Semenjak Terlibat Dugaan Langgar Netralitas ASN Dalam PSU Kabupaten Tasikmalaya, Nomor Kadis PMD dan DPUTRLH Mendadak Tidak Aktif

Kamis, 8 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Newsline.id – Tasikmalaya, Jawa Barat,- Situasi politik di Kabupaten Tasikmalaya semakin memanas usai Pemungutan Suara Ulang (PSU) yang digelar baru-baru ini. Publik dibuat bertanya-tanya dengan hilangnya akses komunikasi terhadap dua pejabat penting di pemerintahan, yakni Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Asep Darisman serta Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Lingkungan Hidup (DPUTRLH) Kabupaten Tasikmalaya Drs. Aam Rahmat Selamet.

Sejak munculnya dugaan pelanggaran netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Pemungutan Suara Ulang (PSU) di Kabupaten Tasikmalaya pada Senin (17/3/2025) yang lalu, Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya telah melakukan pemanggilan guna memintai keterangan terhadap dua pejabat eselon II tersebut. Semenjak dari situlah nomor kontak kedua pejabat eselon II Kabupaten Tasikmalaya tersebut tidak lagi aktif. Hal ini menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya termasuk awak media mengingat terkait dengan dampak dari dugaan pelanggaran ASN tersebut terhadap operasional pemerintahan daerah dalam masa pemungutan suara ulang (PSU) Kabupaten Tasikmalaya, yang menjadi sorotan dalam beberapa pekan terakhir.

Sejumlah pihak menyatakan keprihatinan atas situasi ini dan berharap agar pemerintah segera memberikan klarifikasi serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan pemerintahan.

ADVERTISEMENT

WhatsApp Image 2025 01 31 at 10.32.21

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekretaris DPUTRLH Kabupaten Tasikmalaya Ela Komala beberapa kali dihubungi oleh tim newsline.id sejak beberapa hari yang lalu sampai terbitnya pemberitaan ini tidak pernah menjawab, bahkan saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp miliknya pun tidak pernah membalas dan hanya membaca saja.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak terkait mengenai alasan di balik ketidakaktifan nomor mereka. Sementara itu, berbagai elemen masyarakat berharap agar transparansi dan profesionalisme tetap dijunjung tinggi dalam pemerintahan daerah guna menjaga kepercayaan publik. (CFS).

Berita Terkait

PWRI Soroti Pembangunan KDMP di Kabupaten Tasikmalaya Hampir 90 Persen Tanpa Papan Proyek, Pemkab Terkesan Tutup Mata
Terjadi di Tasikmalaya, Dapur SPPG Karang Mukti Buang Limbah Sembarangan Picu Reaksi Warga, Ini Tanggapan PAC PP Salawu
Kadis Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya Sulit Ditemui dan Dihubungi, Pengadaan Barang Miliaran Rupiah Tahun 2025 Belum Rampung
Mobil Berlogo Badan Gizi Nasional Terciduk Buang Sampah, Warga Tasikmalaya Murka
48 Siswa PKBM Bina At-Taufiq “Diadu” TKA, Biar Lulusannya Nggak Cuma Sekadar Lulus!
Kasus Penipuan Rp500 Juta di Bekasi: Penyidik “Melempem”, Korban Teriak Minta Kapolres Turun Tangan!
PKBM Ibnu Rusy Gelar Tes Kemampuan Akademik di Cigombong Bogor
Kekerasan Brutal di Cigombong, PWRI Bogor Raya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Berita ini 47 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 07:53 WITA

PWRI Soroti Pembangunan KDMP di Kabupaten Tasikmalaya Hampir 90 Persen Tanpa Papan Proyek, Pemkab Terkesan Tutup Mata

Minggu, 19 April 2026 - 13:33 WITA

Terjadi di Tasikmalaya, Dapur SPPG Karang Mukti Buang Limbah Sembarangan Picu Reaksi Warga, Ini Tanggapan PAC PP Salawu

Sabtu, 18 April 2026 - 18:33 WITA

Kadis Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya Sulit Ditemui dan Dihubungi, Pengadaan Barang Miliaran Rupiah Tahun 2025 Belum Rampung

Kamis, 16 April 2026 - 03:12 WITA

Mobil Berlogo Badan Gizi Nasional Terciduk Buang Sampah, Warga Tasikmalaya Murka

Selasa, 14 April 2026 - 18:54 WITA

48 Siswa PKBM Bina At-Taufiq “Diadu” TKA, Biar Lulusannya Nggak Cuma Sekadar Lulus!

Berita Terbaru