Polemik Pemerasan Hewan Kurban, Bupati Tasikmalaya Diduga Terlibat – Gelar Perkara di Polda Jabar

Minggu, 18 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi kasus hewan kurban./ dok Tim newsline.id///.

Ilustrasi kasus hewan kurban./ dok Tim newsline.id///.

TASIKMALAYA, newsline.id – Skandal dugaan pemerasan terhadap penguasa hewan kurban di Kabupaten Tasikmalaya kembali meledak ke permukaan. Pasalnya, setelah lama tenggelam tanpa arah, kasusnya kini akhirnya akan digelar di Polda Jawa Barat, pada Selasa, 20 Januari 2026.

Kasus mencengangkan ini bermula dari datangnya laporan seorang pengusaha berinisial SG, yang tak lain si pemenang tender pengadaan hewan kurban melalui sistem e-katalog. Proyek bernilai besar itu mencakup 250 ekor domba, 100 ekor sapi, dan dua ekor sapi jumbo.

 Namun, di balik kemenangan tender, muncul dugaan praktik kotor yang menyeret nama kepala daerah:

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

• Kompensasi Rp50 juta dengan dalih penetapan titik Calon Penerima dan Calon Lokasi (CPCL).

• Permintaan 3% dari total proyek senilai sekitar Rp126 juta, yang disebut-sebut mengalir ke bupati.

• Dugaan gratifikasi berupa tambahan hewan kurban di luar spesifikasi kontrak resmi.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Ridwan Budiarta, membenarkan agenda gelar perkara tersebut. “Benar, pada hari Selasa besok kasus tersebut akan digelar perkara khusus di Polda Jabar,” ujarnya singkat, saat dihubungi via telepon, Minggu (18/1/2026), siang.

Ridwan menambahkan, kedua belah pihak sudah diundang, meski kehadiran tetap menjadi hak masing-masing karena tidak ada sanksi bila absen.

SG sendiri memastikan kehadirannya. “Katanya begitu, pada hari Selasa tanggal 20 Januari 2026, besok akan digelar di Polda Jabar,” ujarnya.

Ia menegaskan, “Kabar resmi itu saya dapat dari kuasa hukum saya, jadi Selasa besok saya akan hadir.”tegasnya.

Sementara itu, pihak terlapor yang disebut-sebut dalam kasus ini, yakni Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin, hingga berita ini diturunkan belum memberikan keterangan resmi. Upaya konfirmasi masih menemui jalan buntu.

Kasus ini sontak menjadi sorotan publik. Dugaan pemerasan di sektor hewan kurban bukan sekadar perkara administrasi, melainkan menyentuh tradisi keagamaan sekaligus denyut ekonomi masyarakat Tasikmalaya. Gelar perkara di Polda Jabar dipandang sebagai momentum krusial untuk membuka tabir dugaan yang selama ini bergulir.

Penulis : Ade-YR

Editor : TimNewsline/Red

Berita Terkait

PWRI Soroti Pembangunan KDMP di Kabupaten Tasikmalaya Hampir 90 Persen Tanpa Papan Proyek, Pemkab Terkesan Tutup Mata
Terjadi di Tasikmalaya, Dapur SPPG Karang Mukti Buang Limbah Sembarangan Picu Reaksi Warga, Ini Tanggapan PAC PP Salawu
Kadis Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya Sulit Ditemui dan Dihubungi, Pengadaan Barang Miliaran Rupiah Tahun 2025 Belum Rampung
Mobil Berlogo Badan Gizi Nasional Terciduk Buang Sampah, Warga Tasikmalaya Murka
48 Siswa PKBM Bina At-Taufiq “Diadu” TKA, Biar Lulusannya Nggak Cuma Sekadar Lulus!
Kasus Penipuan Rp500 Juta di Bekasi: Penyidik “Melempem”, Korban Teriak Minta Kapolres Turun Tangan!
PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor
Kekerasan Brutal di Cigombong, PWRI Bogor Raya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Berita ini 74 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:53 WITA

PWRI Soroti Pembangunan KDMP di Kabupaten Tasikmalaya Hampir 90 Persen Tanpa Papan Proyek, Pemkab Terkesan Tutup Mata

Minggu, 19 April 2026 - 13:33 WITA

Terjadi di Tasikmalaya, Dapur SPPG Karang Mukti Buang Limbah Sembarangan Picu Reaksi Warga, Ini Tanggapan PAC PP Salawu

Sabtu, 18 April 2026 - 18:33 WITA

Kadis Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya Sulit Ditemui dan Dihubungi, Pengadaan Barang Miliaran Rupiah Tahun 2025 Belum Rampung

Kamis, 16 April 2026 - 03:12 WITA

Mobil Berlogo Badan Gizi Nasional Terciduk Buang Sampah, Warga Tasikmalaya Murka

Selasa, 14 April 2026 - 18:54 WITA

48 Siswa PKBM Bina At-Taufiq “Diadu” TKA, Biar Lulusannya Nggak Cuma Sekadar Lulus!

Berita Terbaru