TASIKMALAYA, newsline.id – Empat hari menjelang hari Idul Fitri 1457 H, arus mudik di jalur selatan Tasikmalaya, Selasa (17/3/2026), terpantau ramai namun tidak menimbulkan kemacetan. Kendaraan dari arah Bandung menuju Tasikmalaya mengalir stabil tanpa hambatan berarti.
Di kawasan Gentong, mobil pribadi mendominasi jalur utama. Sementara itu, jumlah pemudik dengan sepeda motor terlihat menurun.
Kondisi ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, ketika jalur Gentong biasanya dipadati pengendara roda dua pada sore hingga malam hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hujan deras yang mengguyur sejak siang diduga menjadi penyebab berkurangnya pemudik motor.
Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan, menyebutkan jumlah kendaraan yang melintas pada H-4 mencapai sekitar 20 ribu unit.
“Meski hujan sempat turun cukup lebat, arus kendaraan tetap lancar. Hingga malam ini tidak ada antrean panjang maupun kepadatan signifikan,” ujarnya saat dihubungi sejumlah awak media. Selasa (17/3/2026).
Riki menambahkan, lalu lintas di simpang tiga Pamoyanan dan Sukarame masih terkendali. Tidak ada laporan kecelakaan besar, hanya insiden kecil yang dapat ditangani langsung di lokasi.
Ia mengimbau pemudik agar tetap berhati-hati serta memanfaatkan pos pengamanan dan pos pelayanan yang disediakan Polri.
Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Andi Purwanto, memprediksi peningkatan arus kendaraan akan terjadi pada H-4 dan H-2 Idul Fitri, seiring dimulainya masa cuti bersama.
“Lonjakan biasanya terjadi saat cuti bersama dimulai. Kami sudah menyiapkan langkah antisipasi,” jelasnya.
Selain mengatur arus lalu lintas, aparat juga menyoroti potensi bencana di kawasan Gentong. Cuaca ekstrem dinilai dapat memicu gangguan perjalanan, sehingga pemudik diimbau tetap waspada dan menyiapkan perjalanan dengan matang.
Penulis : Ade-YR
Editor : TimNewsline/Red









