Newsline.id-Tasikmalaya, Jawa Barat,- Berbagai modus dilakukan sejumlah oknum pelaku untuk mengelabui korbannya untuk mencari keuntungan. Yang lebih mirisnya lagi, aksi penipuan tersebut dilakukan tanpa memandang siapa yang menjadi sasarannya, entah itu teman dekat bahkan keluarganya sendiri.
Seperti halnya yang terjadi di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, seorang warga Cikalanggirang Kelurahan Kahuripan Kota Tasikmalaya berinisial IW, harus kehilangan satu unit kendaraan roda dua miliknya merk Fazzio dengan nomor polisi Z 4497 HAF warna hitam yang dipinjam oleh teman dekatnya sendiri berinisial TW warga Kampung Janggala, Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya. Dengan modus meminjam sebentar, namun setelah berhari-hari tidak kunjung pulang dan kabar. Karena merasa dirinya telah di tipu temannya sendiri, IW akhirnya melaporkan TW ke Polres Tasikmalaya Kota.
“Kejadiannya pada hari Jum’at, (25/4/2025), sekira pukul 08.30 wib, saya dan teman saya TW tersebut berangkat bareng menggunakan motor saya dari rumah TW menuju Tasikmalaya Kota, setelah tiba, saya bersama TW itu mampir dulu salah satu pedangan es kelapa muda yang ada di wilayah BKR Kota Tasikmalaya sekira pukul 09.30 wib. Tidak lama kemudian TW meminjam motor saya degan alasan mau menjemput konsumennya yang akan menjual emas. Karena merasa itu teman saya, awalnya saya nggak curiga kalau dia ada niat buruk terhadap saya, saya kasih kunci dan motor saya, setelah saya tunggu seharian sampai sore, TW tak kunjung datang dan tidak bisa dihubungi”, ucap IW saat dikonfirmasi awak media, (Minggu, 27/4/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
IW pun merasa jika TW dan istrinya ada dugaan kerjasama untuk menipu dirinya, hal itu disampaikan IW setelah temannya TW tersebut pergi membawa motor miliknya, selang beberapa lama kemudian istri TW beberapa kali menghubungi IW dengan modus menanyakan keberadaan suaminya (TW) tersebut, namun nomor TW malah tidak aktif hingga saat ini.
“Saya menduga istrinya juga ada unsur kerjasama dengan suaminya (TW) itu, karena beberapa waktu kemudian setelah TW itu pergi bawa motor saya, istrinya beberapa kali menghubungi saya menanyakan keberadaan suaminya, namun saat saya menghubungi TW beberapa kali untuk menyampaikan kalau istrinya tersebut terus menerus menghubungi saya menanyakan kabar dirinya, namun nomor telepon dan WhatsApp TW malah tidak aktif sampai saat ini. Setalah dua hari kemudian, saat saya bilang ke istrinya itu kalau saya mau melaporkan suaminya tersebut jika tidak mengembalikan motor saya, tiba-tiba istrinya itu memberitahu saya melalui pesan singkat WhatsApp kalau suaminya mau mengembalikan motor saya dan sembari menunjukan screenshot pesan messenger dirinya dengan suaminya tersebut jika suaminya atau TW itu memberitahukan kalau motor saya ada di rumah salah satu anggota Ormas di Cipatujah”, ungkap IW.
Karena merasa dipermainkan oleh temannya berserta istri temanya TW tersebut, IW akhirnya mengambil langkah hukum dan melaporkan temannya tersebut ke Polres Tasikmalaya Kota. IW pun meminta kepada pihak Kepolisian Polres Tasikmalaya Kota agar segera menangkap TW untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.
“Ya saya berharap dengan seluruh bukti yang sudah saya lampirkan, pihak kepolisian dapat segera menemukan motor milik saya dan menangkap TW dan pelaku yang terlibat lainnya”, imbuhnya.
Sesampainya berita ini diterbitkan, pihak kepolisian resort Tasikmalaya Kota belum memberikan keterangan lebih lanjut dan masih melakukan penyelidikan serta pencarian keberadaan sepeda motor milik IW dan terduga pelaku. (CFS).









