Gangguan Aplikasi Hambat Pencairan Dana Desa di Tasikmalaya, Ratusan Desa Masih Menunggu

Selasa, 21 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id – Tasikmalaya, Jawa Barat,- Proses pencairan Dana Desa tahap kedua di Kabupaten Tasikmalaya mengalami hambatan serius akibat gangguan teknis pada dua aplikasi pemerintah, yakni Sistem Keuangan Desa (Siskedes), yakni Sistem Keuangan Desa (Siskedes) dan OMSPAM. Akibatnya, ratusan desa belum menerima dana yang seharusnya sudah cair.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Tasikmalaya, Asep Darisman, menjelaskan bahwa kedua sistem tersebut saling terintegrasi dalam proses pencairan.

Ketika salah satu mengalami error, apalagi keduanya, maka proses pencairan otomatis terhenti.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Siskedes itu aplikasi buatan pemerintah daerah berdasarkan rujukan dari BPKP. Setelah lolos dari Siskedes, data masuk ke OMSPAM yang dikelola Kementerian Keuangan.

Kalau salah satu error, proses pencairan jadi sangat terhambat,” ujar Asep saat ditemui awak media, Senin (21/10/2025).

Gangguan ini telah berlangsung lebih dari dua mingguan. Meski ada harapan perbaikan, hingga kini belum ada kepastian kapan OMSPAM akan kembali normal.

“Kami masih menunggu kabar soal perbaikan kedua aplikasi tersebut,”tambahnya.

Dana Tahap Kedua Belum Merata

Dari total 351 desa di Kabupaten Tasikmalaya, baru sekitar 160 desa yang datanya sempat masuk sebelum gangguan terjadi. Namun, hanya sekitar 100 desa yang benar-benar sudah menerima dana.

“Sisanya masih tertahan karena sistemnya error. Jadi belum bisa diproses lebih lanjut,” jelas Asep.

Bantuan Provinsi Juga Tertunda

Selain Dana Desa, pencairan bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Banprov) juga belum terealisasi. Asep menyebutkan bahwa pihaknya telah mengikuti rapat koordinasi di tingkat provinsi dan berharap pencairan bisa dilakukan pada Oktober ini.

“Kami berharap semua proses bisa segera selesai agar dana bisa dimanfaatkan oleh setiap desa sesuai peruntukannya,” tutupnya.

Penulis : Chandra F Simatupang

Editor : Chandra Foetra S

Berita Terkait

Ratusan Mahasiswa Jebol Gerbang DPRD Kota Tasikmalaya, Unjuk Rasa Warnai Kericuhan, Satu Orang Polisi Terluka
Pemkab Tasikmalaya Alokasikan Rp29,1 Miliar Dari APBD 2026 untuk Tiga Proyek Jalan dan Jembatan Penghubung SOR Mangunreja ke Komplek Pemda
Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja
Seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026
Camat se-Kabupaten Tasikmalaya Kompak Sampaikan Ucapan Hari Santri Nasional 2026, Tono Haeruman: Santri Berdaya, Negeri Jaya
Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar
Kesehatan Jiwa Bukan Hal Tabu: RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Dorong Peran Aktif Masyarakat dan Layanan Inklusif
Sambut Hari Santri Nasional 2026, Kepala Desa Papayan Sumarna Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:22 WITA

Ratusan Mahasiswa Jebol Gerbang DPRD Kota Tasikmalaya, Unjuk Rasa Warnai Kericuhan, Satu Orang Polisi Terluka

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:20 WITA

Pemkab Tasikmalaya Alokasikan Rp29,1 Miliar Dari APBD 2026 untuk Tiga Proyek Jalan dan Jembatan Penghubung SOR Mangunreja ke Komplek Pemda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:19 WITA

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:34 WITA

Seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35 WITA

Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:19 WITA