Newsline.id – Tasikmalaya, Jawa Barat,- SD Negeri Mandalawangi yang berlokasi di Desa Lengkongbarang, Kecamatan Cikatomas, Kabupaten Tasikmalaya, resmi menjadi salah satu penerima Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2025 dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Program ini disalurkan melalui Direktorat Jenderal PAUD, Dikdas, dan Dikmen sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas sarana pendidikan di daerah.
Total bantuan yang diterima SDN Mandalawangi mencapai Rp919.870.016, bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2025. Pelaksanaan program ini dipercayakan kepada Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) SDN Mandalawangi dengan masa pengerjaan selama 90 hari kalender.
Adapun menu revitalisasi yang direalisasikan meliputi:
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
- Rehabilitasi enam ruang kelas
- Rehabilitasi satu ruang administrasi
- Pembangunan ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS)
- Pembangunan ruang perpustakaan
Plt. Kepala SDN Mandalawangi, Dede Mulyati, S.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian pemerintah terhadap kebutuhan pendidikan di wilayah pelosok.
“Ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada pemerintah. Dengan adanya bantuan ini, proses pembelajaran di kelas menjadi lebih aman dan nyaman. Bantuan ini merupakan berkah bagi kami — sekolah, peserta didik, dan orang tua — dan akan kami manfaatkan serta pelihara sebaik mungkin,” ujar Dede melalui pesan WhatsApp, Rabu (22/10/2025).
Ia juga berharap agar program serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang, termasuk dukungan tambahan berupa mebel dan sarana pendukung lainnya agar lingkungan belajar semakin lengkap dan kondusif.
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa proses pembangunan telah berjalan sesuai rencana. Bangunan lama tengah diperkuat dan diperbaiki, sementara konstruksi ruang baru mulai tampak di beberapa titik.
Dengan adanya revitalisasi ini, SDN Mandalawangi diharapkan mampu menjadi satuan pendidikan yang lebih representatif, aman, dan nyaman bagi kegiatan belajar mengajar, khususnya bagi anak-anak di wilayah selatan Tasikmalaya yang selama ini menghadapi keterbatasan fasilitas pendidikan.
Penulis : Iwan Rudiawan
Editor : Chandra F Simatupang









