RSUD KHZ Musthafa – KSO Hemodialisa Sarat Masalah, Jawaban Kabag TU Dinilai Tidak Profesional

Rabu, 9 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption: Poto Kepala Bagian Tata Usaha RSUD KHZ Musthafa, Wiwin Winaninsih dan screenshot percakapan WhatsApp saat dikonfirmasi oleh tim jabar.newsline.id pada Rabu, (9/9/2026)//

Caption: Poto Kepala Bagian Tata Usaha RSUD KHZ Musthafa, Wiwin Winaninsih dan screenshot percakapan WhatsApp saat dikonfirmasi oleh tim jabar.newsline.id pada Rabu, (9/9/2026)//

Newsline.id – Tasikmalaya, Jawa Barat,- Polemik kerja sama operasional (KSO) pelayanan hemodialisa antara UPTD RSUD KHZ Musthafa dengan PT SRU kembali mencuat setelah hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat mengungkap sejumlah ketidaksesuaian dalam pelaksanaan. Persoalan ini menjadi sorotan publik karena menyangkut kewajiban investasi, kapasitas pelayanan, hingga target tindakan yang tercantum dalam perjanjian.

Baca juga link berita sebelumnya dibawah ini;

https://jabar.newsline.id/kso-hemodialisa-rsud-khz-musthafa-pt-sru-disorot-persoalan-investasi-dan-target-pelayanan-jadi-temuan-kadinkes-dan-kabag-tu-rsud-bungkam/

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bagian Tata Usaha RSUD KHZ Musthafa, Wiwin Winaningsih, AM.Keb., SKM., M.MRS., yang sebelumnya enggan memberikan jawaban meski telah dikonfirmasi berulang kali melalui telepon dan pesan WhatsApp, akhirnya membalas singkat: “Sudah kita jawab ke inspektorat,” tulisnya, Rabu (9/9/2026).

Jawaban tersebut dinilai publik sebagai sikap melempar tanggung jawab, bukan bentuk profesionalisme pejabat rumah sakit dalam memberikan klarifikasi.

Temuan BPK: Kewajiban Investasi Belum Terpenuhi

Dokumen pemeriksaan BPK menunjukkan sejumlah peralatan yang menjadi kewajiban investasi PT SRU belum tersedia sesuai perjanjian, antara lain:

  • Dua unit mesin hemodialisa Nipro Surdial 55 Plus untuk pasien reguler.
  • Dua unit mesin hemodialisa Nipro Surdial 55 Plus sebagai mesin cadangan.
  • Tiga unit standard bed pasien rawat inap tiga crank elektrik merek Luna berikut matras.
  • Satu unit standard bed pasien rawat inap dua crank elektrik merek Luna berikut matras.

Ketiadaan peralatan vital ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai komitmen investasi mitra swasta dalam kerja sama pelayanan publik yang menyangkut keselamatan pasien.

Target Kontrak vs Kapasitas Pelayanan

Perjanjian KSO menetapkan target 138.000 tindakan hemodialisa dalam lima tahun. Namun, berdasarkan perhitungan teknis, kapasitas pelayanan dengan 23 unit mesin hanya mampu mencapai sekitar 69.000 tindakan.

Data realisasi pelayanan hingga 2025 pun menunjukkan capaian jauh dari target:

  • 2023: 1.313 tindakan
  • 2024: 4.743 tindakan
  • 2025: 7.955 tindakan

Total hanya 14.011 tindakan dalam tiga tahun, atau kurang dari 11 persen dari target kontrak. Bahkan capaian tertinggi pada Desember 2025 hanya 876 tindakan, jauh dari asumsi kapasitas yang digunakan dalam penetapan target.

Perbedaan Pemahaman Target

Dalam pemeriksaan, Direktur PT SRU menyebut target 138.000 tindakan seharusnya berlaku untuk 10 tahun, bukan lima tahun sebagaimana tercantum dalam kontrak. Perbedaan pemahaman ini memperlihatkan lemahnya konsistensi dan pengawasan dalam penyusunan perjanjian kerja sama.

Konteks Anggaran Daerah

Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya TA 2025 mencatat pagu Belanja Barang dan Jasa sebesar Rp952,25 miliar dengan realisasi Rp876,83 miliar (94,76 persen). Dari jumlah itu, realisasi Belanja Jasa mencapai Rp258,53 miliar. Besarnya nilai belanja menunjukkan pentingnya pengawasan ketat terhadap setiap bentuk kerja sama pelayanan publik, termasuk KSO rumah sakit.

Evaluasi Menyeluruh Diperlukan

KSO pelayanan hemodialisa bukan sekadar hubungan bisnis antara RSUD dan pihak swasta. Di dalamnya terdapat kepentingan masyarakat yang menuntut transparansi, akuntabilitas, dan kualitas pelayanan kesehatan.

Ketika kewajiban investasi belum terpenuhi, target kontrak tidak realistis, dan capaian pelayanan jauh dari harapan, maka evaluasi menyeluruh terhadap KSO ini menjadi keharusan. Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya bersama manajemen RSUD KHZ Musthafa dituntut memastikan kerja sama benar-benar memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, Inspektur Inspektorat Daerah Kabupaten Tasikmalaya, Dadan Wardana, belum memberikan jawaban atas konfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp pada Rabu (9/9/2026).

Penulis : Chandra Foetra S

Editor : Tim Redaksi

Berita Terkait

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja
Seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026
Camat se-Kabupaten Tasikmalaya Kompak Sampaikan Ucapan Hari Santri Nasional 2026, Tono Haeruman: Santri Berdaya, Negeri Jaya
Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar
Kesehatan Jiwa Bukan Hal Tabu: RSUD KHZ Musthafa Tasikmalaya Dorong Peran Aktif Masyarakat dan Layanan Inklusif
Sambut Hari Santri Nasional 2026, Kepala Desa Papayan Sumarna Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Hari Santri Nasional 2026, Hj. Yuli Nurhayati Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa
Santri Sehat, Negeri Kuat! Otong Kusmana Dorong Masyarakat Manfaatkan Cek Kesehatan Gratis
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:19 WITA

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:34 WITA

Seluruh Kepala Bagian Setda Kabupaten Tasikmalaya Sampaikan Ucapan Selamat Hari Santri Nasional 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:41 WITA

Camat se-Kabupaten Tasikmalaya Kompak Sampaikan Ucapan Hari Santri Nasional 2026, Tono Haeruman: Santri Berdaya, Negeri Jaya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:35 WITA

Ribuan Santri Padati Kirab HSN 2026 di Tasikmalaya, Pemkab Luncurkan Program Wakaf Produktif Rp16 Miliar

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:44 WITA

Sambut Hari Santri Nasional 2026, Kepala Desa Papayan Sumarna Ajak Santri Jadi Penggerak Kemajuan Bangsa

Berita Terbaru

Kabupaten Tasikmalaya

Tasik Caang Menyasar Cigalontang, Dishubkominfo Tambah PJU di Desa Sirnaraja

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:19 WITA