Kasus Desa Terus Numpuk, Mobil Siaga Raib, Inspektorat Pilih Tidur

Selasa, 3 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Inspektorat Kabupaten Tasikmalaya

Ilustrasi Inspektorat Kabupaten Tasikmalaya

TASIKMALAYA, newsline.id – Deretan kasus desa di Kabupaten Tasikmalaya kian menumpuk. Sejak 2018, publik masih menunggu kepastian atas dugaan penyimpangan Bumdesma yang melibatkan 14 kepala desa di Kecamatan Cigalontang.

Kini, Desa Sukasenang, Kecamatan Tanjungjaya, kembali menambah daftar panjang masalah yang belum terselesaikan.

Program mobil siaga desa senilai Rp 270 juta yang dijanjikan oleh pihak ketiga itu sejak September 2025, hilang tanpa jejak. Jalan desa tetap kosong, janji tak pernah ditepati. Kepala desa bahkan jatuh sakit, diduga akibat tekanan mental dari program yang tak kunjung terealisasi.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kanit Tipikor Polres Tasikmalaya, Ipda Suryana, memastikan laporan dugaan raibnya dana desa sudah masuk.

“Benar, laporan sudah kami terima kurang lebih satu minggu ke belakang,” tegasnya, Selasa (3/2/2026). Polisi kini tengah mendalami kasus yang mencoreng wajah pembangunan desa.

Namun, ketika sejumlah awak media mencoba meminta penjelasan dari inspektorat Kabupaten Tasikmalaya, jawaban yang muncul justru hening.

Baik lewat telepon maupun kunjungan langsung, lembaga pengawas itu memilih bungkam. Publik pun kembali mengingat kasus lama yang auditnya mandek bertahun-tahun, tak pernah jelas ujungnya.

Diamnya inspektorat menimbulkan tanda tanya besar. Padahal fungsi pengawasan sudah jelas, tugasnya terang benderang. Mobil siaga raib, kepala desa sakit, laporan masuk ke polisi, tapi inspektorat tetap tak bergeming. Desa menunggu, rakyat menanti, kepercayaan terkikis.

Apakah ini sekadar kelalaian, atau ada “tangan-tangan gelap” yang bermain di balik proyek desa? Lampu merah sudah menyala. Jika pengawasan terus lumpuh, publik tak salah bila menuding ada permainan besar yang merusak tata kelola dana desa di Tasikmalaya.

Penulis : Ade-YR

Editor : TimNewsline/Red

Berita Terkait

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja
Seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026
Camat se-Kabupaten Tasikmalaya Kompak Sampaikan Ucapan Hari Santri Nasional 2026, Tono Haeruman: Santri Berdaya, Negeri Jaya
Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar
Kesehatan Jiwa Bukan Hal Tabu: RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Dorong Peran Aktif Masyarakat dan Layanan Inklusif
Sambut Hari Santri Nasional 2026, Kepala Desa Papayan Sumarna Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Hari Santri Nasional 2026, Hj. Yuli Nurhayati Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Santri Sehat, Negeri Kuat! Otong Kusmana Dorong Masyarakat Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:19 WITA

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:34 WITA

Seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Camat se-Kabupaten Tasikmalaya Kompak Sampaikan Ucapan Hari Santri Nasional 2026, Tono Haeruman: Santri Berdaya, Negeri Jaya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35 WITA

Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:44 WITA

Sambut Hari Santri Nasional 2026, Kepala Desa Papayan Sumarna Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:19 WITA