Selain Aparat, Pendalaman di Balik Sandiwara Buang Bayi di Sodong Masih Dilakukan KPAID

Selasa, 27 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi seorang remaja putri melahirkan bayi laki-laki di Kecamatan Sodong Hilir, Kabupaten Tasikmalaya./Istimewa.///.

Ilustrasi seorang remaja putri melahirkan bayi laki-laki di Kecamatan Sodong Hilir, Kabupaten Tasikmalaya./Istimewa.///.

TASIKMALAYA, newsline.id – Kasus seorang remaja perempuan di bawah umur yang diduga telah melahirkan seorang bayi berjenis kelamin laki-laki asal Desa Cukang Kawung, Kecamatan Sodong Hilir, Kabupaten Tasikmalaya, menjadi perhatian publik. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (25/1/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB.

Awalnya, disebutkan seorang remaja yang menggunakan nama samaran Bunga mengaku kepada keluarganya bahwa ia menemukan bayi di depan kantor desa. Namun, belakangan terungkap bahwa bayi tersebut merupakan anak kandungnya.

Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, membenarkan laporan mengenai kasus ini telah diterima pihaknya. Ia menegaskan, bahwa KPAID bersama aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terkait keberadaan bayi tersebut.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jadi kami tidak akan terburu-buru menyimpulkan apakah ini rekayasa atau skenario. Karena dugaan melibatkan anak di bawah umur, kami juga mempertimbangkan faktor psikologisnya,” ujar Ato Rinanto, Selasa (27/1/2026).

Menurut Ato, KPAID bersama penyidik telah turun langsung ke lokasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan investigasi berjalan resmi serta tidak terjebak pada spekulasi.

Hingga kini, identitas ayah biologis bayi tersebut masih dalam penyelidikan. KPAID berkomitmen mengungkap siapa ayah dari bayi tersebut serta memastikan apakah kedua orang tuanya masih berstatus anak di bawah umur.

Kasus ini menjadi sorotan luas setelah ramai diperbincangkan di media sosial. KPAID mengingatkan masyarakat agar tidak gegabah menyimpulkan dan tetap menunggu hasil investigasi resmi.

“Kami mohon masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan. Semua pihak sedang bekerja untuk mengungkap fakta sebenarnya,” tegas Ato.

Penulis : Ade-YR

Editor : TimNewsline/Red

Berita Terkait

Kadis Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya Sulit Ditemui dan Dihubungi, Pengadaan Barang Miliaran Rupiah Tahun 2025 Belum Rampung
Mobil Berlogo Badan Gizi Nasional Terciduk Buang Sampah, Warga Tasikmalaya Murka
48 Siswa PKBM Bina At-Taufiq “Diadu” TKA, Biar Lulusannya Nggak Cuma Sekadar Lulus!
Kasus Penipuan Rp500 Juta di Bekasi: Penyidik “Melempem”, Korban Teriak Minta Kapolres Turun Tangan!
PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor
Kekerasan Brutal di Cigombong, PWRI Bogor Raya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Pemilik Padepokan STJ Dilaporkan, Warga Purwarahayu Geruduk Polres Tasikmalaya
PT Kahaptex Dukung Gerakan Penanaman Pohon FKMGS di Cipelang
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:33 WITA

Kadis Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya Sulit Ditemui dan Dihubungi, Pengadaan Barang Miliaran Rupiah Tahun 2025 Belum Rampung

Kamis, 16 April 2026 - 03:12 WITA

Mobil Berlogo Badan Gizi Nasional Terciduk Buang Sampah, Warga Tasikmalaya Murka

Selasa, 14 April 2026 - 18:54 WITA

48 Siswa PKBM Bina At-Taufiq “Diadu” TKA, Biar Lulusannya Nggak Cuma Sekadar Lulus!

Senin, 13 April 2026 - 17:29 WITA

Kasus Penipuan Rp500 Juta di Bekasi: Penyidik “Melempem”, Korban Teriak Minta Kapolres Turun Tangan!

Minggu, 12 April 2026 - 18:52 WITA

PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor

Berita Terbaru

Jawa Barat

PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor

Minggu, 12 Apr 2026 - 18:52 WITA