Kabel Semrawut di Tasikmalaya: Mayoritas Provider Belum Punya Izin

Kamis, 5 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi jaringan internet di Kabupaten Tasikmalaya./Istimewa.///.

Ilustrasi jaringan internet di Kabupaten Tasikmalaya./Istimewa.///.

TASIKMALAYA, newsline.id – Pemandangan jalan di Kota Tasikmalaya kini tak hanya dihiasi baliho dan spanduk. Kabel fiber optik yang bergelantungan di berbagai sudut kota menambah kesan semrawut, seolah kota berubah menjadi hutan kabel.

Fenomena ini bukan sekadar soal estetika. Fakta dilapangan menunjukkan sebagaian besar penyedia layanan internet di daerah tersebut beroperasi tanpa izin resmi.

Wildan Nuruzzaman, pejabat fungsional Bidang Jalan dan Jembatan di Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Lingkungan Hidup (DPUTRLH), mengakui persoalan tersebut.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebagian besar provider memang belum memiliki izin. Selama ini PU hanya memberikan rekomendasi, bukan izin. Tahun ini kewenangan akan dialihkan ke DPMTSP,” ujar Wildan usai audiensi di Gedung DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (5/2/2026).

Padahal, aturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2020 menegaskan bahwa izin operasional berada di bawah kewenangan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMTSP). Lemahnya koordinasi antarinstansi membuat regulasi tersebut tidak berjalan efektif.

Data sementara mencatat hanya sekitar 5 persen penyedia internet yang terdaftar resmi. Dari 10 perusahaan yang masuk daftar, antara lain IFORTE, MyRepublic, dan Eikonet.

Sementara itu, sekitar 90–95 persen jaringan fiber optik yang terpasang di Tasikmalaya tidak memiliki izin dan tidak tercatat dalam database pemerintah.

Lebih memprihatinkan lagi, pemerintah daerah tidak memiliki data lengkap mengenai kepemilikan tiang maupun jalur kabel.

“Ketika ditanya siapa pemilik jaringan di satu ruas jalan, kami tidak bisa menjawab. Database tidak tersedia, baik di PU maupun di DPMTSP,” jelas Wildan.

Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius. Kabel liar bukan hanya mengganggu keindahan kota, tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan teknis, ancaman keselamatan, hingga perselisihan antarpenyedia layanan.

Tasikmalaya kini dihadapkan pada sebuah pilihan seperti menertibkan jaringan kabel atau membiarkan kota terus dibelit infrastruktur tanpa aturan. Regulasi yang jelas dan koordinasi lintas dinas menjadi kebutuhan mendesak agar pembangunan internet tidak berjalan di jalur ilegal.

Ketua DPRD Kabupaten Tasikmalaya, Budi Ahdiat, menegaskan bahwa persoalan ini harus segera ditangani melalui rapat koordinasi komisi.

“Masalah izin dan pemanfaatan harus dibahas, termasuk apakah memberi kontribusi terhadap PAD atau tidak,” katanya.

Ia menambahkan, sejumlah regulasi masih belum jelas sehingga perlu segera dirumuskan dan ditindaklanjuti dalam rapat koordinasi yang dijadwalkan Selasa mendatang.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Kabupaten Tasikmalaya belum memberikan keterangan resmi.

Penulis : Ade-YR

Editor : TimNewsline/Red

Berita Terkait

RSIA Respati Perlihatkan Dokumen, KMMP Masih Minta Klarifikasi Sempadan Sungai
Ratusan Mahasiswa Jebol Gerbang DPRD Kota Tasikmalaya, Unjuk Rasa Warnai Kericuhan, Satu Orang Polisi Terluka
Pemkab Tasikmalaya Alokasikan Rp29,1 Miliar Dari APBD 2026 untuk Tiga Proyek Jalan dan Jembatan Penghubung SOR Mangunreja ke Komplek Pemda
Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja
Seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026
Camat se-Kabupaten Tasikmalaya Kompak Sampaikan Ucapan Hari Santri Nasional 2026, Tono Haeruman: Santri Berdaya, Negeri Jaya
Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar
Kesehatan Jiwa Bukan Hal Tabu: RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Dorong Peran Aktif Masyarakat dan Layanan Inklusif
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:46 WITA

RSIA Respati Perlihatkan Dokumen, KMMP Masih Minta Klarifikasi Sempadan Sungai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:22 WITA

Ratusan Mahasiswa Jebol Gerbang DPRD Kota Tasikmalaya, Unjuk Rasa Warnai Kericuhan, Satu Orang Polisi Terluka

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:20 WITA

Pemkab Tasikmalaya Alokasikan Rp29,1 Miliar Dari APBD 2026 untuk Tiga Proyek Jalan dan Jembatan Penghubung SOR Mangunreja ke Komplek Pemda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:19 WITA

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Camat se-Kabupaten Tasikmalaya Kompak Sampaikan Ucapan Hari Santri Nasional 2026, Tono Haeruman: Santri Berdaya, Negeri Jaya

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:19 WITA