Newsline.id – Tasikmalaya, Jawa Barat,- Proses pencairan Dana Desa tahap kedua di Kabupaten Tasikmalaya mengalami hambatan serius akibat gangguan teknis pada dua aplikasi pemerintah, yakni Sistem Keuangan Desa (Siskedes), yakni Sistem Keuangan Desa (Siskedes) dan OMSPAM. Akibatnya, ratusan desa belum menerima dana yang seharusnya sudah cair.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tasikmalaya, Asep Darisman, menjelaskan bahwa kedua sistem tersebut saling terintegrasi dalam proses pencairan.
Ketika salah satu mengalami error, apalagi keduanya, maka proses pencairan otomatis terhenti.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Siskedes itu aplikasi buatan pemerintah daerah berdasarkan rujukan dari BPKP. Setelah lolos dari Siskedes, data masuk ke OMSPAM yang dikelola Kementerian Keuangan.
Kalau salah satu error, proses pencairan jadi sangat terhambat,” ujar Asep saat ditemui awak media, Senin (21/10/2025).
Gangguan ini telah berlangsung lebih dari dua mingguan. Meski ada harapan perbaikan, hingga kini belum ada kepastian kapan OMSPAM akan kembali normal.
“Kami masih menunggu kabar soal perbaikan kedua aplikasi tersebut,”tambahnya.
Dana Tahap Kedua Belum Merata
Dari total 351 desa di Kabupaten Tasikmalaya, baru sekitar 160 desa yang datanya sempat masuk sebelum gangguan terjadi. Namun, hanya sekitar 100 desa yang benar-benar sudah menerima dana.
“Sisanya masih tertahan karena sistemnya error. Jadi belum bisa diproses lebih lanjut,” jelas Asep.
Bantuan Provinsi Juga Tertunda
Selain Dana Desa, pencairan bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Banprov) juga belum terealisasi. Asep menyebutkan bahwa pihaknya telah mengikuti rapat koordinasi di tingkat provinsi dan berharap pencairan bisa dilakukan pada Oktober ini.
“Kami berharap semua proses bisa segera selesai agar dana bisa dimanfaatkan oleh setiap desa sesuai peruntukannya,” tutupnya.
Penulis : Chandra F Simatupang
Editor : Chandra Foetra S









