TASIKMALAYA, newsline.id – Skandal dugaan pemerasan terhadap penguasa hewan kurban di Kabupaten Tasikmalaya kembali meledak ke permukaan. Pasalnya, setelah lama tenggelam tanpa arah, kasusnya kini akhirnya akan digelar di Polda Jawa Barat, pada Selasa, 20 Januari 2026.
Kasus mencengangkan ini bermula dari datangnya laporan seorang pengusaha berinisial SG, yang tak lain si pemenang tender pengadaan hewan kurban melalui sistem e-katalog. Proyek bernilai besar itu mencakup 250 ekor domba, 100 ekor sapi, dan dua ekor sapi jumbo.
Namun, di balik kemenangan tender, muncul dugaan praktik kotor yang menyeret nama kepala daerah:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
• Kompensasi Rp50 juta dengan dalih penetapan titik Calon Penerima dan Calon Lokasi (CPCL).
• Permintaan 3% dari total proyek senilai sekitar Rp126 juta, yang disebut-sebut mengalir ke bupati.
• Dugaan gratifikasi berupa tambahan hewan kurban di luar spesifikasi kontrak resmi.
Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Ridwan Budiarta, membenarkan agenda gelar perkara tersebut. “Benar, pada hari Selasa besok kasus tersebut akan digelar perkara khusus di Polda Jabar,” ujarnya singkat, saat dihubungi via telepon, Minggu (18/1/2026), siang.
Ridwan menambahkan, kedua belah pihak sudah diundang, meski kehadiran tetap menjadi hak masing-masing karena tidak ada sanksi bila absen.
SG sendiri memastikan kehadirannya. “Katanya begitu, pada hari Selasa tanggal 20 Januari 2026, besok akan digelar di Polda Jabar,” ujarnya.
Ia menegaskan, “Kabar resmi itu saya dapat dari kuasa hukum saya, jadi Selasa besok saya akan hadir.”tegasnya.
Sementara itu, pihak terlapor yang disebut-sebut dalam kasus ini, yakni Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi masih menemui jalan buntu.
Kasus ini sontak menjadi sorotan publik. Dugaan pemerasan di sektor hewan kurban bukan sekadar perkara administrasi, melainkan menyentuh tradisi keagamaan sekaligus denyut ekonomi masyarakat Tasikmalaya. Gelar perkara di Polda Jabar dipandang sebagai momentum krusial untuk membuka tabir dugaan yang selama ini bergulir.
Penulis : Ade-YR
Editor : TimNewsline/Red









