Newsline.id – Tasikmalaya, Jawa Barat,- Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tasikmalaya tidak hanya berfokus pada kelanjutan pembangunan Sarana Olahraga (SOR) Babakan Kaliki di Kecamatan Mangunreja yang sempat terbengkalai sejak 2012. Pemkab Tasikmalaya kini tengah merampungkan infrastruktur pendukung berupa pembangunan jalan dan jembatan penghubung yang menghubungkan kawasan SOR tersebut langsung ke Kompleks Pusat Pemerintahan Daerah (Pemda) Kabupaten Tasikmalaya.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (DPUTRLH) Kabupaten Tasikmalaya, Risnandar Nurdianto, mengatakan bahwa proyek infrastruktur pendukung ini menelan anggaran senilai kurang lebih 29,1 miliar rupiah yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) APBD Kabupaten Tasikmalaya Tahun Anggaran 2026.
Risnandar menjelaskan, pengerjaan fisik dengan total panjang 490 meter tersebut terbagi ke dalam tiga paket proyek terpisah yang ditangani oleh penyedia jasa (kontraktor) dan konsultan pengawas yang berbeda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Untuk pembangunan jalan penghubung dari kawasan SOR Mangunreja sepanjang 225 meter dikerjakan oleh CV Nur Ilham dengan konsultan pengawas CV Reswara Consultant, menggunakan pagu anggaran sebesar Rp3,8 miliar,” ujar Risnandar saat dikonfirmasi di ruang kerjanya oleh newsline.id, Selasa (27/10/2026).
Sementara itu, paket pekerjaan jembatan penghubung menjadi alokasi terbesar dalam proyek ini. Jembatan sepanjang 185 meter dan lebar 11,3 meter dengan bentang utama 80 meter tersebut menguras pagu anggaran senilai Rp25,3 miliar.
“Pembangunan jembatan penghubung dikerjakan oleh PT Cahaya Putra Indah dengan konsultan pengawas CV Bhumi Yasa Konsultan,” tambah Risnandar.
Adapun paket ketiga berupa pengerjaan jalan penghubung sepanjang 80 meter yang langsung mengakses ke Kompleks Pemda Kabupaten Tasikmalaya. Paket ini dipercayakan kepada CV Exsaco Jaya selaku penyedia jasa dan CV Reswara Consultant sebagai konsultan pengawas.
Lebih lanjut, Risnandar memaparkan bahwa seluruh paket pengerjaan mengikat masa kontrak selama 70 hari kalender dan ditargetkan rampung sepenuhnya pada akhir Desember 2026.
“Seluruhnya bersumber dari DAU APBD Kabupaten Tasikmalaya TA 2026. Saat ini pengerjaan baru berjalan sekitar lima hari,” terangnya.
Risnandar berharap seluruh tahapan pembangunan berjalan lancar, tepat waktu, serta memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditentukan. Kehadiran akses jalan dan jembatan ini diharapkan tidak hanya mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung percepatan pembangunan kawasan sesuai dengan visi dan program Bupati Tasikmalaya.
“Kami berharap proyek jalan dan jembatan penghubung ini membawa manfaat luas bagi masyarakat serta mendorong Kabupaten Tasikmalaya menjadi lebih baik dan maju sesuai dengan visi dan program Bupati Tasikmalaya,” pungkasnya.
Penulis : Chandra Foetra S
Editor : Tim Redaksi









