Kasus Dugaan Pemerasan Hewan Kurban, Polda Jabar Siap Gelar Perkara

Rabu, 7 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi hewan kurban./Istimewa.///.

Ilustrasi hewan kurban./Istimewa.///.

TASIKMALAYA, newsline.id – Kasus dugaan pemerasan dalam proyek pengadaan hewan kurban Idul Adha 2025 di Kabupaten Tasikmalaya kembali mencuat. Setelah lama redup, perkara yang menyeret nama Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, itu kini memasuki babak baru.

Tim penyidik Satreskrim Polres Tasikmalaya memastikan kasus tersebut masih berjalan. Gelar perkara dijadwalkan berlangsung di Polda Jawa Barat untuk membedah konstruksi hukum secara menyeluruh.

“Kasusnya masih terus berproses. Saat ini kami menunggu konfirmasi dari Polda Jawa Barat untuk pelaksanaan gelar perkara di sana,” ujar Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Ridwan Budiarta, Selasa (7/1/2026).

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Skandal ini bermula datang dari laporan salah seorang pengusaha pemenang tender e-katalog pengadaan hewan kurban.

Proyek bernilai besar itu mencakup 250 ekor domba, 100 ekor sapi, dan dua ekor sapi jumbo.

Namun, setelah penetapan pemenang, muncul dugaan permintaan dana di luar kontrak, kompensasi Rp50 juta untuk penetapan titik Calon Penerima dan Calon Lokasi (CPCL), serta 3% dari total proyek senilai Rp126 juta yang disebut-sebut mengalir ke kepala daerah.

Dugaan gratifikasi juga menyeruak berupa permintaan tambahan hewan kurban di luar spesifikasi kontrak resmi.

Kuasa hukum pelapor, Firman Nurhakim, telah melayangkan laporan sejak 11 Agustus 2025. Lambannya penanganan kasus ini memicu kritik keras dari berbagai kalangan.

Setelah sebelumnya menjadi sorotan Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya, kini giliran Koalisi Mahasiswa dan Rakyat Tasikmalaya (KMRT) yang menuntut transparansi.

“Penanganan perkara ini terkesan berlarut-larut dan berpotensi kehilangan momentum. Jangan sampai kasus yang menyangkut hajat hidup masyarakat dan anggaran besar ini menguap tanpa kepastian hukum,” tegas Presiden KMRT, Ahmad Ripa.

Publik kini menanti langkah tegas aparat penegak hukum dalam mengurai kasus yang menyentuh kepentingan masyarakat luas sekaligus menguji profesionalitas kepolisian di tengah sorotan publik.

Penulis : Ade-YR

Editor : TimNewsline/Red

Berita Terkait

Mobil Berlogo Badan Gizi Nasional Terciduk Buang Sampah, Warga Tasikmalaya Murka
48 Siswa PKBM Bina At-Taufiq “Diadu” TKA, Biar Lulusannya Nggak Cuma Sekadar Lulus!
Kasus Penipuan Rp500 Juta di Bekasi: Penyidik “Melempem”, Korban Teriak Minta Kapolres Turun Tangan!
PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor
Kekerasan Brutal di Cigombong, PWRI Bogor Raya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Pemilik Padepokan STJ Dilaporkan, Warga Purwarahayu Geruduk Polres Tasikmalaya
PT Kahaptex Dukung Gerakan Penanaman Pohon FKMGS di Cipelang
Gudang Padepokan Dibakar Gegara Live TikTok, Polisi Pastikan Penegakan Hukum Profesional
Berita ini 137 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 03:12 WITA

Mobil Berlogo Badan Gizi Nasional Terciduk Buang Sampah, Warga Tasikmalaya Murka

Selasa, 14 April 2026 - 18:54 WITA

48 Siswa PKBM Bina At-Taufiq “Diadu” TKA, Biar Lulusannya Nggak Cuma Sekadar Lulus!

Senin, 13 April 2026 - 17:29 WITA

Kasus Penipuan Rp500 Juta di Bekasi: Penyidik “Melempem”, Korban Teriak Minta Kapolres Turun Tangan!

Minggu, 12 April 2026 - 18:52 WITA

PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor

Minggu, 12 April 2026 - 13:42 WITA

Kekerasan Brutal di Cigombong, PWRI Bogor Raya Desak Polisi Tangkap Pelaku

Berita Terbaru

Jawa Barat

PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor

Minggu, 12 Apr 2026 - 18:52 WITA