Menhan Sjafrie Ingatkan Pentingnya Sejarah dalam Pembekalan SPPI di Malang

Rabu, 28 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menhan Sjafrie Ingatkan Pentingnya Sejarah dalam Pembekalan SPPI di Malang

Menhan Sjafrie Ingatkan Pentingnya Sejarah dalam Pembekalan SPPI di Malang

Malang, Newsline.id– Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan kerja ke Dodikjur Rindam V/Brawijaya, Kota Malang, Jawa Timur. Senin (26/5/2025).Kunjungan tersebut dalam rangka meninjau dan memberikan pembekalan terhadap para Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) yang saat ini telah mengikuti pelatihan bela negara selama kurun waktu tiga bulan.

Saat memberikan arahan kepada para SPPI, Menhan Sjafrie menyatakan bahwa para peserta akan dibekali etos kerja dan kedisiplinan, serta kemampuan bela negara, bukan untuk dijadikan prajurit TNI, melainkan sebagai komponen cadangan yang dipersiapkan apabila negara memerlukan, baik dalam mendukung pembangunan nasional maupun menjaga kedaulatan negara bersama TNI.

Lebih lanjut, Menhan berpesan agar para SPPI tidak melupakan sejarah, karena sejarah merupakan sarana untuk menunjukkan bahwa bangsa Indonesia memiliki peradaban.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin yang turut mendampingi Menhan, mengapresiasi perhatian Menhan terhadap pembangunan kekuatan pertahanan negara saat ini. Bahkan, Pangdam berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelatihan yang saat ini dijalani oleh para SPPI saat ini. “Kami siap melatih, membina, dan mendampingi para anggota SPPI agar mereka mampu menjadi bagian penting dalam sistem pertahanan negara,” ujar Pangdam V/Brawijaya.

Sebagai bentuk perhatian terhadap kesiapan dan kenyamanan peserta pelatihan, Menhan bersama Pangdam dan sejumlah Perwira TNI AD meninjau langsung berbagai fasilitas di Rindam, mulai dari barak, ruang makan, kamar mandi, hingga dapur lapangan. (Biro Infohan Setjen Kemhan) (**)

Sumber : kemenhan RI

 

 

Berita Terkait

Terjadi di Tasikmalaya, Dapur SPPG Karang Mukti Buang Limbah Sembarangan Picu Reaksi Warga, Ini Tanggapan PAC PP Salawu
Kadis Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya Sulit Ditemui dan Dihubungi, Pengadaan Barang Miliaran Rupiah Tahun 2025 Belum Rampung
Mobil Berlogo Badan Gizi Nasional Terciduk Buang Sampah, Warga Tasikmalaya Murka
48 Siswa PKBM Bina At-Taufiq “Diadu” TKA, Biar Lulusannya Nggak Cuma Sekadar Lulus!
PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor
Pemilik Padepokan STJ Dilaporkan, Warga Purwarahayu Geruduk Polres Tasikmalaya
RSUD Tasikmalaya Dikecam: Limbah B3, Dugaan Malpraktik, dan Anggaran Rp787 Juta Diduga Bermasalah
Halalbihalal KOPAJA di Villa Safa, RT/RW Desa Pasir Jaya Perkuat Kebersamaan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 13:33 WITA

Terjadi di Tasikmalaya, Dapur SPPG Karang Mukti Buang Limbah Sembarangan Picu Reaksi Warga, Ini Tanggapan PAC PP Salawu

Sabtu, 18 April 2026 - 18:33 WITA

Kadis Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya Sulit Ditemui dan Dihubungi, Pengadaan Barang Miliaran Rupiah Tahun 2025 Belum Rampung

Kamis, 16 April 2026 - 03:12 WITA

Mobil Berlogo Badan Gizi Nasional Terciduk Buang Sampah, Warga Tasikmalaya Murka

Selasa, 14 April 2026 - 18:54 WITA

48 Siswa PKBM Bina At-Taufiq “Diadu” TKA, Biar Lulusannya Nggak Cuma Sekadar Lulus!

Kamis, 9 April 2026 - 10:19 WITA

Pemilik Padepokan STJ Dilaporkan, Warga Purwarahayu Geruduk Polres Tasikmalaya

Berita Terbaru