Ritel Modern Diduga Langgar Perda, NFT Layangkan Laporan ke Pemkab Tasikmalaya

Kamis, 22 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id – Tasikmalaya, Jawa Barat,- Gelombang kritik terhadap maraknya operasional ritel modern di Kabupaten Tasikmalaya kini memasuki ranah hukum. Organisasi masyarakat Navigation For Transformation (NFT) resmi melayangkan pengaduan kepada Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmindag) terkait dugaan pelanggaran Peraturan Daerah (Perda) Nomor 6 Tahun 2014.

NFT menuding sejumlah minimarket beroperasi tanpa mengindahkan aturan jam operasional yang telah ditetapkan. Ketidakpatuhan ini, menurut mereka, bukan sekadar pelanggaran administratif, melainkan ancaman nyata terhadap keberlangsungan pedagang kecil dan pasar tradisional.

“Perda Nomor 6 Tahun 2014 dibuat untuk menciptakan keadilan ekonomi. Jika ritel modern dibiarkan melanggar aturan jarak dan jam operasional, maka pasar tradisional dan warung-warung kecil milik warga akan perlahan mati,” tegas Farhan Abdul Aziz, Ketua NFT, Kamis, (22/1/2026).

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tuntutan Tegas kepada Pemkab

Dalam laporan resminya, NFT mendesak pemerintah daerah melalui Diskopukmindag dan Satpol PP untuk segera mengambil langkah konkret. Tiga poin utama yang mereka ajukan adalah:

  1. Audit Lapangan – Verifikasi faktual terhadap seluruh izin ritel modern di titik-titik yang dilaporkan.
  2. Sanksi Administratif – Teguran tertulis hingga pencabutan izin usaha bagi pelaku yang terbukti melanggar.
  3. Penyegelan – Penutupan sementara minimarket yang tidak memenuhi syarat jarak minimum sesuai ketentuan Perda.

Kritik atas Lemahnya Penegakan

NFT menilai kasus ini mencerminkan kegagalan pemerintah daerah dalam menegakkan keadilan ekonomi. Farhan menutup pernyataannya dengan nada keras: “Temuan kami ini adalah cerminan gagalnya Pemkab Tasikmalaya dalam menegakkan aturan yang seharusnya melindungi UMKM dan pasar tradisional.” ungkapnya.

Dengan laporan ini, bola kini berada di tangan pemerintah daerah. Publik menunggu apakah Pemkab Tasikmalaya akan menunjukkan ketegasan dalam menegakkan regulasi, atau justru membiarkan ritel modern terus menggerus ruang hidup ekonomi rakyat kecil.

Penulis : Chandra Foetra S

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Ratusan Mahasiswa Jebol Gerbang DPRD Kota Tasikmalaya, Unjuk Rasa Warnai Kericuhan, Satu Orang Polisi Terluka
Pemkab Tasikmalaya Alokasikan Rp29,1 Miliar Dari APBD 2026 untuk Tiga Proyek Jalan dan Jembatan Penghubung SOR Mangunreja ke Komplek Pemda
Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja
Seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026
Camat se-Kabupaten Tasikmalaya Kompak Sampaikan Ucapan Hari Santri Nasional 2026, Tono Haeruman: Santri Berdaya, Negeri Jaya
Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar
Kesehatan Jiwa Bukan Hal Tabu: RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Dorong Peran Aktif Masyarakat dan Layanan Inklusif
Sambut Hari Santri Nasional 2026, Kepala Desa Papayan Sumarna Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 10:22 WITA

Ratusan Mahasiswa Jebol Gerbang DPRD Kota Tasikmalaya, Unjuk Rasa Warnai Kericuhan, Satu Orang Polisi Terluka

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:20 WITA

Pemkab Tasikmalaya Alokasikan Rp29,1 Miliar Dari APBD 2026 untuk Tiga Proyek Jalan dan Jembatan Penghubung SOR Mangunreja ke Komplek Pemda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:19 WITA

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:34 WITA

Seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35 WITA

Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:19 WITA