TASIKMALAYA, newsline.id – Kasus seorang remaja perempuan di bawah umur yang diduga telah melahirkan seorang bayi berjenis kelamin laki-laki asal Desa Cukang Kawung, Kecamatan Sodong Hilir, Kabupaten Tasikmalaya, menjadi perhatian publik. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (25/1/2026) malam sekitar pukul 23.00 WIB.
Awalnya, disebutkan seorang remaja yang menggunakan nama samaran Bunga mengaku kepada keluarganya bahwa ia menemukan bayi di depan kantor desa. Namun, belakangan terungkap bahwa bayi tersebut merupakan anak kandungnya.
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, membenarkan laporan mengenai kasus ini telah diterima pihaknya. Ia menegaskan, bahwa KPAID bersama aparat kepolisian masih melakukan pendalaman terkait keberadaan bayi tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jadi kami tidak akan terburu-buru menyimpulkan apakah ini rekayasa atau skenario. Karena dugaan melibatkan anak di bawah umur, kami juga mempertimbangkan faktor psikologisnya,” ujar Ato Rinanto, Selasa (27/1/2026).
Menurut Ato, KPAID bersama penyidik telah turun langsung ke lokasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan investigasi berjalan resmi serta tidak terjebak pada spekulasi.
Hingga kini, identitas ayah biologis bayi tersebut masih dalam penyelidikan. KPAID berkomitmen mengungkap siapa ayah dari bayi tersebut serta memastikan apakah kedua orang tuanya masih berstatus anak di bawah umur.
Kasus ini menjadi sorotan luas setelah ramai diperbincangkan di media sosial. KPAID mengingatkan masyarakat agar tidak gegabah menyimpulkan dan tetap menunggu hasil investigasi resmi.
“Kami mohon masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan. Semua pihak sedang bekerja untuk mengungkap fakta sebenarnya,” tegas Ato.
Penulis : Ade-YR
Editor : TimNewsline/Red









