksananya warga sendiri, tidak ambil orang dari luar. Ini bisa jadi contoh buat desa-desa lain,” ungkapnya dengan semangat.

Tak lupa, Agun juga menyampaikan pandangannya soal dinamika demokrasi. Ia mengimbau semua pihak untuk menjaga persatuan, meski berbeda pandangan.

“Kepada seluruh pihak yang mungkin masih bersikap kontradiktif, kami menerimanya sebagai bagian dari demokrasi. Itu sesuatu yang niscaya dan tidak bisa dihindarkan. Saya yakin mereka juga punya niat baik untuk kemajuan bangsa. Jangan sampai perbedaan itu dianggap sebagai disintegrasi, karena kita memang Bhinneka. Kita kembali pada semboyan Bhinneka Tunggal Ika,” ujarnya.

Sebagai penutup, Agun menyampaikan optimisme terhadap masa depan Indonesia, khususnya Desa Ciburayut yang terus mengalami perkembangan. “Saya tinggal di sini sejak 2007 dan melihat sendiri perkembangan jalan, ekonomi, dan lapangan. Saya yakin, 80 tahun bahkan sampai 5 tahun ke depan, kita akan lebih sejahtera,” tutupnya.

 

(Wandi.A)

Berita Terkait

RSIA Respati Perlihatkan Dokumen, KMMP Masih Minta Klarifikasi Sempadan Sungai
Ratusan Mahasiswa Jebol Gerbang DPRD Kota Tasikmalaya, Unjuk Rasa Warnai Kericuhan, Satu Orang Polisi Terluka
Pemkab Tasikmalaya Alokasikan Rp29,1 Miliar Dari APBD 2026 untuk Tiga Proyek Jalan dan Jembatan Penghubung SOR Mangunreja ke Komplek Pemda
Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar
Kabid Bangunan DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Buka Suara Usai Diseret Kasus Dugaan Penipuan Dengan Modus SPK Bodong Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2025 Rp400 Juta
Janjikan Proyek Revitalisasi di Dua Sekolah Gunakan SPK Bodong dan Sebut Nama Kabid DPUTRLH dan Disdikbud Kabupaten Tasikmalaya, Seorang Pengusaha Ditipu 400 Juta Laporan Ke Polres Tasikmalaya Kota
Dugaan Jual Beli Proyek Rehabilitasi Sekolah: Kabid PJK DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Terseret Dipanggil Penyidik Polres Tasikmalaya Kota
PD BPR Artha Sukapura Dorong Budaya Menabung Lewat Program Tabungan Sukapura Plus, Undian Periode 2026 Akan Dilaksanakan di HUT ke-16 Pada Februari 2027 Mendatang
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:46 WITA

RSIA Respati Perlihatkan Dokumen, KMMP Masih Minta Klarifikasi Sempadan Sungai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:22 WITA

Ratusan Mahasiswa Jebol Gerbang DPRD Kota Tasikmalaya, Unjuk Rasa Warnai Kericuhan, Satu Orang Polisi Terluka

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:20 WITA

Pemkab Tasikmalaya Alokasikan Rp29,1 Miliar Dari APBD 2026 untuk Tiga Proyek Jalan dan Jembatan Penghubung SOR Mangunreja ke Komplek Pemda

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35 WITA

Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:20 WITA

Kabid Bangunan DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Buka Suara Usai Diseret Kasus Dugaan Penipuan Dengan Modus SPK Bodong Program Revitalisasi Sekolah Tahun 2025 Rp400 Juta

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:19 WITA