Drama Penculikan Bayi di Singaparna, Polisi Bekuk Pelaku dan Siapkan Hukuman Berat

Senin, 9 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polres Tasikmalaya merilis kasus dugaan penculikan bayi berusia dua bulan, Senin (9/2/2026).

Polres Tasikmalaya merilis kasus dugaan penculikan bayi berusia dua bulan, Senin (9/2/2026).

TASIKMALAYA, newslinejabar.id  – Warga Singaparna digegerkan oleh kabar penculikan bayi berusia dua bulan di sekitar Masjid Agung, Senin (2/2/2026) pagi. Polisi bergerak cepat, dan tak butuh waktu lama untuk meringkus sosok pria berinisial WD yang diduga jadi dalang peristiwa ini.

Plh Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, Ipda Agus, mengungkapkan WD awalnya berkenalan dengan sang ibu lewat media sosial. Hubungan singkat itu berubah jadi bumerang: korban mengaku kerap “dipengaruhi” secara psikologis hingga menuruti permintaan, bahkan memberi bantuan materi.

Puncaknya, WD nekat membawa sang bayi dengan ancaman. “Korban ketakutan karena tersangka mengancam akan membuang bayi jika berteriak atau melapor,” jelas Agus dalam konferensi pers, Senin (9/2/2026).

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Motif pasti masih diselidiki, namun polisi menegaskan WD dijerat Pasal 452 KUHP sesuai Undang-Undang RI Nomor 1 Tahun 2023. Ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara menanti.

Ketua KPID Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, menilai kasus ini jadi alarm keras bagi masyarakat. “Jangan gampang percaya orang asing di dunia maya. Ancaman bisa menimpa siapa saja, termasuk anak-anak,” tegasnya.

Kabar baiknya, bayi dalam kondisi sehat. Kepala UPTD PPA Dinas Sosial Kabupaten Tasikmalaya, Carmono, memastikan pemeriksaan kesehatan rutin sudah dilakukan bersama puskesmas dan bidan. “Pendampingan psikologis juga diberikan agar ibu dan anak bisa pulih,” ujarnya.

Polisi kini mendalami kemungkinan adanya unsur pemerasan maupun eksploitasi. Satreskrim Polres Tasikmalaya berjanji mengusut tuntas kasus yang bikin heboh ini.

Penulis : Ade-YR

Editor : TimNewsline/Red

Berita Terkait

Ratusan Mahasiswa Jebol Gerbang DPRD Kota Tasikmalaya, Unjuk Rasa Warnai Kericuhan, Satu Orang Polisi Terluka
Pemkab Tasikmalaya Alokasikan Rp29,1 Miliar Dari APBD 2026 untuk Tiga Proyek Jalan dan Jembatan Penghubung SOR Mangunreja ke Komplek Pemda
Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja
Seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026
Camat se-Kabupaten Tasikmalaya Kompak Sampaikan Ucapan Hari Santri Nasional 2026, Tono Haeruman: Santri Berdaya, Negeri Jaya
Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar
Kesehatan Jiwa Bukan Hal Tabu: RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Dorong Peran Aktif Masyarakat dan Layanan Inklusif
Sambut Hari Santri Nasional 2026, Kepala Desa Papayan Sumarna Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:22 WITA

Ratusan Mahasiswa Jebol Gerbang DPRD Kota Tasikmalaya, Unjuk Rasa Warnai Kericuhan, Satu Orang Polisi Terluka

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:20 WITA

Pemkab Tasikmalaya Alokasikan Rp29,1 Miliar Dari APBD 2026 untuk Tiga Proyek Jalan dan Jembatan Penghubung SOR Mangunreja ke Komplek Pemda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:19 WITA

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:34 WITA

Seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35 WITA

Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:19 WITA