Ribuan Calon Jemaah Haji Tasikmalaya Terancam Batal 2026, Masa Tunggu Bisa Mencapai Dua Dekade

Rabu, 12 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi jemaah haji./Istimewa.///.

Ilustrasi jemaah haji./Istimewa.///.

TASIKMALAYA, newsline.id — Ribuan calon jemaah haji asal Kabupaten Tasikmalaya terancam gagal berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026. Hal ini menyusul kebijakan Kementerian Haji dan Umrah yang menerapkan sistem daftar tunggu nasional seragam di seluruh provinsi.

Imbas dari kebijakan tersebut, kuota haji Kabupaten Tasikmalaya dipangkas drastis dari 1.399 menjadi hanya 309 orang. Artinya, sebanyak 1.090 jemaah yang telah dijadwalkan berangkat tahun depan harus menunda keberangkatan mereka.

Plt Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tasikmalaya, Asep Bahria, menyebut pengurangan kuota sebagai bagian dari penyesuaian sistem nasional.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan model baru, kuota kita hanya 309 orang. Artinya, 1.090 jemaah tidak bisa berangkat tahun depan,” ujar Asep, Rabu (12/11/2025).

Asep mengimbau para jemaah untuk menerima kebijakan ini dengan ikhlas, seraya menegaskan bahwa pemerintah pasti memiliki pertimbangan terbaik. Namun, ia tak menampik bahwa kebijakan ini berpotensi memperpanjang masa tunggu haji yang saat ini sudah mencapai 17 tahun.

Antusiasme Tak Surut Meski Kuota Menyusut

Meski kuota berkurang, semangat masyarakat untuk menunaikan ibadah haji tetap tinggi. Setiap hari, Kantor Kemenag Tasikmalaya mencatat 5–10 orang mendaftar haji. Salah satunya adalah Iskandar, warga Kecamatan Sariwangi, yang mendaftar bersama istrinya.

“Saya percaya haji itu panggilan Allah. Kalau belum waktunya, pasti ada jalan lain,” kata Iskandar.

Kritik dari Jemaah dan KBIH

Kebijakan ini menuai kritik dari calon jemaah dan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH). Mereka menilai keputusan tersebut merugikan secara psikologis dan finansial. Mayoritas jemaah telah menjalani manasik, pemeriksaan kesehatan, dan pengurusan dokumen. Biaya pemeriksaan kesehatan saja mencapai Rp1,4 juta per orang.

Ketua KBIH Al-Ihsan, Dede Farid Hilman, berharap pemerintah menunda penerapan sistem baru hingga tahun 2027.

“Jemaah sudah siap berangkat. Ada yang sudah urus visa dan manasik. Rugi secara materi dan mental,” ujarnya.

Desakan kepada Pemerintah Daerah dan DPR

Sejumlah pihak mendesak pemerintah daerah dan DPR RI untuk turun tangan mengawal kebijakan ini. Harapannya, kuota haji tahun 2026 tetap mengakomodasi jemaah yang telah memenuhi seluruh persyaratan keberangkatan.

Penulis : Ade-YR

Editor : TimNewsline/Red

Berita Terkait

RSIA Respati Perlihatkan Dokumen, KMMP Masih Minta Klarifikasi Sempadan Sungai
Ratusan Mahasiswa Jebol Gerbang DPRD Kota Tasikmalaya, Unjuk Rasa Warnai Kericuhan, Satu Orang Polisi Terluka
Pemkab Tasikmalaya Alokasikan Rp29,1 Miliar Dari APBD 2026 untuk Tiga Proyek Jalan dan Jembatan Penghubung SOR Mangunreja ke Komplek Pemda
Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja
Seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026
Camat se-Kabupaten Tasikmalaya Kompak Sampaikan Ucapan Hari Santri Nasional 2026, Tono Haeruman: Santri Berdaya, Negeri Jaya
Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar
Kesehatan Jiwa Bukan Hal Tabu: RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Dorong Peran Aktif Masyarakat dan Layanan Inklusif
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 10:46 WITA

RSIA Respati Perlihatkan Dokumen, KMMP Masih Minta Klarifikasi Sempadan Sungai

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:22 WITA

Ratusan Mahasiswa Jebol Gerbang DPRD Kota Tasikmalaya, Unjuk Rasa Warnai Kericuhan, Satu Orang Polisi Terluka

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:20 WITA

Pemkab Tasikmalaya Alokasikan Rp29,1 Miliar Dari APBD 2026 untuk Tiga Proyek Jalan dan Jembatan Penghubung SOR Mangunreja ke Komplek Pemda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:19 WITA

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Camat se-Kabupaten Tasikmalaya Kompak Sampaikan Ucapan Hari Santri Nasional 2026, Tono Haeruman: Santri Berdaya, Negeri Jaya

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:19 WITA