Bogor, Newsline – Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) VIII tingkat Kecamatan Cigombong baru saja digelar dengan sukses, mengusung tema “Melalui PORSADIN Wujudkan MDTA yang Berkualitas untuk Kemajuan Madrasah Diniyah Menuju Indonesia Emas”. Acara yang berlangsung penuh semangat ini, dihadiri oleh Forkopimcam Cigombong, DPRD H. Ading, Ketua FKDT Kabupaten Bogor H. Sardi, dan Kepala Desa Ciburayut dan lainnya. (26/7/25)
Ketua PORSADIN VIII Kecamatan Cigombong, Oding Saputra, menyampaikan, “Panitia telah membentuk Penanggung Jawab (PJ) lomba untuk 15 cabang olahraga dan seni. Ada 14 lomba yang berbasis olahraga dan agama, ditambah satu cabang campuran, yaitu LCC (Lomba Cerdas Cermat).”

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kegiatan lomba sudah dimulai pada tanggal 23 dan 24, dengan berbagai cabang yang melibatkan para peserta dari seluruh MDTA di Cigombong. “Lomba lari sprint 85 dan 100 meter untuk putra-putri dilaksanakan di Lapangan Balai Desa Tugujaya, sementara untuk pertandingan badminton single putra-putri sudah digelar pada 23-25 Agustus. Untuk semifinal dan final, kami adakan di GOR Ciburayut,” ujar Oding.
PORSADIN VIII kali ini melibatkan 48 MDTA dengan 582 peserta dari 15 cabang lomba. Acara ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Desa Ciburayut, SDN 2 Ciburayut, serta masyarakat setempat. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Desa Ciburayut yang telah memfasilitasi kantor desa dan alun-alun desa, juga kepada SDN 2 Ciburayut yang telah memfasilitasi ruang sekolah untuk kegiatan PORSADIN ini. Apresiasi juga untuk seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung acara ini,” tambah Oding.
Melalui PORSADIN, diharapkan dapat tercipta generasi yang lebih islami, berkarakter, dan berakhlakul karimah. Tema acara ini bertujuan untuk mencetak generasi yang siap menyongsong Indonesia Emas pada 2045. “Kami berharap kegiatan ini bisa menjadi motivasi bagi Diniyah yang belum terdaftar untuk segera bergabung, sehingga dapat memperoleh izin operasional dan piagam dari Kementerian Agama Kabupaten Bogor,” lanjutnya.
Sebagai bentuk penghargaan, Camat Cigombong memberikan reward kepada juara 1, 2, dan 3 di setiap cabang lomba, dengan hadiah uang tunai sebesar Rp 1 juta untuk juara 1, Rp 750 ribu untuk juara 2, dan Rp 500 ribu untuk juara 3. “Kami juga akan melakukan pembinaan untuk para juara di tingkat Kecamatan Cigombong selama 3-4 minggu. Harapannya, mereka bisa bersaing di tingkat Kabupaten Bogor pada 5 September, yang kali ini tuan rumahnya adalah Kecamatan Ciampea,” ujar Oding.
Reporter: Wandi A









