TASIKMALAYA, newsline.id – Kasus dugaan pemerasan dalam proyek pengadaan hewan kurban Idul Adha 2025 di Kabupaten Tasikmalaya kembali mencuat. Setelah lama redup, perkara yang menyeret nama Bupati Tasikmalaya, Cecep Nurul Yakin, itu kini memasuki babak baru.
Tim penyidik Satreskrim Polres Tasikmalaya memastikan kasus tersebut masih berjalan. Gelar perkara dijadwalkan berlangsung di Polda Jawa Barat untuk membedah konstruksi hukum secara menyeluruh.
“Kasusnya masih terus berproses. Saat ini kami menunggu konfirmasi dari Polda Jawa Barat untuk pelaksanaan gelar perkara di sana,” ujar Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Ridwan Budiarta, Selasa (7/1/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Skandal ini bermula datang dari laporan salah seorang pengusaha pemenang tender e-katalog pengadaan hewan kurban.
Proyek bernilai besar itu mencakup 250 ekor domba, 100 ekor sapi, dan dua ekor sapi jumbo.
Namun, setelah penetapan pemenang, muncul dugaan permintaan dana di luar kontrak, kompensasi Rp50 juta untuk penetapan titik Calon Penerima dan Calon Lokasi (CPCL), serta 3% dari total proyek senilai Rp126 juta yang disebut-sebut mengalir ke kepala daerah.
Dugaan gratifikasi juga menyeruak berupa permintaan tambahan hewan kurban di luar spesifikasi kontrak resmi.
Kuasa hukum pelapor, Firman Nurhakim, telah melayangkan laporan sejak 11 Agustus 2025. Lambannya penanganan kasus ini memicu kritik keras dari berbagai kalangan.
Setelah sebelumnya menjadi sorotan Komisi I DPRD Kabupaten Tasikmalaya, kini giliran Koalisi Mahasiswa dan Rakyat Tasikmalaya (KMRT) yang menuntut transparansi.
“Penanganan perkara ini terkesan berlarut-larut dan berpotensi kehilangan momentum. Jangan sampai kasus yang menyangkut hajat hidup masyarakat dan anggaran besar ini menguap tanpa kepastian hukum,” tegas Presiden KMRT, Ahmad Ripa.
Publik kini menanti langkah tegas aparat penegak hukum dalam mengurai kasus yang menyentuh kepentingan masyarakat luas sekaligus menguji profesionalitas kepolisian di tengah sorotan publik.
Penulis : Ade-YR
Editor : TimNewsline/Red









