Rotasi Mutasi 89 Pejabat di Kabupaten Tasikmalaya: Penyegaran atau Pencucian Wajah Birokrasi? Komisi I DPRD Malah Mengkritik

Rabu, 1 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id – Tasikmalaya, Jawa Barat,- Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya kembali mengocok ulang barisan pejabatnya. Sebanyak 89 aparatur sipil negara (ASN) digeser dalam rotasi dan mutasi yang diklaim sebagai “penyegaran organisasi” dan pengisian kekosongan jabatan. Namun, alih-alih mendapat tepuk tangan, kebijakan ini justru memantik sorotan tajam dari berbagai penjuru, mulai dari legislatif hingga aktivis sipil. Ada yang bilang ini penyegaran, ada juga yang curiga ini cuma ganti baju birokrasi.

Pelantikan berlangsung pada Selasa (30/9) di ruang Operating Room Sekretariat Daerah. Bupati H. Cecep Nurul Yakin memimpin langsung prosesi yang lebih mirip sidang kabinet mini. Posisi strategis seperti camat, sekretaris camat, kepala bidang, kepala bagian, sekretaris dinas, hingga kepala seksi ikut kena imbas rotasi.

“Sudah 14 Tahun di Kursi yang Sama, Bosan Nggak?”

Dalam pidato resminya, Bupati Cecep menyebut rotasi ini sebagai implementasi Undang-Undang ASN Nomor 5 Tahun 2014. Menurutnya, banyak pejabat yang sudah terlalu lama duduk di posisi yang sama, bahkan ada yang betah sampai 14 tahun. “Idealnya dua sampai lima tahun sudah harus ada penyegaran. Kalau terlalu lama, organisasi bisa stagnan,” ujarnya, seolah menyentil para ASN yang enggan pindah dari zona nyaman.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Cecep juga menegaskan bahwa proses rotasi bukan asal comot. Ada tahapan yang harus dilalui: rekomendasi dari Gubernur Jawa Barat, verifikasi dari BKN, dan restu dari Kemendagri. “Kami tidak ingin ada kesan mutasi dilakukan secara asal-asalan,” katanya, mencoba menepis tudingan miring.

DPRD: “Kami Nggak Diajak Ngobrol, Lho!”

Namun, DPRD Kabupaten Tasikmalaya punya pendapat lain. Ketua Komisi I, Andi Supriyadi, menyayangkan minimnya koordinasi dari BKPSDM. “Mutasi pejabat eselon III dan IV seharusnya tetap dikomunikasikan. Ini menyangkut pelayanan publik,” tegasnya seperti yang dilansir dari sejumlah portal media.

Andi juga mengangkat isu legalitas. Menurutnya, rotasi seharusnya dilakukan setelah enam bulan masa jabatan bupati, sementara Cecep baru empat bulan menjabat. “Ini perlu diklarifikasi. Jangan sampai melanggar aturan,” tambahnya.

Tiga Amanat, Satu Harapan

Di tengah polemik, Bupati Cecep menitipkan tiga pesan kepada pejabat baru: jaga integritas, cepat beradaptasi, dan utamakan akuntabilitas. “Rotasi ini bukan sekadar formalitas, tapi bagian dari transformasi pelayanan,” ujarnya penuh harap.

Namun, tantangan ke depan tidak main-main. Pemerintah daerah harus membuktikan bahwa rotasi ini bukan sekadar pergeseran kursi, melainkan langkah strategis menuju birokrasi yang bersih, gesit, dan benar-benar melayani rakyat. Kalau tidak, publik bisa saja menilai ini cuma “ganti pemain, tapi skenario tetap sama.”

Penulis : Chandra F Simatupang

Editor : Chandra Foetra S

Berita Terkait

Kepala Bidang P3A Kabupaten Tasikmalaya Diduga Kuat Ubah Plat Mobil Dinasnya untuk Kepentingan Pribadi
Inspektorat Tasikmalaya Akan Periksa Dugaan Penyimpangan Proyek Gedung Dukcapil Dari DPUTRLH Melalui CV Rjofana Putra Mandiri Senilai Rp 740 Juta
Diduga Lemahnya Pengawasan dari DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya, Proyek Penataan Gedung Dukcapil Singaparna Terbukti Sarat Penyimpangan dan Korupsi Material!!!
Antisipasi Keracunan MBG, Padakembang Perketat Pengawasan dari Dapur hingga Sekolah
Buruh Tasikmalaya Bersuara, Putusan MK Diminta Tak Berhenti di Daerah
Pendamping PKH Padakembang Meninggal, Ahli Waris Terima Santunan Rp25 Juta
Presiden Prabowo Subianto Salurkan Bantuan Becak Listrik di Beberapa Pemerintah Kabupaten Kota yang Ada di Jawa Barat Secara Serentak, Berikut Daftarnya!!!
RSUD KHZ Musthafa – KSO Hemodialisa Sarat Masalah, Jawaban Kabag TU Dinilai Tidak Profesional
Berita ini 85 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 13:15 WITA

Kepala Bidang P3A Kabupaten Tasikmalaya Diduga Kuat Ubah Plat Mobil Dinasnya untuk Kepentingan Pribadi

Rabu, 16 September 2026 - 20:41 WITA

Inspektorat Tasikmalaya Akan Periksa Dugaan Penyimpangan Proyek Gedung Dukcapil Dari DPUTRLH Melalui CV Rjofana Putra Mandiri Senilai Rp 740 Juta

Rabu, 16 September 2026 - 20:32 WITA

Diduga Lemahnya Pengawasan dari DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya, Proyek Penataan Gedung Dukcapil Singaparna Terbukti Sarat Penyimpangan dan Korupsi Material!!!

Jumat, 11 September 2026 - 16:36 WITA

Antisipasi Keracunan MBG, Padakembang Perketat Pengawasan dari Dapur hingga Sekolah

Jumat, 11 September 2026 - 14:16 WITA

Buruh Tasikmalaya Bersuara, Putusan MK Diminta Tak Berhenti di Daerah

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Buruh Tasikmalaya Bersuara, Putusan MK Diminta Tak Berhenti di Daerah

Jumat, 11 Sep 2026 - 14:16 WITA