Mobil Siaga Derita Kades Sukasenang: Siapa Yang Salah, Siapa Yang Kabur?

Senin, 2 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Mobil Siaga Desa di Kabupaten Tasikmalaya. (Istimewa).

Ilustrasi Mobil Siaga Desa di Kabupaten Tasikmalaya. (Istimewa).

TASIKMALAYA, newsline.id – Ratusan juta rupiah melayang, mobil siaga tak kunjung datang, dan kepala desa Sukasenang justru terbaring sakit. Ironi ini menyayat hati warga kecamatan Tangjungjaya, Kabupaten Tasikmalaya.

Janji mobil siaga senilai Rp270 juta sejak September 2025, tinggal janji kosong. Jalan desa tetap lenggang, mobil tak pernah muncul.

Sekretaris Desa Sukasenang, Burhan, mengakui tidak bisa menahan kecewa. “Awalnya kami percaya penuh pada pihak ketiga. Nyatanya mobil tak datang, uang raib, dan pak kades kini dirawat di RS Jasa Kartini,” ujarnya, Senin (2/2/2026).

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepercayaan warga runtuh. Kuasa hukum pihak ketiga sempat datang menawarkan sejumlah aset di sekitar Kecamatan Cigalontang sebagai pengganti uang. Tapi tawaran itu masih menggantung, menambah kabut ketidakpastian.

Lebih getirnya, dari informasi yang berhasil dirangkum newsline.id, Desa Sukasenang bukan satu-satunya korban. Sejumlah desa lain di Tasikmalaya disebut ikut terjebak dalam modus pengadaan mobil siaga dan ketahanan pangan yang tak pernah terealisasi.

Warga mulai geram. “Sudah awal 2026, mau masuk Februari, mobilnya tak ada kabar. Kalau dibiarkan, masalah ini bisa berlarut-larut. Desa harus bergerak cepat,” desak seorang warga.

Mobil yang mestinya jadi penyelamat warga, kini justru menjadikan kepala desa “siaga sakit”. Ratusan juta lenyap, janji tinggal janji, dan warga hanya bisa menatap jalan kosong.

Hingga berita ini diturunkan, laporan ke polisi baru sebatas lisan. Langkah yang dinilai terlalu lambat, sementara kerugian sudah nyata dan kepercayaan warga makin terkikis.

Kini pertanyaan besar bergema: siapa yang benar-benar siaga? Warga yang menunggu, aparat yang diam, atau pihak ketiga yang kabarnya sudah “siaga kabur”?

Penulis : Ade-YR

Editor : TimNewsline/Red

Berita Terkait

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja
Seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026
Camat se-Kabupaten Tasikmalaya Kompak Sampaikan Ucapan Hari Santri Nasional 2026, Tono Haeruman: Santri Berdaya, Negeri Jaya
Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar
Kesehatan Jiwa Bukan Hal Tabu: RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Dorong Peran Aktif Masyarakat dan Layanan Inklusif
Sambut Hari Santri Nasional 2026, Kepala Desa Papayan Sumarna Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Hari Santri Nasional 2026, Hj. Yuli Nurhayati Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Santri Sehat, Negeri Kuat! Otong Kusmana Dorong Masyarakat Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis
Berita ini 215 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:19 WITA

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:34 WITA

Seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Camat se-Kabupaten Tasikmalaya Kompak Sampaikan Ucapan Hari Santri Nasional 2026, Tono Haeruman: Santri Berdaya, Negeri Jaya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35 WITA

Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:44 WITA

Sambut Hari Santri Nasional 2026, Kepala Desa Papayan Sumarna Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:19 WITA