Newsline id – Tasikmalaya, Jawa Barat,- Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan dan menciptakan lingkungan belajar yang lebih representatif, SMP AL Huda Cigalontang melaksanakan program revitalisasi satuan pendidikan dengan total anggaran sebesar Rp 1.836.000.000. Dana tersebut berasal dari Program APBN Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025, yang digulirkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
Revitalisasi ini menjadi tonggak penting dalam menjawab tantangan pendidikan abad ke-21, di mana kualitas sarana dan prasarana menjadi elemen krusial dalam menciptakan proses pembelajaran yang efektif, inklusif, dan berdaya saing.
Rincian Pembangunan dan Rehabilitasi
Kepala SMP AL Huda Cigalontang, Drs. Lutfi Ubaedah, menjelaskan bahwa alokasi dana tersebut digunakan untuk membiayai enam kegiatan utama yang mencakup pembangunan dan rehabilitasi fasilitas sekolah:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
- Pembangunan: ruang UKS dan WC siswa
- Rehabilitasi: 4 ruang kelas, laboratorium, WC guru, ruang kepala sekolah, guru, dan petugas umum
“Tujuan utamanya adalah menciptakan kenyamanan kerja bagi tenaga pendidik dan staf administrasi, sekaligus memberikan ruang belajar yang aman dan layak bagi siswa,” ujar Lutfi.
Progres Pembangunan dan Partisipasi Masyarakat
Proyek revitalisasi dimulai pada 22 Juli 2025 dan ditargetkan rampung pada 31 Desember 2025, dengan total waktu pengerjaan selama 150 hari kerja. Saat ini, progres pembangunan telah mencapai 40%, menunjukkan komitmen tinggi dari seluruh pihak yang terlibat.
Menariknya, semangat para pekerja patut diapresiasi. Mereka memulai aktivitas sejak pukul 07.00 pagi, istirahat pukul 12.00–13.00, dan melanjutkan pekerjaan hingga sore hari. Bahkan, beberapa pekerja memilih makan sebelum jam kerja dimulai agar bisa langsung fokus bekerja.
Pihak sekolah juga melibatkan komite sekolah dan masyarakat sekitar dalam proses pengawasan, sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana publik.
Tujuan dan Dampak Revitalisasi
Revitalisasi ini bukan sekadar perbaikan fisik, melainkan juga merupakan wujud harapan dan perjuangan panjang. “Usulan ini sudah kami ajukan sejak tahun 2020 karena usia bangunan sudah mencapai 20 tahun. Beberapa ruang bahkan tidak bisa digunakan karena berisiko runtuh,” ungkap Lutfi.
Ia menambahkan bahwa program ini sangat membantu masyarakat di wilayah pelosok yang hanya memiliki akses pendidikan terbatas. SMP AL Huda menopang lima SD Negeri di sekitarnya, dan diharapkan mampu menarik siswa dari luar daerah untuk bersekolah di sini.
“Dengan sarana yang memadai, kenyamanan anak lebih terjamin, guru lebih betah, dan insyaallah kami bisa menyediakan asrama agar siswa bisa sekaligus mengikuti program pesantren,” imbuhnya.
Ucapan Terima Kasih dan Harapan ke Depan
“Kami keluarga besar SMP AL Huda Cigalontang menyampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Pemerintah Pusat melalui Direktorat Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen), serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tasikmalaya atas perhatian dan dukungannya,” ujar Lutfi saat dikonfirmasi oleh awak media.
Ia menutup dengan penuh optimisme, “Dengan adanya revitalisasi ini, kami yakin suasana belajar akan semakin kondusif, aman, nyaman, dan menyenangkan. Fasilitas baru ini diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung proses belajar mengajar, menumbuhkan semangat belajar peserta didik, serta meningkatkan kualitas pendidikan di SMP AL Huda Cigalontang khususnya, dan di Kabupaten Tasikmalaya pada umumnya.”
“Semoga segala perhatian, bantuan, dan kebijakan baik yang telah diberikan menjadi amal jariyah serta mendapat balasan yang berlipat ganda dari Allah SWT,” pungkasnya. (Tim/Red)









